YTUBE
Bupati Tanjab Barat Launching Internet Gratis di Ruang Publik Ketua Bhayangkari Jambi Kunjungi Tahanan Wanita di Lapuanja Penutupan Pembinaan Tradisi dan Pembaretan Bintara Remaja Brimob Polda Jambi Safari Jum’at di Bram Itam Kanan, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Ini Twibbon HUT TNI KE 77 Tahun 2022

Home / Nasional

Jumat, 16 September 2022 - 00:21 WIB

Bjorka Gelitik Pemerintah Indonesia Salah Tangkap Penjual Es di Madiun

Bjorka Kembali Aktif! Singgung Pemerintah Indonesia yang Tangkap Pemuda Madiun. FOTO : Media Sosial/Twitter/Net

Bjorka Kembali Aktif! Singgung Pemerintah Indonesia yang Tangkap Pemuda Madiun. FOTO : Media Sosial/Twitter/Net

JAKARTA – Pemuda asal Kabupaten Madiun, Jawa Timur MAH (21) ditangkap oleh tim Cyber Mabes Polri diduga terkait dengan peretas bjorka pada Rabu (14/9/22).

Pemuda warga Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Madiun itu diperiksa di Mapolsek Dagangan.

Camat Dagangan Tarji membenarkan adanya salah satu warga yang diamankan Tim Cyber Mabes Polri, dikutip dari Detik, Kamis (15/9/22).

Atas penangkapan itu, pihak keluarga tak percaya anaknya terlibat peretasan karena keseharian pemuda itu adalah penjual es.

Ibu pemuda itu menuturkan anaknya tidak mempunyai kemampuan meretas dan hanya lulusan Madrasah Aliyah Kembang Sawit Madiun 2020 lalu.

BACA JUGA :  Fashion Street Batik Tanjab Barat Sambut Hari Barik Nasional Tahun 2022

Di rumahnya ia juga tak mempunyai perangkat komputer atau laptop dan hanya memiliki satu buah ponsel.

Mabes Polri membenarkan seorang pemuda di Madiun bernama MAH ditangkap Rabu petang  karena diduga sebagai peretas bjorka.

Meski demikian, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyebut timsus belum bisa menyimpulkan apakah yang bersangkutan itu benar seorang hacker atau peretas (bjorka).

Pasca penangkapan itu, Bjorka pada unggahannya di Breached.to buka suara menyentil pemerintah Indonesia terkait identifikasi tersebut. Menurutnya informasi sosok Bjorka salah.

BACA JUGA :  Jalin Tali Kasih, Satgas Yonif R 321/GT/13/1 Kostrad Berbagi Makanan Kepada Warga di Pedalaman Papua

Dia bahkan menyebut akun Twitter Dark Tracer telah menyebarkan misinformasi dan menyalahkan Dark Tracer telah memberikan informasi yang salah terkait anak tersebut.

“LOL, Pemerintah Indonesia mereka mereka telah mengidentifikasi saya berdasarkan misinformasi dari Dark Tracer (twitter.com/darktracer_int), yang menyediakan layanan palsu pada pemerintah Indonesia. Anak ini sekarang ditangkap dan diinterogasi oleh pemerintah Indonesia. Untuk Dark Tracer, ini kesalahan Anda telah memberikan informasi yang salah pada para idiot itu”.(Edt)

Share :

Baca Juga

Berita

Pasca Tes SKD, Pelamar CPNS di Tanjabbar Cemas, Ini Masalahnya

Nasional

Nama-Nama yang Lolos Calon Anggota Dewan Pers 2022-2025

Nasional

Polisi Ngak Boleh Berfoto dengan Gaya Ini Selama Pilkada

Berita

Peserta Tes SKD CPNS 2019 Jambi Harus Fahami Aturan Ini

Nasional

Natal, 11.669 Napi Dapat Remisi, 195 Langsung Bebas

Nasional

Bareskrim Pastikan Penghina Tenggelamnya KRI Nanggala 402 Dipidana

Nasional

Ketentuan Cuti ASN Pada Masa Idul Fitri 1443 H

Nasional

AKBP Jerry Raymond Siagian Diberhentikan Tidak Hormat dari Polri