YTUBE
Senkom Tanjabbar Jambi Kunjungan Studi ke Senkom Kota Batam Terjatuh, ABK TugBoat PT KBPC Tenggelam di Sungai Batanghari Sekda Lantik 26 Pejabat Administrator dan Pengawas, Ini Nama-Namanya Hadiri HPN 2023, Gelombang Kedua Delegasi SMSI Jambi Bertolak Menuju Medan Kapolsek Tungkal Ilir Pergi ke Sekolah MAS Radiyatul Jannah Menyampaikan Pesan Kamtibmas

Home / Berita / Kecamatan / Seberang Kota

Minggu, 21 Juli 2019 - 02:25 WIB

30 Pasangan Berumur Di Kecamatan Seberang Kota Ikuti Isbat Nikah

SEBERANG KOTA – Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, melalui Bagian Kesejahteraan Masyarakat menggelar sidang isbat Pernikahan Terpadu, Jum’at (19/7/2019).

Sidang isbat nikah berlangsung di Kantor Kecamatan Seberang Kota ini diikuti 30 pasangan suami istri yang sudah berumur.

Sidang isbat Pernikahan terpadu tersebut dihadiri oleh Pimpin Wakil Ketua Pengadilan Agama Tanjab Barat Zakaria Ansori, S.HI, MH, dihadiri Dinas Dukcapil Tanjab Barat, perwakilan Kemenag Tanjab Barat, Camat serta Kepala Desa/Lurah se-Kecamatan Seberang Kota.

Kepala Bagian Kesra dan Keagamasn Setda Tanjabarat, Hidayat Kasuma, S.Sos.I menagatakan peserta sidang isbat pernikahan terpadu tersebut berjumlah 30 pasang yang merupakan pasangan resmi secara agama atau siri. Namun belum tercatat secara resmi dalam dokumen pernikahan negara, baik KUA atau Catatan Sipil.

BACA JUGA :  Ironis, Ditinggal Suami Mancing Istri Masukan Duda ke dalam Rumah

“Maka para pasangan itu dinikahkan kembali melalui sidang isbat nikah,” kata Hidayat.

Tujuannya kata Dayat untuk meningkatkan akses terhadap pelayanan di bidang hukum serta membantu masyarakat yang tidak mampu agar pernikahannya sah secara hukum yang dibuktikan dengan buku akta nikah.

“Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini, masih banyak perkawinan yang belum tercatat pada Pegawai Pencatat Nikah (PPN), Kantor Urusan Agama dengan berbagai sebab serta alasan, sehingga mereka tidak memiliki buku nikah,” tuturnya.

BACA JUGA :  Ketiga Kalinya Jasiman S Terpilih Menjadi Ketum Sitorus Bogor Dohot Boruna

Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa, hal ini memberikan dampak negatif, diantaranya tidak dapat memiliki perlindungan hukum, karena tidak ada bukti pernikahan, seperti buku nikah dan kesulitan dalam menjamin hak-hak pernikahan apabila terjadi perceraian.

“Melalui sidang isbat ini diharapkan kedepannya tidak ada lagi pasangan yang tidak tercatat di KUA,” harapnya.

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Danrem 042/Gapu Bersama Forkopimda Provinsi Jambi Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila

Berita

Danrem 042 Gapu : Kesempatan Untuk Menjadi TNI Bagi Putra Daerah Sama Besarnya

Berita

Sebelum Berangkat ke Lokasi, Satgas TMMD 0419 Tanjab Bantu Orang Tua Asuh Berberes

Berita

Pasca Bom Makassar, Polres Tanjab Barat Tingkatkan Patroli Terpadu Pengamanan Rumah Ibadah dan Pelabuhan

Berita

Ini 3 Nama Calon Sekda Definitif Provinsi Jambi

Berita

Kasipers Kasrem 042/Gapu Tegaskan untuk Jadi Tentara Tidak Dipungut Biaya

Berita

Ini 402 Anggota PPS Terpilih Pilkada Tanjab Barat 2020

Berita

Himbauan SMAN 1 Tanjabbar Terkait Pesantren Ramadhan Siswa ‘The Class of 21 Great Party’