indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Warga Suak Labu Heboh Bunga Bangkai Tumbuh di Pekarangan Rumah Besok, Bachyuni Deliansyah Dilantik Jadi Pj Bupati Muaro Jambi Pengerjaan Sumur Bor Untuk Warga, Satgas TMMD ke-113 Datangkan Tenaga Ahli Bakti Sosial TMMD ke-113, Belasan Anak di Khitan Massal Enam Kali Tanpa Jeda Pemerintah Kota Jambi Kembali Mendapatkan Opini WTP

Home / Berita / Kecamatan / Seberang Kota

Minggu, 21 Juli 2019 - 02:25 WIB

30 Pasangan Berumur Di Kecamatan Seberang Kota Ikuti Isbat Nikah

SEBERANG KOTA – Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, melalui Bagian Kesejahteraan Masyarakat menggelar sidang isbat Pernikahan Terpadu, Jum’at (19/7/2019).

Sidang isbat nikah berlangsung di Kantor Kecamatan Seberang Kota ini diikuti 30 pasangan suami istri yang sudah berumur.

Sidang isbat Pernikahan terpadu tersebut dihadiri oleh Pimpin Wakil Ketua Pengadilan Agama Tanjab Barat Zakaria Ansori, S.HI, MH, dihadiri Dinas Dukcapil Tanjab Barat, perwakilan Kemenag Tanjab Barat, Camat serta Kepala Desa/Lurah se-Kecamatan Seberang Kota.

Kepala Bagian Kesra dan Keagamasn Setda Tanjabarat, Hidayat Kasuma, S.Sos.I menagatakan peserta sidang isbat pernikahan terpadu tersebut berjumlah 30 pasang yang merupakan pasangan resmi secara agama atau siri. Namun belum tercatat secara resmi dalam dokumen pernikahan negara, baik KUA atau Catatan Sipil.

BACA JUGA :  Korem 042/Gapu Gelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-114 Tahun 2022

“Maka para pasangan itu dinikahkan kembali melalui sidang isbat nikah,” kata Hidayat.

Tujuannya kata Dayat untuk meningkatkan akses terhadap pelayanan di bidang hukum serta membantu masyarakat yang tidak mampu agar pernikahannya sah secara hukum yang dibuktikan dengan buku akta nikah.

“Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini, masih banyak perkawinan yang belum tercatat pada Pegawai Pencatat Nikah (PPN), Kantor Urusan Agama dengan berbagai sebab serta alasan, sehingga mereka tidak memiliki buku nikah,” tuturnya.

BACA JUGA :  Korem 042/Gapu Gelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-114 Tahun 2022

Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa, hal ini memberikan dampak negatif, diantaranya tidak dapat memiliki perlindungan hukum, karena tidak ada bukti pernikahan, seperti buku nikah dan kesulitan dalam menjamin hak-hak pernikahan apabila terjadi perceraian.

“Melalui sidang isbat ini diharapkan kedepannya tidak ada lagi pasangan yang tidak tercatat di KUA,” harapnya.

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Polda Jambi dan LPPPI Sinergi Salurkan Bantuan 150 Tabung Oksigen untuk RS di Jambi

Berita

Gunakan Helikopter Tim Wasev dan Danrem 042 Gapu Kunjungi Lokasi TMMD di Desa Labuhan Pering

Berita

Bangunan Tugu Juang Ini Jadi Tempat Hiburan Anak-anak Perosotan

Berita

Kodam II/Sriwijaya Berangkatkan 126 Personel Satgas BKO Apter ke Wilayah Indonesia Timur

Berita

Bawaslu: Kampanye Calon Kepala Daerah Sudah Capai 725 Kali Pertemuan

Berita

Mulai Mei, 3 Kepala Daerah di Jambi akan Dijabat oleh Pjs

Kecamatan

Safrial Tanam Perdana Replating Sawit di Desa Lampisi

Berita

Danrem 042/Gapu Bahas Percepatan Vaksinasi Bulan Puasa dengan Pangdam II/Sriwijaya