indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Tinjau Progres TMMD ke-113, Tim Wasev Mabes TNI AD Hadir di Bukit Indah dan Sungai Muluk Pemprov Jambi Terima WTP dari BPK yang ke 10 Seminar Pelayanan Publik, Diharapkan Menunjang Kegiatan Kemasyarakatan Kebakaran di Kampung Nelayan 4 Rumah Ludes 2 Rusak Berat BREAKING NEWS : Musibah Kebakaran Landa Parit 4 Kampung Nelayan Tanjab Barat

Home / Daerah / Ekonomi

Minggu, 17 Februari 2019 - 18:03 WIB

Bupati Safrial Terus Cari Solusi Fluktuasi Harga Kelapa Bersama KOPEK

LINTASTUNGKAL.COM, KARANGASEM  – Bupati Tanjung Jabung Barat, DR. Ir. H. Safrial, MS terus mencari solusi untuk menstabilkan harga komuditi Kelapa Dalam di Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama forum KOPEK.

Untuk itu, dirinya bersama Kabupaten penghasil Kepala di Indonesia mengikuti rapat Pemantapan Koalisi Kabupaten Penghasil Kelapa atau KOPEK yang diselenggarakan di Kabupaten Karangasem, Bali, Jumat (15/02/19).

Dimana forum ini berupaya mendorong industrialisasi komoditi kelapa Indonesia guna mendukung diversifikasi produk kelapa bernilai tambah serta membahas persiapan Festival Kelapa Dunia Ke 3 tahun 2019.

Usai rapat Safrial mengemukakan, komitmennya untuk terus berupaya mencarikan solusi atas problema harga kelapa masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

“Saat ini, kami serius dan fokus mencari solusi fluktuasi harga kelapa. Berbagai langkah telah kita tempuh bersama forum KOPEK ini,” jelas Safrial.

Dari hasil rapat ini, sambung Safrial, sejumlah terobosan program untuk mengatasi persoalan harga kelapa telah disusun, dan tengah memasuki tahapan pelaksanaan, salah satunya adalah Program Pengolahan Produk Turunan Kelapa yang diintegrasikan dengan penerapan Sistem Resi Gudang.

“Semoga dengan prorgam Pengolahan Produk Turunan Kelapa ini nantinya, sektor perkebunan kelapa, khususnya di Kabupaten Tanjab Barat menjadi lebih prospektif. Potensi peningkatan harga kelapa di level petani menjadi lebih besar. Karena pengolahan kelapa menjadi barang jadi atau setengah jadi berada di tangan masyarakat,” harap Safrial.

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Peringati Tahun Baru Islam 1443 H dan HUT Kabupaten Ke 56, Pemkab Tanjabbar Gelar Sholawat dan Doa Bersama

Muaro Jambi

Bupati Muaro Jambi Resmikan Pabrik AMDK dan Air Rasa PT Afresh Indonesia

Tanjab Barat

Kapolres Bersama Dandim Pimpin Briefing Gugus Tugas Covid-19 Tanjabbar

Kota Jambi

Makan Minum di Tempat Sudah Boleh di Kota Jambi Dengan Ketentuan

Tanjab Barat

KPU Tanjabbar Distribusikan Logistik Pilkada ke PPK

Provinsi Jambi

Danrem 042/Gapu Dampingi Pj Gubernur Jambi Tinjau Pos Sekat Perbatasan Jambi-Sumsel

Tanjab Barat

Dua WBP Lapas Kuala Tungkal Menerima Remisi di Hari Raya Waisak

Muaro Jambi

Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Geng Motor Polsek Sungai Gelam Lakukan Ini