Published On: Sun, Feb 12th, 2017

Lebihi Tonase, Sejumlah Tronton Distop Pol PP Muara Papalik

= 639
Lima Tronoton Yang Distop Melintas di Jalan Poros Kecamatan Muara Papalik Ke Desa Bukit Indah Karena Melebihi Tonase, Kamis (09/2/17)

Lima Tronoton Yang Distop Melintas di Jalan Poros Kecamatan Muara Papalik Ke Desa Bukit Indah Karena Melebihi Tonase, Kamis (09/2/17)

LINTASTUNGKAL.COM, MUARA PAPALIK – Pihak Kecamatan Muara Papalik diback up anggota Satpol PP menyetop setiap tronton yang melintas di jalan poros di depan Kantor Camat setempat, Kamis (09/2/17).

“Selain menjadi keluhan warga, penyetopan tronton tersebut lantaran terbukti melebihi tonase. Pasalnya jalan aspal dan sejumlah jembatan yang ada di sepanjang jalan itu berkafasitas 8 ton. Sementara muatan tronton diperkirakan 40 ton,” ungkap Camat Muara Papalik Drs. Ridwan kepada lintastungkal.com, Minggu (12/2/17).

Selain itu kata Ridwan, truk atau tronton bertonase berat berpotensi mengganggu warga pengguna jalan serta dapat mengakibatkan kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan yang menghubungkan dengan Desa Bukit Indah itu. Sebab tidak sesuai dengan tonasenya.

BACA JUGA : Dinas Perizinan dan Pol PP Segel Pembangunan RAM PT. Era Wira Forestama

Dari 5 tronton yang sempat ditahan, kemudian kita minta membuat pernyataan tertulis untuk tidak melintas di jalan tersebut, yang dibuat oleh sdr H selaku pengontrak kendaraan tersebut.

“Kita minta mereka membuat pernyataan tertulis tidak melintas di jalan poros di depan Kantor Camat Muara Papalik disaksikan oleh Lurah, Pol PP dan pemuda Muara Papalik,” ujarnya.

Pihaknya mengimbau, kepada pemilik atau penyewa kendaraan atau perusahaan untuk sementara ini kendaraan bermuatan melebihi kapasitas agar tidak melintas jalan dan jembatan tersebut.

Kemudian, pihaknya mengharapkan agar instansi terkait dapat membuat rambu peringatan untuk di jembatan dan jalan aspal yang melintas di kawasan perkantoran Kecamatan Muara Papalik agar kendaraan yang bermuatan melebihi kapasitas tidak melintas jalan dan jembatan poros menuju Desa Bukit Indah.

“Larangan tersebut dilakukan untuk menghindari kerusakan dan bahkan dikuatirkan jembatan itu ambruk tidak mampu menahan beban berat, demikian Ridwan.

Editor : Tim Redaksi

JALAN POROS DAN JEMBATAN B

About the Author

-

Comments on Facebook

Skip to toolbar