Published On: Sat, Feb 11th, 2017

Dinas Perizinan dan Pol PP Segel Pembangunan RAM PT. Era Wira Forestama

= 1530
Penyegelan Pembangunan RAM PT. Era Wira Forsindo dipimpin Kasat Pol PP Samsul Jauhari, S.Sos dan Kabid Pengaduan, Kebijakan dan Pelaporan Pelayanan DPM-PPTSP, Kamis (09/2/17)

Penyegelan Pembangunan RAM PT. Era Wira Forsindo dipimpin Kasat Pol PP Samsul Jauhari, S.Sos dan Kabid Pengaduan, Kebijakan dan Pelaporan Pelayanan DPM-PPTSP, Kamis (09/2/17)

LINTASTUNGKAL.COM, MUARA PAPALIK – Pembangunan Timbang Buah Sawit (RAM) milik PT. Era Wira Forestama (EWF), di KM 88 Desa Dusun Mudo, Kecamatan Muara Papalik, Kabupaten Tanjab Barat distop oleh pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Tanjabbar, atas laporan dari aparat desa dan kecamatan terkait aktivitas yang hampir siap operasi pada Kamis (09/2/17) kemarin.

BACA JUGA : Hotel dan Restoran Di Kuala Tungkal Akan Diuji Petik

Suparjo, SE, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Tanjabbar, membenarkan penyegelan itu. Sikap tegas tersebut diambil oleh DPM-PPTSP dan Kecamatan Muara Papalik. Pasalnya perusahaan yang bergerak dipembelian sawit itu disinyalir tidak memiliki izin dari Pemkab Tanjabbar.

“Setelah kita lakukan koordinasi dengan Camat Muara Papalik Drs. Ridwan dan aparat desa setempat serta Satpol. Kita sepakat turun ke lapangan menghentikan operasional perusahaan tersebut. Penyegelan sendiri langsung dipimpin Kasat Pol PP Samsul Jauhari, S.Sos dan Kabid Pengaduan, Kebijakan dan Pelaporan Pelayanan,” ungkap Suparjo, kepada lintastungkal.com, Sabtu (11/2/17).

Suparjo menilai keberadaan PT. Era Wira Forestama tersebut menyalahi prosedur dan cenderung melabrak peraturan pemerintah daerah. Dia meminta semua perusahaan yang beroperasi di Tanjabbar harusnya memiliki izin terlebih dahulu sebelum melakukan operasi.

“Saya rasa penutupan itu jalan yang terbaik, sebelum dampaknya lebih luas kepada masyarakat. Sebab di daerah ini sudah ada kopreasi-koperasi yang bergerak dibidang yang sama jual beli sawit. Masa iya perusahaan belum berizin sudah beroperasi, seharusnya lengkapi dulu izin operasionalnya sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Menurutnya, Pemkab tidak perlu memberikan toleransi terhadap Perusahaan yang beroperasi tanpa mengantongi izin sama saja tidak menghargai pemerintah daerah.

Di sisi lain kata Suparjo, pemerintah daerah tidak ada maksud untuk menghambat atau mempersulit setiap investasi yang masuk ke daerah. Justru, pemerintah daerah membuka kran investasi disegala bidang.

Namun, mereka investor juga wajib mengikuti ketentuan yang berlaku, sehingga tidak memunculkan persoalan di kemudian hari. Selain itu, satu kebiasaan yang kerap kali dilakukan pemilik modal adalah membangun lebih dahulu dan perizinan dilengkapi belakangan. Sekarang tidak zamannya lagi.

“Kalau ingin berinvestasi silahkan mengikuti regulasi,” tegasnya.

Editor : Tim Redaksi

PENYEGELAN PT ERA WIRA FORSINDO A LT

PENYEGELAN PT ERA WIRA FORSINDO C LT

PENYEGELAN PT ERA WIRA FORSINDO B LT

About the Author

-

Comments on Facebook

IMG-20170808-WA0027
Skip to toolbar