by

Setelah Diultimatum, Satpol PP Bongkar Paksa Kafe Remang-Remang

-Investigasi-710 views
= 1436

LINTASTUNGKAL.COM, BATANG ASAM – Setelah sempat memberikan ultimatun beberapa kali tak diindahkan oleh pemilik kafe remang-remang yang berada di Blok Kosong Desa Rawa Medang Kecamatan Batang Asam.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Tim Terpadu Kabupaten Tanjab Barat mengambil tindakan tegas membongkar paksa sejmlah bangunan kafe remang-remang yang diduga digunakan sebagai tempat prostitusi itu, Rabu (25/04/18).

Informasi dihimpun menyebutkan eksekusi pembingkaran bangunan remang-remang tersebut selama hampir 2 jam dengan melibatkan 50 personil gabungan Pol PP, Polisi, TNI, Dinsos dan Dinkes serta dibantu warga setempat.

Kast Pol PP Tanjab Barat Syamsul Juhari, S.Sos mengatakan eksekusi dimulai pukul 15.00 WIb sampai dengan pukul 17.00 WIb. Ada 2 kafe yang dirusak, 1 sudah ditutup oleh pemiliknya sendiri.

“Dalam operasi hari ini dua bangunan semi permanen yang kita rusak pintu dan kamarnya, kemudian kasurnya kita bakar, sambungan listriknya juga kita putuskan,” terang Kasat Pol PP Syamsul Juhari.

Menurut Kasat Pol PP, awalnya memang mau dirobohkan habis bangunan-bangunan terseb ut. Namun dengan pertimbangan manusiawi mereka pemilik membuat perjanjian bangunan untuk rumah. Maka hanya dirusak saja.

Syamsul juga mengatakan pihaknya membongkar bangunan yang diduga digunakan sebagai tempat prostitusi itu setelah mendapat laporan dan mendapat dukungan dari warga setempat.

“Banyak warga yang mendukung pembongkaran ini. Jadi, kami melakukan pembongkaran rumah yang diduga digunakan sebagai tempat prostitusi itu,” katanya.

Ditambahkannya, pembongkaran tersebut juga dilakukan sebagai penegakan peraturan daerah (Perda) dan penertiban menjelang datangnya Ramadan.

“Pembongkaran sifatnya dirusak sehingga tidak dapat difungsikan lagi untuk kegiatan seperti semula. Pemilik juga membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbatannya,” tukas Syamsl Juhari.

Editor : Tim Redaksi