LIVE
Inovasi Pusling Library Goes To Blok Hunian Lapas Kelas II B Kuala Tungkal Kapolri Ungkap Alasan Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri Bupati Anwar Sadat Lepas 123 Kafilah MTQ ke 50 Tanjab Barat Umy Hj. Fadhilah Sadat Tinjau Kesiapan Beberapa Spot Lokasi Sentra Promosi MTQ Atlet Dayung Jambi Sabet Mendali Perak di PON XX Papua

Home / Advetorial

Selasa, 29 Januari 2019 - 16:11 WIB

Bersama 7 Bupati, Safrial Tandatangani Deklarasi Kawasan Konservasi

LINTASTUNGKAL.COM, KUALA TUNGKAL – Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr Ir H Safrial, MS bersama 7 Kepala Daerah yang masuk dalam Daerah Kawasan Konservasi menandatangani Deklarasi Kaukus Kabupaten Konservasi di Bone Bolongo, Selasa (29/01/19).

Ketujuh kepala daerah tersebut ialah Bupati Tanjab Barat DR. Ir. H. Safrial, MS, Bupati Bone Bolango, Bupati Halmahera Timur Muhammad Din, Bupati Manokwari Selatan, Wempi Rengkung, Wabup Tojounauna, Admis A.S Lasimpala, Wabup Sumba Tengah, Danial Landa, Wabup Luwu Utara, Muh Thahar Rum dan Sekretaris Kabupaten Bolaang Mogondow, Tahlis Galang.

BACA JUGA :  Wakil Bupati Tanjabbar Hentikan Pembangunan Oprit Jembatan Parit Gompong

Penandatangan kesepakatan bersama ini merupakan bagian dari tindak lanjut isu tentang kabupaten konservasi yang telah dimulai sejak tahun 2004 lalu.

Dijelaskan pula komitmen berasama antara daerah ini muncul menyusul adanya kebijakan otonomi penyelenggaraan sektor kehutanan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Urgensi pembentukan Kabupaten konservasi tersebut mulai terasa dibutuhkan disebabkan oleh lemahnya kemampuan daerah dan pusat dalam mengendalikan kerusakan sumber daya alam (SDA).

BACA JUGA :  Sempat Dikabarkan Hilang Misterius, Kaur Umum Desa Kelagian Akhirnya Ditemukan

Dimana selama ini pemerintah pusat dan pemerintah daerah bekerja secara parsial dalam pengelolaan SDA pemerintah daerah yang mempunyai kawasan konservasi dimana merasa terbebani dengan keberadaan kawasan konservasi yang berada di wilayah administrasi sementara setiap tahunnya kawasan konservasi yang berada di wilayah kabupaten mengalami degradasi.

“Berdasarkan hal tersebut kami mewakili wilayah yang mempunyai sumber daya hutan dan seluruh Indonesia mendeklarasikan satu pendorong kebijakan Kabupaten Konservask dalam bentuk rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN Periode 2020-2025). Sehingga kedepannya bisa menjadi program Nasional,” ujar Bupati Tanjabbar Safrial bersama 7 Kepala Daerah, Selasa (29/1/2019).

BACA JUGA :  Umy Hj. Fadhilah Sadat Tinjau Kesiapan Beberapa Spot Lokasi Sentra Promosi MTQ

Tahapan berikutnya, mendorong isu kebijakan Kabupaten konservasi bukan menjadi sebatas isu sektoral dan mendorong reformasi instrumen kebijakan Kabupaten konservasi di daerah berdasarkan karakteristik sumber daya alam yg dimiliki.

“Karena Pemerintah Daerah yang mempunyai kawasan konservasi sekaligus berkomitmen untuk menjadi bagian dari pembangunan kawasan konservasi daerah,” tandas Safrial secara bersama kemarin.

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Advetorial

Danrem 042 Gapu Pimpin Sertijab Tiga Dandim

Advetorial

Kapolres Tanjab Barat Apresiasi Remaja Masjid dan FPI Sepakat Tiadakan Aksi Takbir Keliling

Advetorial

Bupati Tanjab Barat Serahkan 185 SK CPNS Tahun 2018

Advetorial

Wabup Hairan Hadiri Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan 2021

Advetorial

Kapolres Tanjab Barat Hadiri Pelantikan Pimpinan DPRD Definitif

Advetorial

Desa Tungkal I Dinilai Oleh Tim Penilai Lomba P2W-KSS Provinsi Jambi

Advetorial

BKPSDM Tanjab Barat Bekali Tryout CAT SKD Kepada 68 Calon Taruna STTD

Advetorial

Perkuat Integritas TNI, Ini Arahan Asintel Kasdam II/Swj Pada Personel Intel Jajaran Korem 042/Gapu