indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Damkar Cepat Datang, Rumah Warga di Kelapa Gading yang Terbakar Berhasil Dipadamkan Waspada PMK, Polres Bungo Bersama Dinas Peternakan Suntik Vitamin ke Hewan Ternak Bupati Masnah Resmikan Gedung Pelayanan Administrasi Terpadu Kantor Camat Sungai Gelam Bupati Masnah Lantik Ketua dan Pengurus PKK Desa se Kecamatan Sungai Gelam Kemenag Bantu Pembangunan Masjid dan Mushala Melalui SIMAS, Ini Syaratnya

Home / Covid-19 / Tanjab Barat

Minggu, 12 April 2020 - 13:28 WIB

30 Orang Santri dari Ponorogo Diperiksa Kesehatannya Di Terminal Pembengis

FOTO : Pemeriksaan Santri Oleh Tim Medis GT Covid-19 Tanjab Barat di Terminal Pembengia Minggu (12/04/20).

FOTO : Pemeriksaan Santri Oleh Tim Medis GT Covid-19 Tanjab Barat di Terminal Pembengia Minggu (12/04/20).

KUALA TUNGKAL – Sebanyak 30 orang rombongan Santri Tanjab Barat pulang dari Pondok Pesantren Thoriqul Huda Ponorogo tiba di Kota Kuala Tungkal, Minggu (12/04/20).

Setiba tiba dieminal mereka langsung diperiksa kesehatannya oleh Tim Medis Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanjab Barat.

Jubir Covid-19 Tanjab Barat, Ir. H. Taharuddin membenarkan adanya kedatangan Bus yang membawa 30 orang santri dari Ponorogo saat dikonfirmasi, Minggu.

Jubur megaku pihaknya hampir kecolongan dengan kedatangan 30 santri tersebut.

BACA JUGA :  Korban Kebakaran di Senyerang Menerima Bantuan

“Kita menyayangkan kedatangan mereka ini tampa ada koordinasi dengan Gugus Tugas, beruntung mereka diketahui oleh Petugas Dishub di Terminal Pembengia,” ungkap Taharuddin.

Dari hasil pemeriksaan Screening dan kesehatan, 30 orang santri tersebut hasilnya normal dan sehat sehat semua, belum ditemukan gejala mengarah ke Covid-19.

“Selanjutnya kepada santri ini kita minta untuk melakukan isolasi mandiri selama 14, karena masa inkubasi virus covid-19 ini baru bisa tampak sekitar 14 hari, kenapa demikian sebab hasil screening saat ini tidak bisa menjadi patokan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Korban Kebakaran di Senyerang Menerima Bantuan

Lanjut Taharuddin, ini telah dikordinasikan juga dengan koordinator GT Covid-19 kecamatan khusuanya Camat tempat tinggal santri untuk tindak lanjut pengawasan.

Data 30 orang santri tersebut terdiri dari, 1 orang warga Kecamatan Tungkal Ilir, 2 orang warga Kecamatan Tebing Tinggi 24 orang warga kecamatan Pengabuan. Sementara 3 orang lainnya warga Guntung(*)

Share :

Baca Juga

Covid-19

Tambahan 12 Kasus Positif Covid-19 di Tanjabbar Kontak Erat dari 3 Pasien Sebelumnya

Covid-19

Hari Ini, Bertambah 21 Warga Jambi Terpapar Covid-19, Total 534 Kasus

Tanjab Barat

May Day 2021, Polres Tanjab Barat Bagikan Paket Sembako untuk Buruh

Covid-19

Positif Covid-19, Bupati Kerinci Imbau Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Covid-19

TIM Himbauan Covid 19 Pemkab Tanjabbar Gelar Himbauan dan Bubarkan Kerumunan Warga

Covid-19

Tekan Penyebaran Covid-19, Damkar Tanjabbar Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Tanjab Barat

Pererat Tali Silaturrahmi Dandim 0419/Tanjab dan Jajaran Mancing Bersama Unsur Forkopimda

Tanjab Barat

Sekda Tanjabbar Lantik Puluhan Pejabat Fungsional