by

Dua Kafe Dibongkar Paksa, Perlengkapan Tidur Dibakar

-Investigasi-2,097 views
= 4872

LINTASTUNGKAL.COM, BATANG ASAM – Dua Cafe yang berlokasi di Blok kosong Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat dibongkar paksa oleh tim terpadu, Rabu (25/04/18).

Selain pembongkaran paksa tim terpadu yang beranggotakan Satpol PP, Polres Tanjab Barat, Kodim 0419/Tanjab, Sub Denpom, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Perangkat Kecamatan Batang Asam serta tokoh masyarakat setempat itu juga memusnahkan perlengkapan tidur yang ada di dalam kafe

Pasalnya, tempat hiburan yang beroperasi dimalam hari itu telah meresahkan masyarakat sekitar. Karena diduga dijadikan tempat menikmati minumam keras dan kegiatan prostistusi.

Dihubungi via ponsel Kasatpol PP Tanjab Barat Syamsul Juhari, S. Sos yang juga ketua Tim terpadu membenarkan adanya pembongkaran secara paksa terhadap sejumlah Cafe di wilayah setempat.

“Kita lakukan eksekusi dari jam 3 soer sampai jam 5 sore dan sudah selesai,” ujar Syamsul Juhari Rabu malam (25/04/18).

Pembongkaran yang dilakukan oleh pihaknya dan tim tepadu itu terhadap cafe-cafe yang diduga masih beroperasi. Dan juga pembokaran yang dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat jika kafe ini memutar musik hingga tengah malam, kemudian diduga dijadikan tempat menikmati minuman keras dan kegiatan prostitusi.

“Jadi cafe yang diduga masih buka itu pintu dan jendelanya dijebol. Kemudian untuk kasur, selimut dan bantal kita bakar. Dan untuk sambungan listriknya kita lepas,” beber Kasat.

Kasat juga menuturkan, sebenarnya ada 4 (empat) kafe yang akan dilakukan pembongkaran. Namun karena 1 sudah tutup dan telah dibongkar sendiri oleh pemiliknya, maka mereka ini hanya diminta membuat surat perjanjian.

“Surat perjanjian yang dibuat oleh pemilik kafe ini kalau mereka masih beroperasi akan dikenakan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dan diproses hukum,” bebernya.

Dengan pembongkaran yang dilakukan warga Desa setempat meminta agar selalu dilakukan pemantauan. Karena yang ditakutkan warga, setelah dibongkar pada saat habis lebaran kafe itu buka kembali.

“Untuk itu kita sampaikan kepada masyarakat agar bekerjasama memberikan informasi kalau mereka masih buka supaya dilaporkan,” tandasnya.

Editor : Tim Redaksi