Berkah Lebaran, Penambang Perahu di Kuala Indah Panen Rezeki

  • Whatsapp
FOTO : Suasana Ramainya Peyebrangan Di Dermaga Penyebrangan Desa Kuala Indah Kecamatan Kuala Betara, Minggu (17/06/18)

KUALA BETARA – Libur Lebaran Idul Fitri 1439 H membawa rezeki tersendiri bagi para penambang perahu di Desa Kuala Indah dan Desa Sungai Gebar yang menjalankan saja penyebrangan perahu di Sungai Betara. Pasalnya sejak H-3 Lebaran hingga H+3, penambang perahu penyebrangan Sungai Betara panen penumpang, sehari bisa menuai pendapatan Rp 3 juta hingga Rp 4 juta.

Pantauan lintastungkal.com hari ini, Minggu (17/06/18) sekitar pukul 15.00 WIB nampak para penumpang yang ingin menyebrang menggunakan jasa perahu penyebrangan mengalami antrian.

Berita Lainnya

Masri, warga Kuala Indah yang juga salah satu anggota penambang perahu menuturkan sejak kemarin dan hari ini lebih ramai dari biasanya. Seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Hari kedua lebaran dengan hari ini sangat ramai, sebelumnya empat dan tiga hari jelang lebaran juga ramai,” ungkap Masri di Dermaga Penyebrangan Kuala Indah, Minggu (17/06/18).

Menurut penuturan pak Masri, kemarin dan hari ini hampir 2.000 ribuan kendaraan sepeda motor yang menyebrang baik dari Kuala Tungkal maupun sebaliknya.

“Hari ini saja mungkin hampir 500 kendaraan, baik dari tungkal maupun dari darat ke tungkal,” katanya.

Dijelaskannya, penumpang yang ingin menyeberang taripnya sama 1 sepeda motor beserta orangnya 10 ribu rupiah. Tarif tersebut berlaku apakah air pasang ataupun surut tetap sepuluh ribu.

“Sekali naik nyebrang, penumpang hanya perlu membayar Rp 10.000 per motor serta orangnya. Kalau orang saja tampa kendaraan Rp 1.000,” kata dia.

Ramai masyarakat menyebrang berlenbaran ke kampung halaman selama libur Lebaran ini diperkirakan terjadi hingga H+7 pasalnya libur tahun ini cukup panjang.

Salah satu warga Selamat, mengatakan penyebrangan di Kuala Indah ke Parit Gantung Desa Sungai Gebar ini memang merupakan jalan altrnatif yang terdekat untuk menjangkau ke desa-desa lainnya hingga ke Desa Pangkal Duri jika dibanding menyebrang melalui Desa Teluk sialang atau Parit Deli ditunjang pula oleh akses jalan setapak yang relatif bagus.

“Tarif penyebrangan juga murah sejak dulu 10 ribu per motor sudah include semua orangnya, seorang kah atau sekeluarga, jadi yang mereka hitung kendaraannya,” tukasnya.(*)

Berita terkait