Alkan dan Sekar, Bujang Gadis Tanjab Barat 2019

  • Whatsapp
FOTO : Bupati Dr. Ir. H. Safrial, MS Menyerahkan Hadiah Bujang Gadis Tanjab Barat Terpilih 2019

KUALA TUNGKAL – Setelah melalui seleksi yang ketat, Alkan dan Sekar terpilih sebagai Bujang Gadis Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2019.

Alkan dalah bujang perwakilan Kecamatan Tebing Tinggi dan Sekar, gadis perwakilan Kecamatan Tungkal Ilir.

Berita Lainnya

Kemudian Runner-up gadis Gemilang asal Kecamatan Pengabuan dan Bujang Alfiana dari Kecamatan Tungkal Ulu.

Kemudian diututan ketiga pasangan Amanda dan Rizky keduanya utusan Kecamatan Tebing Tinggi

Sementara diposisi harapan Mutiara, gadis utusan Kecamatan Betara dan Dean bujang asal Kecamatan Tungkal Ulu.

Sdangkan bujang gadis Favorit gadis Ayleni dari Tebing Tinggi dsn bujang Tedy dari Kecamatsn Muara Papalik.

Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial, MS yang hadir pada acara Grand Final sekaligus menutup acara tersebut di gedung ex-serba guna Kuala Tungkal, Senin (28/10/19) malam berharap para finalis bujang gadis tidak hanya sampai di event ini saja, akan tetapi juga dapat tampil di levrl yang lebih tinggi.

Lebih lanjut Safrial menambahkan kalau para pemuda Tanjab Barat harus mampu bersaing sehingga dapat membuat Tanjab Barat lebih maju dan lebih kreatif dari sebelumnya.

“Anak-anak tanjab barat harus mampu berpikir secara positif dan membentengi diri tidak hanya menguasai iptek akan tetapi juga iman dan taqwa,” katanya.

Bupati juga mengajak para finakis bujang gadis bisa mengikuti beasiswa pendidikan vokasi sebagaimana kerjasama yang telah dijalin oleh Pemkab Tanjab Barat.

“Seperti sekolah kedirgantaraan, sekolah tinggi perhotelan, sekolah tinggi pariwisata bandung, sekolah tinggi transportasi darat, sehingga anak-anak tanjab barat bisa berbicara di level yang lebih tinggi,” harap Bupati.

Sementara Kepala Dinas Parpora Tanjung Jabung Barat Otto Riyadi, SE menyampaikan pemilihan bujang gadis 2019 ini bertujuan sebagai wadah bagi generasi muda menyalurkan minat dan bakat dengan positif dan cerdas.

“Berpartisipasi bersama dan memelihara budaya kearifan lokal serta pengembangan kepariwisataan daerah melalui promosi kepariwisataan dengan peserta yang berasal dari pelajar SLTA sederajat di seluruh kecamatan yang ada di kabupaten tanjung jabung barat,” ujar Oto.

Berita terkait