by

Disperindag Temukan Ikan Kemasan Kaleng Terdeteksi Mengandung Cacing

-Investigasi-638 views
= 1581

LINTASTUNGKAL.COM, KUALA TUNGKAL – Menindaklanjuti adanya temuan sarden kaleng makarel mengandung cacing oleh BPOM dan intruksi Bupati Tanjab Barat.

Dinas KUKM Perindag, Dinas Kesehatan dan Satreskrim Polres Tanjab Barat menggelar inspensi mendadak (sidak) di beberapa toko sembako dan Minimarket di Kuala Tungkal, Kamis (29/03/2018). Hasilnya tim menemukan 73 Ikan Kemasan yang diduga mengandung cacing langsng dikarantina.

Kepala Dinas KUKM Perindag Tanjab barat, Syafriwan SE, mengatakan tidak semua produk ikan kemasan kaleng dengan merek yang sama mengandung cacing namun terdapat nomor bets atau penandaan yang terdiri dari angka atau huruf tahap produksi.

Dijelaskannya, dari Sidak hari ini bersama tim terpadu dibeberapa toko sembako dan tidak ditemukan ikan kaleng yang mengandung parasit cacing, namun pihaknya menemukan di mini market puluhan kaleng ikan sarden yang diduga mengandung cacing dari lima merek di sejumlah Minimarket di Kuala Tungkal.

“Di mini market AS ditemukan 4 merek ikan kemasan yang diduga mengandung parasit cacing yakni, sarden merek ABC saos cabai, kode bets N1 7 F1 sebanyak 1 kaleng, sarden merek ABC extra pedas, kode bets W1 8F sebanyak 1 kaleng, sarden merek PRONAS tomat saos, kode bets MST 425 HE 1 sebanyak 13 kaleng, sarden merek PRONAS tomat saos, kode bets MST 425 HA 1 sebanyak 41 Kaleng,” jelasnya.

Sementara di mini market FT ditemukan satu merk ikan kemasan yang diduga mengandung parasit cacing yakni sarden merek ABC saos tomat, dengan Kode Bets T1 7F sebanyak 7 Kaleng.

“Terhadap temuan tersebut tidak dilakukan penyitaan, melainkan dilakukan karantina oleh pemilik atau karyawan minimarket untuk dikembalikan kepada Distributor atau Produsen,” terang Kadis Perindag.

Lebih lanjut, dia menuturkan sebayak 16 produk ikan kaleng impor sudah dilarang untuk dimasukkan ke dalam wilayah Indonesia sedangkan 11 produk dalam negeri proses produksinya dihentikan sampai audit komprehensif dilakukan.

Dengan ditemukannya sarden yang didalamnya terdapat cacing, Dinas KUKM Perindag Tanjab Barat mengimbau agar masyarakat berhati-hati dalam mengkonsumsi sarden.

Kepada pemilik toko juga kita himbau untuk memeriksa kembali ikan kaleng sebelum di jual kepada konsumen.

“Jika masyarakat maupun pemilik toko menemukan harap melaporkan kepada pihak dinkes, disperindag maupun pihak yang berwajib untuk dilakukan karantina,” himbaunya.

Editor : Tim Redaksi