YTUBE
Ironis, Ditinggal Suami Mancing Istri Masukan Duda ke dalam Rumah Haji 2023 Tanjab Barat Dapat Kuota 407 Porsi, Prioritas CJH Lansia Tim Sultan Polres Tebo Uangkap Tindak Pidana PETI Sejumlah Orang Diamankan 700 Peserta Lulus Bahan Penerimaan PPPK Formasi Guru di Tanjab Barat Nikahi Janda, Samsul Mukmin Berikan Mas Kawin Linggis

Home / Pendidikan / Pilihan Editor

Selasa, 19 Maret 2019 - 05:39 WIB

Aplikasikan Mapel IPA, Siswa SMPN di Batang Hari ini Praktik Membuat Roket Air

LINTASTUNGKAL.COM, JAMBI – Siswa kelas VIII SMPN 11 Batang Hari Jambi mengikuti kegiatan praktik baik pembelajaran tentang pembuatan roket air di sekolah setempat, Selasa, (19/03/19).

Setelah roket air tersebut selesai dibuat, kemudian diluncurkan. Menurut guru pendamping, Titien Suprihatien, kegiatan tersebut merupakan bentuk aplikasi dari mata pelajaran IPA.

Masih menurut Titien, pembuatan roket air tersebut siswa membawa botol bekas air mineral dan dan untuk ujung serta sayap roketnya dari karton.

”Ini merupakan kegiatan pembelajaran MIKiR yang dilakukan di luar kelas,” ujar Titien.

Dia menambahkan, MIKiR sendiri merupakan singkatan dari Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi setelah mendapatkan pelatihan dari Tanoto Foundation. Siswa mendapatkan pembelajaran MIKiR.
”Tujuan agar siswa dapat memahami konsep tekanan pada zat cair dan gas serta tentang hukum III Newton atau hukum aksi reaksi,” tambahnya.

Teori peluncuran roket air umumnya sama dengan teori melepaskan balon ke atas, roket air memberikan gaya aksi yang sangat besar pada udara dengan mendorong udara keluar dari dalam botol dan mendorong air keluar. Jumlah Air yang paling ideal untuk dimasukkan ke dalam roket adalah 1/3 botol agar menghasilkan luncuran paling jauh. Tekanan udara yg diberikan ke botol air mineral berasal dari pompa sepeda

”Sehingga tekanan di luar botol sangat besar dan dapat melontarkan roket air meluncur ke atas melawan gaya gravitasi, luncuran roket merupakan konsep gerak parabola” tukasnya. Kemudian tutup botol dipasangkan klep ban.

Dirinya berharap, siswa semakin aktif dengan pembelajaran aktif tersebut,
”Saya mendapatkan banyak inspirasi tentang pembelajaran aktif setelah mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Tanoto Foundation,” pungkasnya.

Selain itu, Titien juga mengingatkan percobaan ini harus hati-hati, “karena tiba-tiba saja roket langsung meluncur, perlu kehati-hatian,” tukasnya.

Salah seorang siswa, Muhammad Syaifullah mengaku senang dengan pembelajaran tersebut, “Belajarnya menyenangkan, tidak sulit dan mudah difahami,” ungkapnya.

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Tenaga Pendidik SD Kartika II-4 Yayasan Kartika Jaya Koordinator Korem 042 Gapu di Rapid Test

Muara Sabak

SDN 52/X Rano Atasi Kejenuhan Siswa dengan Pondok Baca

Pendidikan

Update Pendaftar Sekolah Kedinasan Hingga Senin 19 April 2021

Pendidikan

Bupati Tanjab Barat Beserta Istri Hadiri Syukuran dan Perpisahan Santri Ponpes Al-Baqiyatus Shalihat

Pilihan Editor

Gelar Hajatan, Warga Wajib Terapkan Prokes Ketat

Kota Jambi

Wali Kota Jambi Perpanjang Masa Sekolah di Rumah Hingga 3 Mei

Hiburan

Meriahkan HUT RI, Polres Tanjabbar Gelar Lomba Menjahit Masker Merah Putih

Pendidikan

Alhamdulillah, Pemkab Pastikan Guru Madrasah Terima Insentif Sebelum Lebaran