YTUBE
Warga Minta Lubang Galian Jargas Ditimbun Lagi, Begini Kata Pengawas dan Pemda Tak Ada Sepakbola Seharga Nyawa Manusia, AHY Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan Nabi Muhammad SAW Sosok Teladan yang Agung Sepeda Santai HUT TNI KE 77 Kodim Tanjab Super Meriah Berhadiah Sepeda Motor Warga Tebo Harus Tahu, Polisi Akan Gelar Operasi Zebra Mulai 3 Oktober, Ini 7 Pelanggaran Disasar

Home / Advetorial / Berita OPD

Jumat, 5 Juli 2019 - 05:46 WIB

BKAD Tanjab Barat Gelar Sosialisasi Ranperda APBD Perubahaan Tahun Anggaran 2019

 

KUALA TUNGKAL – Pemkab Tanjabbar melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) mengelar Sosialisasi Ranperda Tentang APBD Perubahaan Tahun Anggaran 2019, Jumat (05/6).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wabup Drs. H Amir Sakib di Aula Pola Utama Kantor Bupati Kabupaten Tanjsb Barat.

Dalam sambutannya Amir Sakib menyampaikan bahwa Sosialisasi ini merupakan salah satu rangkaian dari tahapan proses penyusunan apbd perubahan yang mana sebelumnya sudah sama -sama kita ketahui bahwa pemerintah daerah dengan dewan perwakilan rakyat daerah telah menyepakati kebijakan umum perubahan anggaran dan prioritas plafon anggaran tahun 2019.

“Melalui sosialisasi ini semua unsur masyarakat di Tanjabbar dapat ikut terlibat dan memantau setiap pembangunan yang dilakukan oleh Pemkab Tanjabbar. Sehingga semua kebijakan yang akan dilakukan dapat terarah dan tentunya mampu menyerap kebutuhan utama masyarakat,” ujarnya.

Selanjutnya kata wabup, menjelaskan bahwa perubahan anggaran pendapatan dan belanja serta pembiayaan daerah tahun anggaran 2019 yang disebabkan adanya silpa tahun anggaran 2018.

Terkait Perubahan APBD, dipaparkan Wabup, secara makro struktur dari APBD Perubahan tahun 2019, bahwa sebelumnya pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp. 1.545.726.286.084 menjadi sebesar Rp. 1.532.912.792.851, atau mengalami penurunan Rp. 12.813.493.233, atau turun sebesar 0,83 persen.

Kemudian dari komponen belanja daerah dianggarkan sebesar Rp. 1.568.057.751.443 setelah perubahan menjadi Rp.1.799.341.587.321 atau mengalami kenaikan sebesar Rp. 231.283.835.878 atau naik sebesar 14.75 persen.

“Pada sub komponen BL atau BP dilakukan strategi skala prioritas dan singkrorinasi, terutama pada BL disektor infrastruktur publik dan infrastruktur penunjang pertumbuhan ekonomi, pembangunan drainase dan peningkatan kapasitas SDM masyarakat Tanjung jabung barat,” jelasnya.

Lanjut Wabup, pada komponen pembiayaan daerah sebelum perubahan Rp. 22. 331.465.359 setelah perubahan sebesar Rp. 226.428.794.470 atau naik sebesar 1,09 persen yabg bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun 2018.

Sementara Ketua Panitia Ahmad Jais, SE mengatakan sosialisasi Ranperda perubahan APBD 2019 ini sangat penting, karena terkait adanya perubahan kebijakan pemerintah dan dalam mengoptimalkan prioritas pembangunan Tanjabbar ke depan.

“Semoga sosialisasi ini, semua unsur masyrakat di kabupaten tanjug jabung barat dapat ikut terlibat dan memantau setiap pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah kabupaten Tanjung jabung barat serta dapat bermanfaat bagi kita semua, dalam rangka mewujudkan pengelolaan keungan daerah yang senantiasa transparan, akuntabel dan partisipatif tentunya,” harapnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini para Stai Ahli, Asisten, Kepala BPKAD Drs. Rajiun Sitohang, MM dan Kabid Anggaran BPKAD Ahmad. Jais, SE selaku Ketua Panitia Sosialisasi, Para kepala OPD, Para Kabag, para Camat, Perwakilan Koni, LSM, pers serta undangan lainya. (Hms)

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Advetorial

Bupati Masnah Buka Pelatihan Juru Sembelih Halal Indenesia Kabupaten Muaro Jambi

Advetorial

DPC BMI Tanjab Barat Ucapkan Selamat Kepada H Abdullah

Advetorial

Koordinasi Pelaksanaan SSDN, Lemhanas RI Temui Bupati Safrial

Advetorial

Wabup Amir Sakib Enam Pejabat RSUD dan Perindag

Advetorial

Ketua Bawaslu Tanjabbar Lantik 39 Anggota Panwascam Terpilih

Advetorial

Nur Hilmi Terpilih Sebagai Ketua RT 020 Kelurahan Patunas

Advetorial

Bersama Gubernur, Danrem 042 Gapu Hadiri Peringatan Tahun Baru Hijriyah 1442 H

Advetorial

MCW NU Kecamatan Betara Gelar Dzikir Kebangsaan dan Peringatan Hari Santri Nasional