Published On: Sun, Nov 6th, 2016

Tanam Padi Perdana di Batang Asam, Gubernur dan Wabup Ajak Warga Tak Alih Fungsi Lahan

Share This
Tags
= 920
Gubernur H. Zumi Zola bersama Wakil Bupati H. Amir Sakib melaksanakan tanam padi perdana dengan menggunakan mesin penanam padi transplanter di Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, Kamis (3/11/16).

Gubernur H. Zumi Zola bersama Wakil Bupati H. Amir Sakib melaksanakan tanam padi perdana dengan menggunakan mesin penanam padi transplanter di Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, Kamis (3/11/16).

LINTASTUNGKAL.COM – BATANG ASAM – Gubernur Jambi H. Zumi Zola,S.TP, MA didampingi Wakil Bupati Tanjabbar H. Amir Sakib melaksanakan tanam padi perdana dengan menggunakan mesin penanam padi transplanter di Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjab Barat, Kamis (3/11/16).

Gubernur Jambi, Zumi Zola dihadapan para petani mengemukakan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi akan terus mengupayakan pengembangan pertanian Provinsi Jambi, terutama pertanian pangan. Zola menyatakan, pembangunan di sektor pangan menjadi prioritas, sebagai upaya untuk memenuhi pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani Provinsi Jambi.

“Desa Rawa Medang dan sekitarnya merupakan bagian dari wilayah irigasi Suban, salah satu desa yang berpotensi sebagai lumbung pangan Provinsi Jambi. Kami akan terus berupaya mendukung pertanian di sini. Kita akan bantu dengan dukungan infrastrukturnya, alsintannya (alat dan mesin pertanian),” jelas Zola.

Untuk itu pula ungkpkanya, masyarakat tidak terburu untuk alih fungsi lahan dari pertanian pangan ke non pangan. Keseimbangan lahan pangan dan non pangan harus dijaga.

Terakhir, Provinsi Jambi kata zola mendapat bantuan bibit jagung dari Kementerian Pertanian untuk 50.000 Ha, jika ada kelompk tani atau petani yang mau menanam jagung, agar mengajukan kepeda Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi. “Pemerintah siap memberikan bibit jagung,” ujar Zola.

Alsintan yang diminta oleh kelompok tani kata zola haruslah spesifik, diajukan dalam proposal kepada Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi.”Saya berharap dapat berita yang baik berupa hasil penen yang melimpah di daerah ini,” pungkas Zola.

Sementara Wakil Bupati Tanjabbar H. Amir Sakib menyatakan, Pemkab Tanjabbar mencanangkan program peningkatan produksi dengan 2 kali panen setahun dengan pemanfaatan luas lahan pasang surut, yang selama ini panen hanya satu kali setahun.

Amir mengatakan, luas lahan yang ditargetkan untuk sasaran tanam Oktober 2016 sampai Maret 2017 (Okma), yang nerupakan kalender tanam Kementerian Pertanian untuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat 10.107 Ha, realisasi sampai Oktober 2016 seluas 258 Ha.

Dicontohkan Amir Sakib, Kecamatan Batang Asam mempunyai potensi sawah seluas sekitar 1.000 Ha, merupakan penyumbang terbesar produksi padi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. “Dengan potensi sawah irigasi yang paling baik di Provinsi Jambi, petani di Desa Sri Agung dan Desa Rawa Medang mempunyai rata-rata produktivitas 5,5 sampai 6 ton per Ha. Dengan adanya teknologi pertanian saat ini, produktivitas ini dapat ditingkatkan,” ujar Amir.

Selain itu, lanjut mantan Kepala BKD Provinsi Jambi ini, para petani melalui kelompok tani telah dibantu benih unggul Label Biru melalui kegiatan APBN seluas 6.000 Ha dengan benih 150 ton. Untuk menunjang keberhasilan peningkatan produksi padi, kelompok tani (gabungan kelompok tani) Maju Jaya Rawa Medang mendapat bantuan dari APBD dan APBN tahun 2016 berupa 74 unit hand tractor, 22 unit pompa air, 8 unit rice planter, 3 unit gedung benih, serta 3 unit rice miling umit (RMU).

“Pada tahun 2016, luas penangkaran padi sekitar 200 Ha yang diperkirakan menghasilkan 400 ton benih,” ujar Wabup.

Selanjutnya Kepala Desa Rawa Medang, Safra’i mengatakan, bahwa luas Desa Rawa Medang 1.066 Ha, dan sekitar  484 Ha adalah lahan pertanian sawah. Ia berharap dengan adanya bantuan berupa alat dan mesin pertanian dari Pemkab Tanjab Barat dan Provinsi Jambi, terutama mesin panen padi damat membantu meningkatkan hasil padi.

Sementara Babinkamtibmas Sri Agung bersama Babinsa menyampaikan sangat mendukung pogram tersebut, untuk menambah luasan sawah di desa binaan, kami siap berpartisipasi serta mendampingi  dan turun kesawah bersama Gapoktan untuk menyukseskan dan mendukung pertanian,” ujar BRIPKA Aswar Edi.

Usai penanaman padi, dilakukan dialog antara petani dengan Gubernur Jambi dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat. Selanjutnya, Zola menebar 2.000 ekor benih ikan lele di areal persawahan masyarakat Desa Rawa Medang. Kemudian menyerahkan bantuan kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan) Maju Jaya berupa 4 unit transplanter (mesin tanam padi) dan bantuan dari Danrem atau yang mewakili berupa 3 unit hand tractor (traktor tangan).

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kadis Pertanian Provinsi Jambi dan Tanjabbar, Kasdim 0419/Tanjab, Komisi II DPRD Tanja Barat, Camat, Kapolsek Tungkal Ulu, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para petani, kades/lurah se Kecamatan Batang Asam, serta tokoh masyarakat setempat. (bin/tkl.ulu)

Editor : Tim Redaksi

tanam-padi-batang-asam-d tanam-padi-batang-asam-c tanam-padi-batang-asam-b

  tanam-padi-batang-asam-e tanam-padi-batang-asam-f

About the Author

-

Comments on Facebook

Skip to toolbar