indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Kebakaran di Kampung Nelayan 4 Rumah Ludes 2 Rusak Berat BREAKING NEWS : Musibah Kebakaran Landa Parit 4 Kampung Nelayan Tanjab Barat Kapenrem 042 Gapu Ikuti Workshop Menulis Penerangan TNI AD 2022 Kondisi Listrik Tanjab Barat Byarpet, Massa Unjuk Rasa ke Kantor PLN Tungkal Pisah Sambut Bupati dan Pj Bupati Muaro Jambi

Home / Pemerintahan

Minggu, 14 Juli 2019 - 09:09 WIB

123 PNS Pensiun Tahun 2019, Tanjabbar Kekurangan PNS

KUALA TUNGKAL – Terhitung hingga bulan Desember 2019 mendatang sebanyak 123 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat memasuki Batas Usia Pensiun (BUP).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tanjab Barat, Drs. Encep Jarkasih dikonfirmadi mengatakan PNS yang memasuki batas usia pensiun (BUP) hingga Desember 2019 jumlahnya mencapai 123 orang.

Guna menutupi kekurangan itu, kata Encep, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengambil langkah dengan mengajukan 251 formasi CPNS dan P3K 2019 dan memberdayakan Tenaga honorer.

“Salah satu langkah untuk menutupi kekurangan aparatur, Pemkab Tanjab Barat membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan tenaga PNS yang kemarin sudah diajukan pak Bupati 251 formasinya ke Menpan RB,” ungkap Encep Jarkasih, Minggu (14/07/19).

BACA JUGA :  Kondisi Listrik Tanjab Barat Byarpet, Massa Unjuk Rasa ke Kantor PLN Tungkal

Pengajuan formasi oleh Pemerintah Tanjab Barat itu jelas Encep,  diprioritaskan untuk kebutuhan sumber daya aparatur yang memang mendesak saat ini yakni kebutuhan dasar pelayanan.

“Yang kita prioritaskan itu kebutuhan dasar mencakup tenaga kesehatan, pendidikan disamping itu juga ada tenaga penyuluh pertanian dan perikanan,” bebernya.

Selain melalui mekanisme rekrutmen, langkah Pemerintah Tanjab Barat untuk menutupi kekurangan Aparatur Sipil Negara tersebut, yakni dengan memberdayakan tenaga honorer. Mencakup TKK dan THL yang mendapatkan honor melalui kegiatan maupun terlibat dalam kepanitiaaan dimasing masing organisasi kelembagaan yang ada.

BACA JUGA :  Pisah Sambut Bupati dan Pj Bupati Muaro Jambi

“Selain itu ada juga tenaga kontrak khusus dikelembagaan turut diberdayakan. Seperti yang ada di BKPSDM yakni Programer Komputer yang honornya dibayar sesuai dengan kualifikasi pendidikan dan kompetensi ini yang turut diberdayakan,” ujarnya.

Kendati ada langkah untuk menutupi kekurangan pegawai yang dilakukan oleh pemerintah daerah, ASN di Tanjab Barat masih mengalami kekurangan cukup signifikan.

Menurutnya hingga kini berdasarkan dari hasil analisa beban kerja (ABK) Organisasi Perangkat Daerah yang ada, kekurangan ASN di Tanjabbar mencapai lebih kurang 5000 an orang.(bs).

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Ini Nama-Nama Lulus Tes SKD CPNS 2019 Pemkab Tanjung Jabung Barat

Pemerintahan

Terkait Assesment, Pemkab Tanjab Barat Kerjasama dengan Pemprov Riau

Pemerintahan

Ini Nama-Nama Pejabat Eselon III dan IV Dilantik Sekda Hari Ini

Pemerintahan

Wabup, Penurunan Tingkat Kemiskinan Di Tanjab Barat Butuh Perhatian Semua Pihak

Pemerintahan

Ini 3 Nama Calon Sekwan DPRD Tanjab Barat Definitif

Pemerintahan

Horee.., Pemerintah Percepat Bayarkan THR PNS 2021

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Lantik 18 ASN Jabatan Fungsional

Advetorial

Kadis Perpus dan Kearsipan  Tanjab Barat Sambut Baik Kerjasama Roadshow Mendongeng Petrochina