IKLAN DPRD 1 TAHUN SAFRIAL AMIR SAKIB
Published On: Tue, Jan 17th, 2017

DEWAN : WKS Harus Kembalikan Sungai Alam

banner-bedah-kota-lt
Share This
Tags
= 444
Alamsyah, SH Anggota DPRD Tanjab Barat Fraksi Partai Gerindra

Alamsyah, SH Anggota DPRD Tanjab Barat Fraksi Partai Gerindra

LINTASTUNGKAL.COM, KUALA TUNGKAL – Anggota DPRD Tanjab Barat, kecewa dengan sikap PT Wirakarya Sakti (WKS). Pasalnya, akibat tanggul yang dibangun WKS Sungai Alam yang melintas di Kecamatan Betara, berdampak banjir di kecamatan setempat. Untuk itu Dewan meminta agar WKS mengembalikan fungsi dari Sungai Alam tersebut.

BACA JUGA : 60 Persen Tanaman Kopi Di Tiga Desa Kecamatan Betara Mati

Hal tersebut dikatakan Alamsyah, SH Anggota DPRD Tanjab Barat usai menggelar rapat bersama antar mitra kerja di Gedung Sekretariat Dewan, Senin (17/1/17).

“WKS harus kembalikan Sungai Alam. Percuma kita bangun tanggul untuk mengatasi air pasang tapi tanggul WKS lebih tinggi,” ungkap Alamsyah.

BACA JUGA : Kebuh Terendam, Warga Tiga Desa Kecamatan Betara Ngadu Kedewan

Dikatakannya, selaku anggota Dewan, dirinya bukan tidak menyukai keberadaan PT WKS. Namun Keberadaan PT WKS justru harus dipertanyakan.

“Mereka jangan merugikan dan melumpuhkan ekonomi masyarakat. Coba bayangkan Kopi umur 17-20 tahun mati. Pinang warga Kecamatan Betara mati akibat banjir karena tidak berfungsinya Sungai Alam,” bebernya.

BACA JUGA : Disbun Belum Bisa Pastikan, Penyebab Matinya Tanaman Kopi di Betara

Sebagai pertanggungjawaban dari WKS kenapa mereka meminta masyarakat membuat proposal. “Alangkah hebatnya mereka. Masak Negara diatur oleh Perusahaan,” kesalnya.

Dirinya berharap Pemerintah Provinsi tidak menganggap sepele permasalahan ini. Keberadaan PT WKS diseluruh Provisinsi Jambi, patut dipertanyakan.

BACA JUAG : Bupati Perintahkan PU Cek Tanggul dan Kanal Perusahaan

“Kita ingin WKS bisa menyejukkan masyarakat sekitar. Mau makan apa masyarakat kalau tanaman mereka mati. Sedangkan penghasilan mereka hanya pinang dan kopi,” tukasnya.(abs)

Editor : Tim Redkasi

IKLAN 1 TAHUN SARIAL

About the Author

-

Comments on Facebook

iklan-kebahanekaan