by

Kios Kosong Di Pujasera Milik Siapa?

= 2415

LINTASTUNGKAL.COM, KUALA TUNGKAL – Banyaknya kios kosong yang dipertukan bagi pedagang di Taman Pujasera kawasan jalan Patunas mulai dipertanya sejumlah pihak. Pasalnya hampir setengah tahun kios tutup. Padahal pasca selesainya bangunan tribun stadion kios itu sudah ditempati oleh para pedagang.

Informasi berkembang kosongnya kios tersebut diduga pedagannya telah pindah tempat dan bahkan ada yang tidak berjualan lagi. Namun kios tak dipindah gunakan dan masih atas nama pengguna pertama.

Kondisi kosongnya kios-kios tersebut pun mejadi keluhan para pedagang. Seperti dituturkan salah seorang pedagang IZ (29). Kata dia sebaiknya kios kosong itu diisi oleh pedagang, sekiranya pedagang yang lama tidak jualan lagi atau pindah lokasi.

Diakuinya, dampaknya kosongnya kios tak hanya memperburuk pemandangan akan tetapi berpengaruh terhadap surutnya daya tarik pengunjung.

IZ meyakini jika berisi kios tersebut, pengunjung pasti ramai kembali, tempat parkir sudah mendukung.

“Saya rasa banyak pedagang mau kios tersebut. Sekarang kan tersekat ujung sana buka, tengah berisi terus ke ujung lagi, tengah gelap. Jadi kesannya anger,” cetus IZ, Rabu malam (03/01/18).

Hal senada diungkapkan AN, kosongnya sederetan kios-kios tersebut mempengaruhi minat pengunjung. Meskipun diakuinya sudah banyak tempat jualan jajanan di malam hari seperti di WFC dan tempat-tempat lainnya.

Seharusnya itu kata dia ada upaya-upaya dari instansi terkait bagaimana mengairahkan kembali pujasera ini. Salah satnya harus tegas terhadap pengguna kios yang dibiarkan kosong itu.

Sementara pedagang di luar Pujasera Ucok turut menuturkan, perlu dibuat semacam penataan sistem jualan mulai dari menu yang dijual hingga sistem pelayanan satu kasir.

Terakhir mungkin kata Dia, fasilitas pendukung lainnya perlu dibenahi seperti free wifi kualitasnya jangan seperti yang ada saat ini. Menurutnya ini juga dapat menarik pengunjung bertahan nongkrong di pujes.

“Kalau yang sekarang ini kan sama dengan bohong sinyal ada tapi tak jaringan tak jalan. Dulu banyak pengunjung pujes ini ada yang bawa laptop sambil buat tugas. Tentu mereka sambil makan dan minum,” tukasnya.

Rahman, salah seorang pengunjung mengatakan, apa yang dikelukan pedagang yang akti saat ini ada benarnya, kios-kios kosong itu perlu ditegaskan bagi penggunanya.

“Kios kosong itu sebaiknya dipindah tangankan, kan ada retrebusinya untuk daerah, namun sepertinya tak ada perhatian oleh instansi yang menangani pujes ini, kenapa saya bilang begitu, sebab ini kan telah belarut lamanya, sekarang sudah 2018,” sebutnya.

Menurutnya, intansi terkait perlu tegas dan berani menegur, menindak pemilik kios yang menganggurkan (mengosongkan) kiosnya.

Dirinya pun menyebut sudah beberapa kali mendengar keluhannya terkait kosongnya kios-kios tersebut.

“Adanya pujasera ini sebenarnya untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. Aktivitas perekonomian dapat tumbuh, namun dengan adanya kios kosong seperti ini justru mubazir kiosnya,” pungkasnya.

Editor : Tim Redaksi

Print Friendly, PDF & Email