indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Masa Reses ke III Warga Kelurahan Tungkal III Menyampaikan Ini ke Hasbi Buntut Mogok Belajar, Komisi I DPRD Sidak ke SMAN 3 Muaro Jambi Dikunjungi Jamal, Warga Minta Rehab Jembatan Mangrove dan Pembangunan Jalan 800 Meter Pimpin Rapat Kerja, Pj Bupati Muaro Jambi Soroti Disiplin PNS yang Tak Pernah Ditindaklanjuti Polsek Maro Sebo Laksanakan Vaksinasi Booster di Desa Candi Muaro Jambi

Home / Covid-19

Kamis, 2 April 2020 - 23:36 WIB

44 Napi Lapas Kelas II B Kuala Kungkal Bebas Istimewa Program Asimilasi Covid-19

FOTO : Haszuwan Affandi, Kasi Binadik Lapas Kelas II B Kuala Tungkal

FOTO : Haszuwan Affandi, Kasi Binadik Lapas Kelas II B Kuala Tungkal

KUALA TUNGKAL — Sebanyak 44 Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat mendapat keistimewaan bebas asimilasi.

Kalapas Kelas II B Kuala Tungkal Imam Siswoyo melalui Kasi Binadik Haszuwan Affandi membenarkan terdapat 44 napi yang mendapatkan program asimilasi dalam pencegahan COVID-19 sehingga mereka dibebaskan untuk kembali pulang.

“Iya, 44 orang ini gelombang pertama, asimilasi ini sampai tanggal 07 April 2020 nanti,” katanya, Kamis (02/04/20).

Dia menegaskan jumlah keseleuruhan napi yang mendapat asimilasi tersebut 84 napi.

“Kita bertahap dan masih tahap pemeriksaan berkas,” jelasnya.

Kepada mereka ini kata Hazuwan tidak boleh berkeliaran di luar rumah hal itu untuk menghindari terjangkit covid-19.

“Tidak boleh berkeliaran selama masa asimilasi tahanan terjadi, harus di rumah saja bersama keluarga mengisolasi diri,” katanya,

Haszuwan menegaskan pemberian asimiliasi tersebut sebagai tindak lanjut dari Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi Bagi Narapidana dan Anak dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran COVID-19.

“Berdasarkam itu mengasimilasikan dan mengintegrasikan napi yang masa pidananya sebelum 31 Desember sudah melaksanakan 2/3 dari masa tahanan yang di jalani. Itu syarat yang harus dipenuhi,” ucapnya.

Adanya program asimilasi di rumah tentunya juga efektif dalam mengurangi tingkat kepadatan di lemabag pemasyarakatan.(*)

Share :

Baca Juga

Covid-19

Begini Perkembangan Kasus Corona Provinsi Jambi Per 31 Maret

Berita

Screening Test Santri dari Lirboyo Semua Sehat, Kapolres; Mereka  Kita Imbau Karantina Mandiri di Rumah

Covid-19

Penjelas Lengkap Jubir Covid-19 Provinsi Jambi Terhadap Hasil Uji SWAB 5 Pasien PDP

Covid-19

Berikut Tambahanan Pasien Positif dan Pasien Sembuh dari Corona di Tanjabbar Hari Ini

Covid-19

Pasca Ditemukan Satu Penumpang Reaktif, Pelabuhan Roro Disteril Polisi

Covid-19

Update 19 Juni ; 1 Pasien Positif Covid-19 di Tanja Barat Dinyatakan Sembuh

Covid-19

Tiga Daerah Jambi Berstatus Zona Merah Covid-19, Warga Diminta Disiplin Prokes

Covid-19

Kamis, 72 Warga Jambi Terkonfirmasi Positif Covid-19