Bantu Pencarian Korban Tenggelam Ketua Yayasan Budhi Luhur Turunkan Alat Pendeteksi Digital

- Redaksi

Kamis, 16 Januari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : Ketua Yayasan Budhi Luhur, Budi Hartono Kusuma Tegah Melakukan Pencarian Menggunakan Kapal sambil mengendalikan Alat Deteksi, Kamis (16/01/20)

FOTO : Ketua Yayasan Budhi Luhur, Budi Hartono Kusuma Tegah Melakukan Pencarian Menggunakan Kapal sambil mengendalikan Alat Deteksi, Kamis (16/01/20)

KUALA TUNGKAL – Upaya pencarian jasad Zulfan (17) korban tenggelan di Perairan Sungai Pengabuan Kawasan Objek Wisata WFC oleh Tim SAR Gabungan, Kamis (16/01/20) telah memasuki hari ketiga atau sekitar 2 x 24 jam belum juga membuahkan hasil.

Proses pncarian selain terkendala air pasang dalam juga dan arus deras berombak, proses pencarian sempat terkendala hujan hari ini sehingga air keruh mempengaruhi jarak pandang.

Bahkan pada hari ini, Bupati Tanjab Barat Dr. H. Safrial turut serla melakukan pencarian. Area pencarian diperluas hingga 20 kilometer karena pencarian yang dilakukan sejak Zulfan (17) korban tenggelan pada, Selasa (14/01/20) sekitar pukul 17.00 WIB saat sedang bermain mandi bersama empat rekan sebanyanya, masih nihil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Yayasan Budhi Luhur, Budi Hartono Kusuma yang biasa dipanggil Joni turut serta mencari keberadaan korban dengan menggunakan armada kapal motornya menyisir dipermukaan laut

Dengan dibantu Alat Sonar (Pendeteksi-red) bawah laut miliknya, Joni berharap korban bisa terdeteksi keberadaannya. Alat deteksi ini mempunyai kamera pengintai untuk dilihat pada layar monitor dari atas kapal.

“Dengan bantuan alat ini, kita berharap bisa segera menemukan jasad korban,” kata Joni, Kamis (16/01/20).

Pantaian lintastungkal.com sore Kamis dari WFC  Tim gabungan dari Polsek KSKP, Polair, Basarnas, TNI, Tagana, BPBD beserta warga lainnya masik melakukan penyisiran diatas permukaan Sukai Pengabuan.(*)

Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Berita Terkait

Tim SAR Belum Temukan Seorang Nelayan Hilang di Ambang Luar Nipah Panjang
KM Sinar Mentari Tenggelam, Personil Binpotmar Pos TNI AL Kampung Laut Evakuasi 4 ABK
Api Diduga dari Konsleting Listrik, Satu Unit Rumah di Barito Terbakar
Hilang Kontak, 2 Nelayan Tanjab Barat Ditemukan Pihak Keluarga
Tertimpa Truk Fuso Bermuatan Tanah Seorang IRT dan 2 Anaknya di Desa Penoban Meninggal Dunia
Tenggelam di Sungai Pengabuan, Jasad Pelajar SMP di Tungkal Ulu Ditemukan
BREAKING NEWS : Satu Unit Rumah Pensiunan Polri di Dusun Mudo Terbakar Satu Penghuni Luka
Sudah Tiga Hari, Nelayan Desa Lambur yang Hilang di Perairan Ambang Luar Tanjab Timur Belum Ditemukan
Berita ini 355 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 23:31 WIB

Tim SAR Belum Temukan Seorang Nelayan Hilang di Ambang Luar Nipah Panjang

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:08 WIB

KM Sinar Mentari Tenggelam, Personil Binpotmar Pos TNI AL Kampung Laut Evakuasi 4 ABK

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:16 WIB

Api Diduga dari Konsleting Listrik, Satu Unit Rumah di Barito Terbakar

Kamis, 6 Juni 2024 - 15:14 WIB

Hilang Kontak, 2 Nelayan Tanjab Barat Ditemukan Pihak Keluarga

Selasa, 28 Mei 2024 - 19:33 WIB

Tertimpa Truk Fuso Bermuatan Tanah Seorang IRT dan 2 Anaknya di Desa Penoban Meninggal Dunia

Berita Terbaru