indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Pengerjaan Sumur Bor Untuk Warga, Satgas TMMD ke-113 Datangkan Tenaga Ahli Bakti Sosial TMMD ke-113, Belasan Anak di Khitan Massal Enam Kali Tanpa Jeda Pemerintah Kota Jambi Kembali Mendapatkan Opini WTP Ini Pj Bupati Muaro Jambi, Tebo dan Sarolangun AHY: Demokrat Akan Berkoalisi Untuk Melakukan Perubahan Lebih Baik di Indonesia

Home / Kesehatan

Rabu, 16 Oktober 2019 - 17:15 WIB

Belasan Kasus DBD Ditemukan Di Tanjab Barat

FOTO : Kegiatan Foging Di Kecamatan Tungkal Ilir, Dok. Dinkes Tanjab Barat

FOTO : Kegiatan Foging Di Kecamatan Tungkal Ilir, Dok. Dinkes Tanjab Barat

KUALA TUNGKAL – Demam Berdarah Dengue (DBD) akibat nyamuk Aides Aigepty mulai menyerang warga sejumlah kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat pertengahan Oktober 2019.

Berdasarkan data mingguan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjab Barat dari 16 Puskesmas se Tanjab Barat ditemukan ada 11 Kasus. Kasus terbanyak ditemukan di Puskesmas Kuala Tungkal I yakni 5 kasus.

Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Tanjab Barat dr. Johanes mengakui jika ada warga yang terkena Demam Berdarah Dengue.

“Memang sudah ada yang warga terserang DBD dan sempat dirawat ke RSUD KH Daud Arif,” tutur Johwnes, Rabu (16/10/19).

Johanes membeberkan, jika pasien penderita DBD yang sempat di rawat di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, kondisinya kini sudah semakin membaik.

Menindaklanjuti hal itu, Johanes mengatakan sudah menjadi perhatian pihaknya dan telah menurunkan tim pengendali seluruh Puskesmas kelapangan untuk melakukan fogging agar penyebaran DBD segera diatasi dan tidak meluas.

“Di Tungkal Ilir sudah dilakukan penyuluhan, pemberian abate dan fogging. Kemudian di Parit Pudin juga diberikan penyuluhan dan tindakan PE,” sebut Johanes.

Kendati demikian, pihaknya mengimbau masyarakat memantau dan mewaspadai penyebaran penyakit BDB tersebut di lingkungannya.

Menurutnya pencegahan demam berdarah yang paling efektif dan efisien sampai saat ini adalah kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3 M Plus.

Dia mengatakan, penyakit DBD seringkali merebak saat peralihan musim seperti pada bulan ini. Kondisi cuaca memasuki musim hujan ini, mendukung perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegepty yang pembawa penyakit DBD.

“Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk aktif dalam gerakan pembasmian sarang nyamuk (PSN). Gerakan PSN secara mandiri jauh lebih efektif dibandingkan langkah pengasapan (fogging),” pungkas Johanes.(bs)

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Wujudkan Herd Immunity di Lingkungan Ponpes, Polres Bersama Nakes Vaksin Para Santri

Berita OPD

Dinkes Tanjab Barat Intensifkan Penanggulangan Wabah DBD

Covid-19

UPDATE Kasus Corona 11 Kabupaten/Kota Provinsi Jambi Hari Ini

Kesehatan

Sempat Kehabisan Stok Vaksin, Andi Pada: Kita Sudah Ajukan 3.000 Dosis

Kesehatan

Penderita HIV Aids di Tanjab Barat Tercatat 94 Kasus

Investigasi

RSUD Daud Arif Musnahkan Obat-obatan Kedaluwarsa Senilai Rp 370 Juta

Kesehatan

Kunjungi Balita Gizi Buruk di RS Daud Arif, Kapolres Tanjabbar Berikan Tali Asih Bhayangkara

Kesehatan

Fokuskan Tracing dan Screening Swab pada Karyawan, RSUD KH Daud Arif Tutup Sementara Layanan IGD