indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Kasrem 042/Gapu Hadiri Simulasi Sispamkota Kajari Tanjab Barat Pimpin Sertijab Kasi Intel TNI Bersama Warga Bahu Membahu Perbaiki Jembatan yang Rusak 12 Orang Kepala Desa se Kecamatan Muaro Sebo Dikukuhkan Sebagai Pemangku Adat Penyuluhan Wasbang Membina Komponen Masyarakat Cinta Tanah Air

Home / Advetorial

Selasa, 22 Oktober 2019 - 12:01 WIB

Bupati Safrial Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2019

KUALA TUNGKAL – Bupati Tanjab Barat Dr. Ir. H. Safrial MS pimpin upacara Hari Santri Nasional 2019 yang dilaksanakan di halaman Pondok Pesantren Al-Baqiayatus Shalihat, Selasa (22/10/19).

Peringatan Hari Santri Nasional 2019 ini mengangkat tema “Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia” ini. Membacakan sambutan Menteri Agama, Bupati menjelaskan Isu perdamaian diangkat berdasarkan fakta bahwa Pondok pesantren merupakan laboratorium perdamaian. selain itu pesantren juga merupakan tempat menyemai ajaran islam rahamatanlilalamin, islam ramah dan moderat dalam beragama.

“Setidaknya ada alasan dan dasar mengapa pesantren disebut laboratorium perdamaian antara lain kesadaran harmoni beragama dan berbangsa, mengaji dan mengkaji, santri diajarkan untuk Khidmah (pengabdian), pendidikan kemandirian, kerja sama dan saling membantu dikalangan santri, gerakan komunitas seperti kesenian dan sastra yang tumbuh di pesantren, merawat khazanah kearifan lokal, prinsip masalah (kepentingan umum) serta penanaman spritural,” kata Bupati.

Lebih lanjut Safrial mengatakan peringatan hari santri nasional 2019 ini terasa istimewa dengan hadirnya UU nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Hal ini disebabkan UU ini memastikan bahwa pesantren tidak hanya terbatas pada mengembangkan fungsi pendidikan, fungsi dakwah dan fungsi pengabdian kepada masyarakat.

“Dengan Undang-Undang, Negara hadir untuk memberikan rekognisi, afirmasi dan fasilitas kepada pesantren dengan tetap menjaga kekhasan dan kemandiriannya, tamatan pesantren memiliki hak yang sama dengan tamatan lembaga lainya,” tambahnya.

Usai kegiatan upacara peringatan Hari Santri Nasional yang Turut dihadiri Wakil Bupati Drs. H. Amir Sakib, Sekda Ir. Agus Sanusi, unsur forkompimda, Kementrian Agama Tanjab Barat, Kapolsek Tungkal Ilir, Pengurus Pondok Pesantren, dan para Santri ini, juga digelar pawai mengelilingi kota Kuala Tungkal oleh para Santri.

Share :

Baca Juga

Covid-19

Antisipasi, Pemkab Tanjab Barat Siapkan Lahan TPU Khusus Jenazah Covid-19

Advetorial

DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna Serah Terima Jabatan Bupati dan Wakil Bupati

Advetorial

Bupati Kukuhkan Pengurus TP. PKK Kabupaten Tanjab Barat Periode 2021-2024

Advetorial

TP PKK Provinsi Jambi dan Tanjab Barat Tanam Pohon di Arena MTQ

Advetorial

Bupati Tanjabbar Terima Silaturrahmi Perwakilan Forum Honorer

Advetorial

Bupati Safrial Tutup Kegiatan Diksar Menwa Sulthan Thaha Jambi Ke XII

Advetorial

Natal dan Tahun Baru Polisi Akan Sisir Penjual Petasan dan Kembang Api

Advetorial

Wawan Setiawan Resmi Jabatan Kasi Pidum Kejari Tanjab Barat