LIVETV
Kunjungi RS DKT Jambi, Ini yang Disampaikan Menko PMK Muhajir Makmurkan Masjid, BKPRMI Jambi Luar Kota Gelar Yasinan Bulanan Rutin Danrem 042/Gapu Dampingi Menko PMK Sambangi RS Dr. Bratanata Jambi Ulil Amri, Anggota DPRD Muaro Jambi Aktif Kunjungi Kegiatan Vaksinasi PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Jaluko Periode 2020-2023 Dikukuhkan

Home / Pemerintahan

Minggu, 14 Juli 2019 - 09:09 WIB

123 PNS Pensiun Tahun 2019, Tanjabbar Kekurangan PNS

KUALA TUNGKAL – Terhitung hingga bulan Desember 2019 mendatang sebanyak 123 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat memasuki Batas Usia Pensiun (BUP).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tanjab Barat, Drs. Encep Jarkasih dikonfirmadi mengatakan PNS yang memasuki batas usia pensiun (BUP) hingga Desember 2019 jumlahnya mencapai 123 orang.

Guna menutupi kekurangan itu, kata Encep, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengambil langkah dengan mengajukan 251 formasi CPNS dan P3K 2019 dan memberdayakan Tenaga honorer.

BACA JUGA :  9 Atlet Pertina Uji Tanding, Dandim : Jadikan Latihan Sebagai Bekal Meraih Juara

“Salah satu langkah untuk menutupi kekurangan aparatur, Pemkab Tanjab Barat membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan tenaga PNS yang kemarin sudah diajukan pak Bupati 251 formasinya ke Menpan RB,” ungkap Encep Jarkasih, Minggu (14/07/19).

Pengajuan formasi oleh Pemerintah Tanjab Barat itu jelas Encep,  diprioritaskan untuk kebutuhan sumber daya aparatur yang memang mendesak saat ini yakni kebutuhan dasar pelayanan.

BACA JUGA :  Jumlah PTT Capai 6.100, Pemkab Batanghari Bentuk Pansel Evaluasi Kebutuhan Tiap OPD

“Yang kita prioritaskan itu kebutuhan dasar mencakup tenaga kesehatan, pendidikan disamping itu juga ada tenaga penyuluh pertanian dan perikanan,” bebernya.

Selain melalui mekanisme rekrutmen, langkah Pemerintah Tanjab Barat untuk menutupi kekurangan Aparatur Sipil Negara tersebut, yakni dengan memberdayakan tenaga honorer. Mencakup TKK dan THL yang mendapatkan honor melalui kegiatan maupun terlibat dalam kepanitiaaan dimasing masing organisasi kelembagaan yang ada.

“Selain itu ada juga tenaga kontrak khusus dikelembagaan turut diberdayakan. Seperti yang ada di BKPSDM yakni Programer Komputer yang honornya dibayar sesuai dengan kualifikasi pendidikan dan kompetensi ini yang turut diberdayakan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Ratusan Pelajar Serbu Vaksinasi di Mako Polres Tanjab Barat

Kendati ada langkah untuk menutupi kekurangan pegawai yang dilakukan oleh pemerintah daerah, ASN di Tanjab Barat masih mengalami kekurangan cukup signifikan.

Menurutnya hingga kini berdasarkan dari hasil analisa beban kerja (ABK) Organisasi Perangkat Daerah yang ada, kekurangan ASN di Tanjabbar mencapai lebih kurang 5000 an orang.(bs).

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Final, Bupati Anwar Sadat Pastikan Reshuffle Seluruh OPD

Pemerintahan

Wabup Amir Sakib Lantik Sejumlah Pejabat Eselon IV

Pemerintahan

Bupati Tanjabbar dan Gubernur Riau Tandatangani Perjanjian Kerjasama Pembangunan Daerah

Pemerintahan

Pajak Kendaraan Dinas Tak Terbayar, Rajiun : OPD Kita Anggap Lalai

Pemerintahan

Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, Wabup Temukan Banyak Absen ASN Bolong

Berita OPD

Dinas PMD Tanjab Barat Laksanakan Fasilitasi Penguatan Kapasitas 114 Anggota BPD

Desa

Ini 56 Desa Di Tanjab Barat Akan Pilkades Serentak Oktober Mendatang

Pemerintahan

Diresmikan Bupati, Kini Tanjabbar Punya Rumah Singgah Peduli Pendamping Pasien dan Orang Terlantar