Forum Lalulintas Gelar Rakor Rencana Pengamanan MTQ Ke-47

by
Kabag Pemerintahan Dianda Putra, S.STP, M.Si Membuka Rakor di Pola Utama Kantor Bupati, Kamis (19/10/17).
= 392

Kabag Pemerintahan Dianda Putra, S.STP, M.Si Membuka Rakor di Pola Utama Kantor Bupati, Kamis (19/10/17).

LINTASTUNGKAL.COM, KUALA TUNGKAL – Pemkab Tanjung Jabung Barat, MTQ dan Forum Lalulintas menggelar rapat koordinasi Rencana Pengamanan MTQ ke-47 tingkat Kabupaten Tanjabbar 2017 di Kecamatan Bram Itam.

Rapat dibuka oleh Kabag Pemerintahan Dianda Putra, S.STP, M.Si di Pola Utama Kantor Bupati, Kamis (19/10/17).

Hadir dalam rakor ini Kapolres Tanjabbar AKBP ADG Sinaga, S.IK diwakili Kabag Ops KOMPOL Ronal P. Nainggolan, Pasi Ops Kodim 0419/Tanjab KAPTEN INF Rohandi, Kadis Perhubungan Drs. H. Endang Surya, MM dan Camat Bram Itam Hendri Ponda, S.STP, MH.

Kemudian Kapolsek Tungkal Ilir IPTU Sumarno Berutu, SH, KBO Satlantas IPTU Nurdin, Sub Den Pom II/2-2 Letu CPM. Semi, Kasat Pol PP Syamsul Juhari, S.Sos, Kemudian diikuti dinas intansi terkait dan Kades Pembengis M. Taher, Kades Bram Itam Raya dan Lurah Bram Itam Itam Kiri.

Kabag Pemerintahan Dianda Putra, S.STP, M.Si mengungkapkan, pengamanan memang harus dilakukan mengingat lokasi utama MTQ ke-47 Kabupaten Tanjabbar ini berada di Terminal Pembengis yang langsung berada di lalulintas jalur jalan Nasional Prof. Dr. Sri Sudewi MS, SH

“Ketidak nyamanan itu biasanya terjadinya sejak awal dari ketidak tertiban kita selaku penyelenggara, untuk itu melalui forum ini kita bahas bersama sehingga MTQ dapat berjalan aman tertib sesuai yang kita harapkan bersama,” kata Dianda.

Kemudian, Kabag Ops KOMPOL Ronal P. Nainggolan dalam pemaparan rencana pengamanan mengungkapkan bahwa tujan rakor ini untuk menyamakan persepsi dalam pelaksanaan pengamanan selama MTQ.

Ia juga meminta selama pelaksanaan pengamanan dilakukan secara bersama sinergi dan melepas ego sektoral.

“Jadi kita secara utuh secara bersama seluruh intasni pengamanan, jadi tidak lagi nanti sendiri-sendiri,” tegasnya.

Pengamanan sendiri bersifat menyeluruh, tidak hanya sebatas pengaturan lalulintas, namun termasuk curanmor, curat, curas demikian pula himbauan bahaya kebakaran.

“Yang terpenting juga diantisipasi protes oleh pihak tak senang dengan keputusan dewan juri,” terang KOMPOL Ronal P. Nainggolan.

Pengamanan yang dilakukan bersifat tindakan preventif terhadap setiap ancaman dan gangguan yang dapat menganggu kelancaran kegiatan MTQ. Shingga kita harapkan MTQ berjalan aman dan lancar.

Adapun personil yang dilibatkan Polres Tanjabbar 30 personil, Sub Den Pon 2 personil, Kodim 10 personil, Dishub 40 personil, Pol PP 60 personil, kemudian ditambah dari Damkar, Dinkes dan Panitia

Editor : Tim Redaksi

 

Comments on Facebook