Published On: Fri, Feb 17th, 2017

BMKG dan Komunitas Perairan Kuala Tungkal Imbau Nelayan Waspadai Angin Barat

IKLAN TMMD 1
= 307
Perahu Nelayan yang ada di Kelurahan Kambupng Nelayan Kuala Tungkal, Foto diambil pada Jumat, (10/2/17)

Perahu Nelayan yang ada di Kelurahan Kambupng Nelayan Kuala Tungkal, Foto diambil pada Jumat, (10/2/17)

LINTASTUNGKAL.COM, KUALA TUNGKAL – Para nelayan di kawasan perairan kepulauan Riau termasuk Perairan Kuala Tungkal, Sungai Pengabuhan Kabupaten Tanjung jabung Barat diimbau waspada terhadap angin barat yang biasa berlangsung hingga awal Maret. Hembusan angin Barat membahayakan keselamatan karena tiupannya kencang mengakibatkan gelombang besar.

‎Kepala KPLP KSOP Kuala Tungkal, Jainudin, mengatakan, Bulan Januari dan Febuari, BMKG sudah dua kali mengeluarkan Himbawan. Warga juga dihimbau agar lebih berhati-hati terhadap angin kencang, dan gelombang tinggi terutama di wilayah perairan (Bintan) perairan riau dan sekitarnya. Serta arus alut cukup kuat di wilayah perairan diwilayah perairan riau.

‎”Sungai kita termasuk perairan Bintan, jadi himbawan juga berlaku bagi masyarakat kita” tuturnya saat dihubungi via ponselnya kemarin (16/2).

Ia menjelaskan, Angin barat termasuk ke dalam salah satu jenis angin musim dan saat ini memang tengah musimnya. Berdasarkan Surat Edaran BMKG, intensitas gelombang mengalami peningkatan, dari 0,3 sampai 1,2 meter bahkan lebih. Hal serupa juga terjadi pada Arah angin Utara Timur Laut, kecepatan angin, dengan kesepatan mencapai 0,5 sampai 15 Not‎. Sementara arus air laut juga mengalami peningkatan.

“Walaupun hanya himbauwan, belum warning keras, namun diharapkan warga yang beraktifitas terutama bagi pengusaha angkutan laut dan Nelayan agar dapat berhati-hati. Pasalnya para nelayan kita lebih beresiko terancam bahaya dengan kedatangan angin barat ketimbang transportasi laut. Karena para nelayan harus berada jauh di tengah lautan ketika mencari ikan,” ujarnya.

Perubahan cuaca ini ternyata juga menjadi perhatian serius Komunitas perairan Tanjab Barat yang terdiri dari Polres Tanjab Barat (Polsek KPPP Marina dan Satpolair Polres) TNI AL, Bea Cukai, Ditpolair Mabes,  Syahbandar, Ditpolair Polda, dan Karantina Pelabuhan Kuala Tungkal.

Kapolres Tanjabbar AKBP Agus Sumartono, SIK, SH, MH menuturkan adanya perubahan cuaca angin Barat. “Angin tersebut secara teori memicu munculnya arus kuat di tengah laut dari Barat menuju Timur. Meski saat ini kondisi perairan masih cukup nyaman untuk melaut, khususnya bagi kapal-kapal penangkap ikan berukuran besar, namun kita imbau warga khususnya nelayan agar nelayan tetap waspada,” katanya

Kapolres juga mengatakan, kondisi di laut sulit ditebak. Kadang sehari atau dua hari cuaca baik, tetapi mendadak dapat berubah cepatm, yang perlu diwaspadai angin karena hubungannya dengan ombak,” ungkapnya usai rapat di Mapolsek KPM, Kamis (16/2/17).

Menyikapi dan  mengantisipasi perubahan cuaca Angin Barat, lanjut Kapolres peran komunitas perairan harus siaga bila sewaktu waktu diperlukan tenaganya demi kemanusiaan.

“Kita harus siap berperan tugas kemanusiaan, membantu masyarakat korban bencana alam seperti banjir, orang tenggelam dan sebagainya,” tandasnya.

BACA : Antisipasi Angin Barat Dan Tindak Pidana Laut, Komunitas Perairan Kuala Tungkal Adakan Rapat

Sementara Itu, salah satu nelayan tradisional, Sukanik (32) warga Parit 4 Kelurahan Kampung Nelayan, Kuala Tungkal membeberkan jika dalam dua bulan terahir ia terpaksa gantung jaring. Dengan alasan gelombang tinggi, angin kuat dan pasang besar, hasil laut juga berkurang.

“Intinya keselamatan pak, dak dapat ikan nyawa terancam, mending didarat kerja serabutan sama perbaiki jaring”. Keluhnya.

Menurutnya, walaupun ini merupakan fenomena alam, yang tidak dapat dihindari, bagi nelayan tradisional yang tidak memiliki perlengkapan melaut yang standar. Sebagian besar nelayan tradisional Kuala Tungkal berharap, bagi pemerintah daerah maupun pusat untuk memperhatikan nasib para nelayan.

“Kalau bisa kimi dibantu kapal yang agak besar, supaya keselamatan dan kenyaman melaut bisa kami rasakan,” harapnya. (her)

 

Editor : Tim Redaksi

IKLAN TMMD 1 IKLAN DPRD 1 TAHUN SAFRIAL AMIR SAKIB

About the Author

Profile photo of admin

-

Comments on Facebook

PENGUMUMAN LELANG JABATAN
Skip to toolbar