YTUBE
Modusnya Terekan CCTV Toko, Pencuri 2 Bal Rokok Class Mild Diringkus Polisi Dua Kali Lakukan Pemerkosaan di Geragai, Pelaku Dibekuk Polisi Saat Hendak Kabur ke Medan DPC AJWI Audiensi dengan Disdik Bogor 2 Nelayan Kuala Tungkal yang Hilang Akibat Mati Mesin Ditemukan, Begini Kondisinya Mendagri Beri Sinyal Pengendalian Inflasi, Pemda Tanjab Barat Jaga Stabilitas Harga Komoditi

Home / Pemerintahan

Minggu, 14 Juli 2019 - 09:09 WIB

123 PNS Pensiun Tahun 2019, Tanjabbar Kekurangan PNS

KUALA TUNGKAL – Terhitung hingga bulan Desember 2019 mendatang sebanyak 123 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat memasuki Batas Usia Pensiun (BUP).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tanjab Barat, Drs. Encep Jarkasih dikonfirmadi mengatakan PNS yang memasuki batas usia pensiun (BUP) hingga Desember 2019 jumlahnya mencapai 123 orang.

Guna menutupi kekurangan itu, kata Encep, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengambil langkah dengan mengajukan 251 formasi CPNS dan P3K 2019 dan memberdayakan Tenaga honorer.

“Salah satu langkah untuk menutupi kekurangan aparatur, Pemkab Tanjab Barat membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan tenaga PNS yang kemarin sudah diajukan pak Bupati 251 formasinya ke Menpan RB,” ungkap Encep Jarkasih, Minggu (14/07/19).

BACA JUGA :  BREAKING NEWS : Ibu dan Bayi Meninggal Pasca Melahirkan di Kamar Hotel, Polisi Amankan Pria dan Perempuan Mengaku Bidan

Pengajuan formasi oleh Pemerintah Tanjab Barat itu jelas Encep,  diprioritaskan untuk kebutuhan sumber daya aparatur yang memang mendesak saat ini yakni kebutuhan dasar pelayanan.

“Yang kita prioritaskan itu kebutuhan dasar mencakup tenaga kesehatan, pendidikan disamping itu juga ada tenaga penyuluh pertanian dan perikanan,” bebernya.

Selain melalui mekanisme rekrutmen, langkah Pemerintah Tanjab Barat untuk menutupi kekurangan Aparatur Sipil Negara tersebut, yakni dengan memberdayakan tenaga honorer. Mencakup TKK dan THL yang mendapatkan honor melalui kegiatan maupun terlibat dalam kepanitiaaan dimasing masing organisasi kelembagaan yang ada.

BACA JUGA :  Jenazah Ibu dan Anak Meninggal Melahirkan di Hotel Sudah Dijemput Keluarga

“Selain itu ada juga tenaga kontrak khusus dikelembagaan turut diberdayakan. Seperti yang ada di BKPSDM yakni Programer Komputer yang honornya dibayar sesuai dengan kualifikasi pendidikan dan kompetensi ini yang turut diberdayakan,” ujarnya.

Kendati ada langkah untuk menutupi kekurangan pegawai yang dilakukan oleh pemerintah daerah, ASN di Tanjab Barat masih mengalami kekurangan cukup signifikan.

Menurutnya hingga kini berdasarkan dari hasil analisa beban kerja (ABK) Organisasi Perangkat Daerah yang ada, kekurangan ASN di Tanjabbar mencapai lebih kurang 5000 an orang.(bs).

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Tanjab Barat Bakal Rekrut 173 CPNS, Ini Formasinya

Berita

Unik, Kesbangpol Bersama Instansi Terkait Bahas Situasi Politik dan Tahapan Pilkada Lewat Coffe Morning di Warkop

Aspirasi

22 Agustus, Pemkab Tanjab Barat Gelar Salat Istisqa Serentak Seluruh Kecamatan

Berita OPD

Dinkes Tanjab Barat Intensifkan Penanggulangan Wabah DBD

Pemerintahan

Buka Assessment Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di UPT PPK BKD Provinsi Riau, Safrial Berharap Begini

Pemerintahan

Safrial Usulkan Lima Prioritas Program CSR SKK Migas Tahun 2020, Salah Satunya Jembatan di Seberang Kota

Advetorial

Sekda Tanjab Barat Lantik 26 Pejabat Struktural dan Fungsional

Pemerintahan

Sebanyak 40 Pejabat Struktural dan Fungsiomal di Tanjab Barat Dilantik, Ini Nama-namanya