YTUBE
Program Kerja Kadis Dikbud Muaro Jambi, Urutan 2 Bikin Repot Guru Punya Kebiasan Ini Ini Pesan Penting Danrem 042/Gapu Saat Apel Gabungan, Prajurit Harus Tahu Calon Kades se Kecamatan Senyerang Nyatakan Sikap Deklarasi Pilkades Damai Pengamanan Pilkades Serentak 2022, Panitia Diminta Laksanakan Sesuai Protap Klasemen Sementara Liga Santri Piala Kasad 2022 di Provinsi Jambi

Home / Berita

Kamis, 1 November 2018 - 08:28 WIB

Bawaslu Tanjab Barat Copot 56 Alat Peraga Kampanye Langgar Aturan

FOTO : APK Spanduk Yang Ditertibkan Oleh Bawaslu Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

FOTO : APK Spanduk Yang Ditertibkan Oleh Bawaslu Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

KUALA TUNGKAL – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menurunkan Alat Peraga Kampanye (APK) pemilu yang menyalahi aturan perundang-undangan.

Haingga saat ini sedikitnya 56 Alat Peraga Kampanye (APK) yang ditertibkan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tanjab Barat.

Ketua Bawaslu Tanjab Barat, Hadi Siswa, S.Pd.I mengatakan sejak dimulainya masa kampanye pada 23 September 2018 lalu, pihaknya telah menertibkan 56 APK yang melanggar aturan baik berupa baliho maupun spanduk.

Ia mengatakan, sebelum dilakukan penertiban, Bawaslu terlebih menyampaikan edaran kepada masing-masing partai politik terkait penertiban alat peraga kampanye.

BACA JUGA :  Program Kerja Kadis Dikbud Muaro Jambi, Urutan 2 Bikin Repot Guru Punya Kebiasan Ini

“Ada 56 APK yang sudah kita turunkan secara berguyur oleh pengawas kecamatan di seluruh Kecamatan,” terang Hadi Siswa dikonfirmasi,” Kamis (01/11/18).

Menurut Hadi penertiban Ini komitmen Bawaslu Tanjab Barat, bahwa kewenangan badan pengawasan pemilu tingkat Kabupaten sampai kecamatan dan kelurahan yakni mengawasi dan juga mencegah dan menindak pelanggaran-pelanggaran.

“Atribut yang ditertibkan adalaah yang tidak sesuai dengan ketentuan yang ada dan letaknya berada di bahu jalan, pohon, dan tiang listrik, juga tak sesuai desain,” kata Hadi.

BACA JUGA :  Ikuti Rakorda Partai Demokrat, Ini Kata Asnawi Ketua DPC Muaro Jambi

Hadi juga menegaskan bahwa dalam PKPU 23/2018 Pasal 32 dan 33, APK yang dipasang adalah yang difasilitasi KPU, dan APK tambahan partai politik. Desain dan materinya paling sedikit memuat visi, misi dan program.

Ada pun jumlah APK tambahan sesuai kesepakatan beberapa waktu lalu (11/10/18). KPU, Bawaslu dan seluruh Parpol, maksimal 5 baliho dan 10 Spanduk untuk dipasang di desa atau kelurahan. Demikian pula zonais pemasangannya.

“Ukurannya sendiri sudah jelas 4×5 baliho dan 1,5×5 spanduk, begitupun zona pemasangannya sudah disepakati,” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Danrem 042 Gapu Hadiri Pelantikan Pengurus Perbakin Provinsi Jambi

Berita

Cegah Corona, Pelabuhan Roro Akan Ditutup Untuk Angkutan Orang

Berita

3 Saksi Sidang Kasus Dana BOS SDN 4 Kuala Tungkal Beratkan Terdakwa

Berita

Pitriya Mahasiswa UIN Jambi Terpilih Ketua Umum Kohati HMI Jambi

Berita

Dishub Lengkapi Pelabuhan Roro Kuala Tungkal dengan X-Ray

Berita

Danrem 042/Gapu Terima Rombongan KKDN Pasis Dikreg XLVI Sesko TNI TA 2019

Berita

BREAKING NEWS : Kapolres Bungo dan Kerinci Diganti, Ini Jabatan Barunya

Berita

Kantor KPU Digeledah Tim Penyidik Kejaksaan