LIVE
Kejar KKB Pimpinan Lamek Taplo, TNI Pertebal Pasukan di Distrik Kiwirok Dansatgas TMMD ke-112 Kodim 1002/HST Tinjau Perbaikan Jembatan Panglima TNI : Apresiasi Warga Jambi Pengetatan PPKM Level IV Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 Link Twibbon Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Ke 50 Tahun 2021 Ini Agenda Kunker Kemendikbudristek Dua Hari di Jambi

Home / Nasional

Minggu, 4 Juli 2021 - 11:27 WIB

Anggota Komisi IX DPR Desak Pemerintah Jamin Ketersediaan Tabung Oksigen

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiya. FOTO : dpr.go.id

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiya. FOTO : dpr.go.id

JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiya mendesak pemerintah agar memastikan ketersediaan oksigen di tengah lonjakan kasus Covid-19. Hal itu dimaksudkan agar tidak menimbulkan kepanikan masyarakat.

Pasalnya, beberapa hari lalu, masyarakat sempat dihebohkan dengan kejadian kelangkaan tabung oksigen medis di pasaran.

“Informasi kelangkaan membuat panic buying di tengah masyarakat. Meskipun kasus ini sudah dapat diatasi oleh kepolisian, saya minta pemerintah memastikan ketersediaan tabung oksigen secara memadai, baik untuk kebutuhan faskes maupun di pasaran,” kata Netty dalam keterangan tertulis seperti dikutip kompas.tv, Minggu (4/07/2021).

BACA JUGA :  Panglima TNI : Apresiasi Warga Jambi Pengetatan PPKM Level IV Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

Politikus PKS ini menambahkan, lonjakan tabung oksigen ini disebabkan karena permintaan RS yang menangani kasus aktif dengan gejala sedang hingga berat, juga warga bergejala ringan atau sedang yang melakukan isolasi mandiri.

Pasien kasus positif dengan gejala semakin meningkat, sementara ketersediaan ruang isolasi di faskes rujukan di beberapa daerah penuh.

“Pasien positif dengan gejala ringan sampai sedang terpaksa isolasi mandiri di rumah dengan menyiapkan keperluan perawatannya, termasuk tabung oksigen. Di beberapa daerah terjadi antrean pasien di IGD. Kondisi ini mengkhawatirkan jika tidak segera diantisipasi dengan persiapan rumah sakit darurat,” kata Netty.

BACA JUGA :  Sekda : Rapor Merah Siap-Siap Non Job

Selain itu, kata dia, kelangkaan tabung oksigen juga terjadi karena status tabung oksigen sebagai barang impor yang dikelola oleh segelintir perusahaan saja.

“Bagaimana bisa alkes penting seperti tabung oksigen bisa langka dan ternyata hanya dikelola oleh segelintir perusahaan. Jangan sampai ini jadi monopoli,” katanya.

Ia menyebut, Fraksi PKS mendorong pemerintah agar segera memastikan bahwa tidak ada permainan menimbun barang untuk kepentingan sepihak.

“Jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan situasi sulit untuk kepentingan bisnis atau politik dengan mengorbankan nyawa rakyat,” katanya.

BACA JUGA :  BREKING NEWS : Diduga Korsleting Listrik Satu Rumah Ludes Terbakar

Netty juga meminta pemerintah mengambil langkah antisipasi dengan menambah armada distribusi ke rumah sakit, jika perlu dengan penjagaan aparat.

“Pemerintah harus memastikan ketersediaan pasokan tabung oksigen di pasaran dengan harga wajar. Kendalikan harga tabung gas dan isi ulangnya kembali ke harga normal. Pemerintah harus menolong rakyatnya yang sudah bersedia melakukan isolasi dan perawatan mandiri dengan ketersediaan alkes dan obat-obatan di pasaran. Jangan membuat rakyat makin sulit,” kata dia.(Edt)

Share :

Baca Juga

Nasional

Daftar Ulang Peserta SKB CPNS Tanjab Barat 2019 Dimulai Hari ini

Advetorial

Bupati Tanjab Barat Buka Seleksi Tes Calon Taruna STP Rayon Daerah

Berita

Ini yang Perlu Diketahui dan Disiapkan Menghadapi Tes SKD CPNS 2019

Berita

Waspada, BMKG Sebut Jambi Masih Berpotensi Hujan Lebat

Nasional

MenPAN RB, ASN Terlibat Narkoba Berhentikan Tidak Hormat

Nasional

Tingkatkan Keamanan Negara, Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ Cek Pelibas Perbatasan RI-RDTL di Pos PLBN Motaain

Nasional

Jutaan Guru Honorer Akan Diangkat Jadi PPPK Tahun 2021, Mendikbud : Cuma Masalahnya Ini

Berita

Besok Ujian SKD CPNS Tanjabbar Dimulai, Harap Perhatikan Petunjuk Ini