LIVE TV
Polres Tanjabbar Berdayakan Tersangka Pembakar Lahan Sebagai Agen Vaksin Cegah Api Olah Limbah Lahan Jadi Kompos Program Kerja 99 Hari Pertama Termasuk Perombakan Pejabat? Ini Kata UAS Bersihkan Lahan dengan Dibakar Warga Senyerang Ditangkap Polisi Jumat Bersih, Polsek Pengabuan dan Warga Bersihkan Embung Air Danrem 042 Gapu Hadiri Pelantikan Bupati Tanjab Barat dan Batanghari

Home / Covid-19

Kamis, 2 April 2020 - 23:36 WIB

44 Napi Lapas Kelas II B Kuala Kungkal Bebas Istimewa Program Asimilasi Covid-19

FOTO : Haszuwan Affandi, Kasi Binadik Lapas Kelas II B Kuala Tungkal

FOTO : Haszuwan Affandi, Kasi Binadik Lapas Kelas II B Kuala Tungkal

KUALA TUNGKAL — Sebanyak 44 Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat mendapat keistimewaan bebas asimilasi.

Kalapas Kelas II B Kuala Tungkal Imam Siswoyo melalui Kasi Binadik Haszuwan Affandi membenarkan terdapat 44 napi yang mendapatkan program asimilasi dalam pencegahan COVID-19 sehingga mereka dibebaskan untuk kembali pulang.

BACA JUGA :  Pangdam II/Sriwijaya Pimpin Upacara Ops Gaktib dan Yustisi Polisi Militer

“Iya, 44 orang ini gelombang pertama, asimilasi ini sampai tanggal 07 April 2020 nanti,” katanya, Kamis (02/04/20).

Dia menegaskan jumlah keseleuruhan napi yang mendapat asimilasi tersebut 84 napi.

“Kita bertahap dan masih tahap pemeriksaan berkas,” jelasnya.

Kepada mereka ini kata Hazuwan tidak boleh berkeliaran di luar rumah hal itu untuk menghindari terjangkit covid-19.

BACA JUGA :  Pangdam II/Sriwijaya Pimpin Upacara Ops Gaktib dan Yustisi Polisi Militer

“Tidak boleh berkeliaran selama masa asimilasi tahanan terjadi, harus di rumah saja bersama keluarga mengisolasi diri,” katanya,

Haszuwan menegaskan pemberian asimiliasi tersebut sebagai tindak lanjut dari Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi Bagi Narapidana dan Anak dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran COVID-19.

BACA JUGA :  Pangdam II/Sriwijaya Pimpin Upacara Ops Gaktib dan Yustisi Polisi Militer

“Berdasarkam itu mengasimilasikan dan mengintegrasikan napi yang masa pidananya sebelum 31 Desember sudah melaksanakan 2/3 dari masa tahanan yang di jalani. Itu syarat yang harus dipenuhi,” ucapnya.

Adanya program asimilasi di rumah tentunya juga efektif dalam mengurangi tingkat kepadatan di lemabag pemasyarakatan.(*)

Share :

Baca Juga

Covid-19

Tambahan 15 Pasien Positif Covid 19 di Jambi dari Daerah Ini

Covid-19

Hampir Kecolongan Kepulangan 30 Santri Dari Ponorogo, Kapolres; Kita Akan Evaluasi

Covid-19

Bertambah 7 Orang, Kasus Positif Corona di Jambi Capai 296

Covid-19

Jambi Kembali Tambah 37 Kasus Positif Covid-19

Covid-19

Wali Kota Jambi Sidak Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional

Covid-19

Positif Covid-19 di Jambi Bertambah 7 Kasus

Covid-19

Danrem Gapu : Mayarakat Tak Perlu Takut Disuntik Vaksin Covid-19

Covid-19

Bertambah, Pasien Positif Corona di Jambi Menjadi 2 Orang