by

Bupati Tanjab Barat Pimpin Rakor Antisipasi Karhutla Untuk Asian Game 2018

= 187

LINTASTUNGKAL.COM, KUALA TUNGKAL – Untuk memberikan rasa aman dan nyaman suksesnya pelaksanaan Asean Game 2018 dari dampak polusi udara kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan.

Pemkab Tanjab Barat menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa (26/06/18).

Hal itu diungkapkan Bupati Tanjab Barat DR. Ir. H. Safrial, MS saat membuka rakor yang dihadiri oleh Pimpinan Forkompimda setempat, Sekda dan BMGK Provinsi Jambi serta kepala OPD, Camat dan Pimpinan Perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Tanjab Barat.

Bupati H. Safrial menegaskan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan terus diupayakan pemerintah sebagai salah satu program nasional tahun 2018. Yaitu dalam rangka mensukseskan event akbar Asian Games yang akan digelar di Jakarta dan Palembang pada Agustu mendatang.

“Asian Games 2018 ini merupakan kesempatan besar untuk mempromosikan Indonesia dalam berbagai hal khususnya kebudayaan dan pariwisata” ujar Bupati.

Bupati menambahkan, susksesnya penyelenggaraan Asian Games merupakan tanggungjawab bersama baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, TNI/Polri, serta seluruh masyarakat Indonesia.

“Tentunya kita harus bersama-sama mengantisipasi kemunculan berbagai hal yang buruk yang dapat mengganggu perhelatan Asian Games 2018 salah satunya kabut asap dampak dari kebakaran hutan dan lahan,” kata Bupati Safrial.

Lebih lanjut Safrial menuturkan bahwa mulai tanggal 18 Agustus sampai 2 September 2018 Kota Palembang dan Jakarta menjadi tuan rumah Asian Games ke 18 tahun ini.

Dimana menurut Bupati H. Safrial, pada bulan tersebut pada tahun sebelumnya merupakan puncak musim kemarau yang rawan karhutla, oleh karena itu perlu upaya yang keras dan bersama-sama dari semua stakeholder di tingkat Nasional, Provinsi dan kabupaten/kota untuk mencegah jangan sampai terjadi Karhutla.

“Untuk itu kepada BPBD, para camat dan stake holder lainnya saya ingatkan agar senantiasa memantau titik kerawanan hotspot di wilayah masing-masing,” tukas Safrial.

Editor : Tim Redaksi

Comments on Facebook

Berita Terbaru