indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Warga Suak Labu Heboh Bunga Bangkai Tumbuh di Pekarangan Rumah Besok, Bachyuni Deliansyah Dilantik Jadi Pj Bupati Muaro Jambi Pengerjaan Sumur Bor Untuk Warga, Satgas TMMD ke-113 Datangkan Tenaga Ahli Bakti Sosial TMMD ke-113, Belasan Anak di Khitan Massal Enam Kali Tanpa Jeda Pemerintah Kota Jambi Kembali Mendapatkan Opini WTP

Home / Advetorial / Nasional

Selasa, 18 Juni 2019 - 09:52 WIB

Bupati Safrial Jadi Nasasumber FGD Revitalisasi Kemitraan Program Prukades di Jakarta

JAKARTA – Bupati Safrial menjadi narasumber di Focus Group Discussion Revitalisasi Kemitraan Program Prukades (Produk Unggulan Kawasan Pedesaan) di Aula Grand Sahid Jaya – Jakarta, Selasa (18/6/2019)

SafrIal menjadi Narasumber dalam Peran kepala daerah dalam mensukseskan kemitraan program desa Makmur peduli api dengan mengembangkan potensi kompos sebagai produk unggulan kawasan pedesaan.

Pada kesempatan tersebut bupati menyampaikan gambaran umum kabupaten Tanjung Jabung Barat yang terletak di pesisir pantai timur Provinsi Jambi.

“Potensi wilayah kabupaten Tanjab Barat merupakan kawasan strategis dari sudut ekonomi, kepentingan sosial dan budaya, serta lingkungan,” terangnya.

Potensi lain seperti perkebunan seperti kelapa dalam (54.737 ha), kelapa sawit (63.554 ha), kopi (2.873 ha) dan potensi alam berupa bakau dan gambut.

Safrial menyampaikan program peduli api dengan menggalakkan kelompok-kelompok masyarakat.

BACA JUGA :  AHY: Demokrat Akan Berkoalisi Untuk Melakukan Perubahan Lebih Baik di Indonesia

“Kita buat kelompok masyarakat peduli api, seperti Satgas KARHUTLA di tiap Kecamatan (Terdiri dari Unsur Muspika), Pos Pemadam Kebakaran di dua Kecamatan Tungkal Ilir dan Pengabuan,  DESTANA (Desa Tangguh Bencana), SIGAHKAR (Siaga Pencegahan Kebakaran),” katanya.

Sementara untuk potensi produk unggulan kawasan pedesaan (Purkades) seperti Pupuk Kompos dari Limbah Sawit, memenuhi kebutuhan kompos dari Perusahaan HTI sebesar 15.000 s.d 18.000 ton per bulan.

Lokasi yang menjadi Prukades dengan produk unggulan terdiri dari Kompos berada di Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

“Dari sembilan desa yang berada di Tebing Tinggi yang ditetapkan tiga desa sebagai kawasan kompos, yaitu Desa Dataran Kempas, Desa Delima, dan Desa Purwodadi,” terangnya.

BACA JUGA :  Ini Nama-Nama Pejabat Eselon III dan IV Dilantik Sekda Muaro Jambi

Kedepannya kompos akan dibuat dalam bentuk granular lebih (butiran / biji) memudahkan pemasaran karena lebih diminati. Membuat kemasan standar untuk dijual di pasar umum atau pasar rakyat.

Produksi perbulan 3.200 ton, harga dasar Rp1.135, – per kilo maka omset perbulan dari prukades kompos adalah 3,6 Milyar per bulan atau 43,2 Milyar Pertahun PAD (Pendapatan Asli Desa) di APBDes Tahun 2018, Desa Dataran Kempas sebesar Rp. 73 Juta, Sementara desa Delima sebesar Rp. 135 Juta

Dengan Prukades Kompos berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat dengan menurunnya angka kemiskinan.

Sejak dimulainya usaha produksi kompos 6 oktober 2016) lalu memiliki dampak sosial terhadap angka kriminal pencurian tandan sawit  di kawasan prukades menjadi berkurang bahkan tidak ada. (Hms)

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Terus Turun, Sebanyak 78 Scapa AD Dinyatakan Negatif Covid-19

Nasional

Gaji ke-13 PNS Cair Agustus, Tanggal Berapa?

Advetorial

Bupati Safrial Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-74 RI

Advetorial

Danrem 042/Gapu Ikuti Apel Komandan Satuan Kodam II/Sriwijaya

Nasional

KONI dan PWI Pusat Sambut Baik Peluncuran Aplikasi SPORTBLOCK

Berita

Ini yang Perlu Diketahui dan Disiapkan Menghadapi Tes SKD CPNS 2019

Nasional

Peduli Terhadap Pekerja Wanita, PetroChina Gelar Virtual Meeting Perawatan Diri dan Kulit

Advetorial

Camat Betara Lantik Direktur BUMDes Bersama