LIVE TV
Diduga Langgar Prokes, Tiga Penyelenggara Pertandingan Volly Diamankan Polisi Korem 042 Gapu Menyediakan Wadah Pengaduan Melalui Website, Kerahasiaan Pelapor Dijamin Temuan LHP BPK di Tanjabbar Capai Rp3 M, Pengembalian Baru Ratusan Juta SKK Migas-PetroChina Perbesar Keterlibatan Industri Dalam Negeri di Hulu Migas COVID-19 Varian AY.1 ‘Delta Plus’ Dikabarkan Sudah Terdeteksi di Jambi

Home / Pendidikan / Pilihan Editor

Selasa, 19 Maret 2019 - 05:39 WIB

Aplikasikan Mapel IPA, Siswa SMPN di Batang Hari ini Praktik Membuat Roket Air

LINTASTUNGKAL.COM, JAMBI – Siswa kelas VIII SMPN 11 Batang Hari Jambi mengikuti kegiatan praktik baik pembelajaran tentang pembuatan roket air di sekolah setempat, Selasa, (19/03/19).

Setelah roket air tersebut selesai dibuat, kemudian diluncurkan. Menurut guru pendamping, Titien Suprihatien, kegiatan tersebut merupakan bentuk aplikasi dari mata pelajaran IPA.

Masih menurut Titien, pembuatan roket air tersebut siswa membawa botol bekas air mineral dan dan untuk ujung serta sayap roketnya dari karton.

”Ini merupakan kegiatan pembelajaran MIKiR yang dilakukan di luar kelas,” ujar Titien.

Dia menambahkan, MIKiR sendiri merupakan singkatan dari Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi setelah mendapatkan pelatihan dari Tanoto Foundation. Siswa mendapatkan pembelajaran MIKiR.
”Tujuan agar siswa dapat memahami konsep tekanan pada zat cair dan gas serta tentang hukum III Newton atau hukum aksi reaksi,” tambahnya.

BACA JUGA :  Kapolres Tanjab Barat Dimutasi, Ini Penggantinya

Teori peluncuran roket air umumnya sama dengan teori melepaskan balon ke atas, roket air memberikan gaya aksi yang sangat besar pada udara dengan mendorong udara keluar dari dalam botol dan mendorong air keluar. Jumlah Air yang paling ideal untuk dimasukkan ke dalam roket adalah 1/3 botol agar menghasilkan luncuran paling jauh. Tekanan udara yg diberikan ke botol air mineral berasal dari pompa sepeda

BACA JUGA :  Kapolda Jambi : Siswa Diktukba Polri dari SAD Harus Jadi Pelopor dan Tauladan Bagi Warga SAD Lainnya

”Sehingga tekanan di luar botol sangat besar dan dapat melontarkan roket air meluncur ke atas melawan gaya gravitasi, luncuran roket merupakan konsep gerak parabola” tukasnya. Kemudian tutup botol dipasangkan klep ban.

Dirinya berharap, siswa semakin aktif dengan pembelajaran aktif tersebut,
”Saya mendapatkan banyak inspirasi tentang pembelajaran aktif setelah mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Tanoto Foundation,” pungkasnya.

Selain itu, Titien juga mengingatkan percobaan ini harus hati-hati, “karena tiba-tiba saja roket langsung meluncur, perlu kehati-hatian,” tukasnya.

Salah seorang siswa, Muhammad Syaifullah mengaku senang dengan pembelajaran tersebut, “Belajarnya menyenangkan, tidak sulit dan mudah difahami,” ungkapnya.

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Gelar Rakor dan Sosialisasi Persiapan UNBK Tingkat SMP

Pilihan Editor

Mendadak, Anggota Korem 042 Garuda Putih Jambi Dites Urine

Pendidikan

Pemkab Tanjab Barat Buka Pendaftaran Beasiswa Utusan Daerah Untuk 6 Perguruan Tinggi

Kecamatan

SMPN 1 dan TK Agri Permata Merlung Dinilai Tim Lomba Sekolah Sehat, Ini Harapan Camat Merlung

Kesehatan

Dua WNI Positif Corona, Bupati Safrial Himbau Masyarakat Tetap Waspada

Pendidikan

Hore! Pendaftaran Calon Taruna PTDI-STTD 2020 Diperpanjang Hingga 26 Juni

Peristiwa

Zulfan Korban Tenggelam Belum Ditemukan, Kerabat Baca Yasin dan Doa Bersama di Lokasi Pencarian

Pendidikan

SMPN 2 Kuala Tungkal Menguatkan Visi Unggul dalam Prestasi