by

Ada Kotoran di Dalam Air Mineral Bermerek VIR !, Ini Kata Kadis Perindagproda

Kepala Disprindagproda Kabupaten Tanjab Barat Drs. H. Kosasih, Saat Memberikan Keterangan Perss Kepada Sejumlah Wartawan, Selasa (06/12/16)
Kepala Disprindagproda Kabupaten Tanjab Barat Drs. H. Kosasih, Saat Memberikan Keterangan Perss Kepada Sejumlah Wartawan, Selasa (06/12/16)

LINTASTUNGKAL.COM, KUALA TUNGKAL – Dinas Perindustrian Perdagangan dan Promosi Daerah (Disprindagproda) Kabupaten Tanjab Barat menghimbau masyarakat Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjab Jambi Barat untuk berhati-hati dalam mengkonsumsi Air Mineral Dalam Kemasan (AMDK).

Pasalnya Dispriindagproda menemukan adanya kotoran di dalam Air minum dalam kemasan gelas plastik bermerek “VIR” yang diproduksi oleh PT. Afresh Indonesia Jambi tersebut saat menggelar sidak bersama YLKI Tanjabbar, Kodim 0419/Tanjab, Unit Tipiter Polres Tanjab Barat, Pol PP dan Dinas Kesehatan di Salah Satu Toko Distributor di Jalan Aisa Kuala Tungkal, Selasa (06/12/16) sore.

Kadisprindag Tanjab Barat, Drs. H. Kosasih mengungkapkan, mencuatnya kasus tersebut bermula pihaknya mendapat pengaduan dari masyarakat yang menemukan air kemasan gelas plastik kotor bermerek VIR saat membelinya di salah satu warung klontong di kawasan Kuala Tungkal pada Senin (05/12/16) kemarin.

Masyarakat tersebut menemukan ada kotoran tak lazim di dalam air mineral VIR yang masih dalam keadaan tersegel. Padahal air kemasan tersebut belum kadar luarsa (23/09/2017). Akibatnya korban yang sempat meminum air teresebut mual dan muntah-muntah.

Atas temuan warga itu Disprindag bersama TNI dan Polri melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah swalayan dan minimarket di Kota Kuala Tungkal, dan hasilnya ditemukan berdus dus air mineral gelas VIR.

Dia mengungkapkan, Sembari menunggu hasil lab dari BPOM Jambi keluar, pihaknya meminta seluruh Penyalur, Distributor, minimarket, swalayan termasuk atau pemilik warung klontong di Tanjab Barat untuk tidak menjual minuman mineral bermerek Vir tersebut.

“Secepatnya kita akan mengirimkan sampelnya minuman itu ke BPOM untuk di uji lab. Menjelang ada hasilnya positif atau negatif, kita tim menghimbau kepada pelaku usaha untuk tidak terlebih dahulu mendistribusikan minuman VIR,” kata Kosasi disela sela melakukan sidak.

Meski demikian kata Kosasih, pihaknya tidak tidak melakukan penyitaan, karena Domainnya BPOM Jambi, Jadi menunggu hasil Lab BPOM Jambi diharapkan kepada pedagang dan pemilik swalayan agar tidak diperjual belikan terlebih dahulu,” terangnya.

Sedangkan dari keterangan Kasi Farmasi Dinas Kesehatan Tanjab Barat, Meira Astriana Alawi, juga membenarkan jika ditemukan endapan dan kotoran di dalam botol kemasan Air mineral kemasan. Namun kata dia pihaknya belum berani memponis jika kedua produk ini bermasalah sebab kedua produk yang diduga dapat mengangu kesehatan konsumen, memiliki ijin dari MD (makanan Dalam Negri) yang direkomendasikan oleh Balai POM.

“Untuk masalah ini harus melalui Balai POM, sebab itu jalur yang jelas. Jadi kita tidak memiliki kewenangan menghentikan atau menarik kedua produk yang bermasalah ini, kita hanya bisa menyampaikan keluhan konsumen ke balai POM, untuk menindak lanjuti wewenang Balai POM,” jelasnya saat dimintai tanggapan di lokasi.

Ia juga mengatakan, jika dalam produk tersebut tidak ditemukan kode Produksi baik pembuatan dan tanggal pengeluaran. Sehingga pengambilan sampeling dinilai agak susah. Untuk itu menghimbau, untuk sementara konsumen untuk tidak mengkonsumsi air mineral kemasan tersebut.

Sedangkan salah satu pelanggan Rudy mengaku terkejut dengan adanya temuan tersebut. Ia baru mengetahui jika dalam produk air kemasan tidak selalu higienis untuk dikonsumsi. Ia berharap Pemkab atau dinas terkait untuk menyelesaikan masalah ini agar para konsumen hususnya masyarakat awam tidak menjadi korban kecurangan pengusaha.

“Masalah ini harus segera di selesaikan, pemkab juga harus ikut campur sebab ini sudah bersentuhan dengan masyarakat banyak,” harapnya.

Dari hasil sidak sore kemarin, di MM Fres dan Asean Stor tidak menjual AMDK Vir tesebut bahkan pihaknya telah menarik Air minum dalam kemasan gelas plastik bermerek “VIR dan WIgo” yang diproduksi oleh PT. Afresh Indonesia Jambi tersebut sejak Senin (05/12/16).

Penulis : Herianto/Eko

Editor : Tim Redaksi

sidak-perindag-d sidak-perindag-k

sidak-perindag-i

sidak-perindag-f

sidak-perindag-c

sidak-perindag-b