Published On: Mon, Dec 26th, 2016

DPRD Tanjabbar Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Hasil Reses

= 582
Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Reses Anggota DPRD Tanjab Barat, Sabtu (24/12/16)

Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Reses Anggota DPRD Tanjab Barat, Sabtu (24/12/16)

LINTASTUNGKAL.COM, KUALA TUNGKAL – Setelah melakukan kegiatan penjaringan aspirasi pada masa reses persidangan ketiga yang dilaksanakan November alu, anggota DPRD Tanjab Barat, Sabtu (24/12/16), DPRD Tanjab Barat menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Reses dari 7 fraksi yang ada di DPRD.

Paripurna ini berbarengan dengan Paripurna Pengesahan Ranperda Tentang APBD TA 2017 dan Penetapan Program Pembenukan Peraturan Daerah Tanjab Barat Tahun 2017.

Dalam penyampaian laporan hasil reses, disampaikan oleh Ombing Sukisman, S.IP mewakili 34 anggota dewan kepada Ketua DPRD Tanjab Barat Faizal Riza, ST, MM, dihadiri Bupati H. Safrial dan Wakil Bupati H. Amir Sakib, jajaran Forkompimda dan kepala satuan kerja Pemkab Tanjabbar ini, serta dua Wakil Ketua DPRD Mulyani Siregar, SH dan Ahmad Jahfar, SH.

Faizal Riza mengemukakan, inventarisasi aspirasi masyarakat yang disalurkan kepada anggota dewan nantinya akan diserahkan dan direalisasikan ke Pemkab Tanjabbar. Menurutnya, Pemkab mesti menindaklanjuti poin-poin yang menjadi hasil reses anggota dewan.

Hasil reses masing-masing fraksi/anggota dewan mengemukakan permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat daerah pemilihan, baik di sektor pembangunan fisik maupun non fisik yang meliputi bidang infrastruktur, pendidikan, sosial, ekonomi, kesehatan, dan kesejahteraan rakyat.

“Laporan reses ketiga tahun 2016 mengacu pada Pasal 54 ayat 5 dan 6 PP Nomor 16 Tahun 2010, juga sebagai masukan dalam penyusunan Rancangan APBD Tanjabbar 2017 sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Untuk diketahui, Reses adalah merupakan komunikasi dua arah antara legislatif dengan konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala merupakan kewajiban anggota DPRD untuk bertemu dengan konstituennya secara rutin pada setiap masa reses.

Masa reses adalah masa kegiatan DPRD di luar kegiatan masa sidang dan di luar gedung. Masa reses mengikuti masa persidangan, yang dilakukan sebanyak 3 kali dalam setahun atau 14 kali reses dalam periode 5 tahun masa jabatan DPRD. Sekaligus pokok pokok pikiran dewan yang disampaikan kepada pimpinan.

Untuk itulah pentingnya pelaksanaan reses yang merupakan kewajiban bagi pimpinan dan anggota DPRD dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat secara berkala untuk bertemu konstituen pada Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing guna meningkatkan kualitas, produktivitas, dan kinerja DPRD dalam mewujudkan keadilan dan kesejahteraan rakyat, serta guna mewujudkan peran DPRD dalam mengembangkan check and balances antara DPRD dan pemerintah daerah.

Editor : Tim Redaksi

 

About the Author

-

Comments on Facebook

IMG-20170808-WA0027
Skip to toolbar