YTUBE
Sampaikan Aspirasi, Puluhan Nelayan Tanjab Barat Duduk Bersama di Rumah Ahmad Jahfar Maling HP dan Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram, Dua Pemuda di Tanjab Barat Diamankan Polisi Pengumuman PPPK Guru Diundur, Guru Honorer Tanjabbar Kecewa Lahan di Betara Terbakar, PetroChina Sigap Bantu Pemadaman Api 10 Fakta Aborsi Maut Ibu dan Bayi di Kamar Hotel Kuala Tungkal

Home / Berita / Pilihan Editor

Kamis, 18 Juli 2019 - 14:13 WIB

Bupati Tanjab Barat Ucapkan Terima Kasih Kepada TNI Polri Atas Tindakan Tegas Terhadap Kelompok SMB Muslim Cs

KUALA TUNGKAL – Bupati Tanjung Jabung Barat H. Safrial dengan tegas menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI-Polri khususnya jajaran Korem 042 Gapu dan Polda Jambi atas tindakan tegas penegakan hukum dan mengamankan kelompok Muslim CS hari ini, Kamis (18/07/19).

Menurut Bupati Safrial apa yang dilakukan oleh sekelompok warga yang menamakan Serikat Mandiri Batanghari (SMB) Jambi dipimpin Muslim CS jelas melanggar hukum dan mengganggu ketentraman masyarakat.

“Selain itu yang jelas lagi kerusuhan semacam ini dapat mengganggu iklim investasi di Provinsi Jambi khususnya Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” ungkap Bupati H. Safrial, Kamis (18/07/19).

Ditegaskan H. Safrial terhadap kelompok semacam ini Hukum wajib di tegakkan, ini tidak bisa dibiarkan.  tidak boleh kalah dengan Premanisme. Pasalnya hukum kelompok ini tidak hanya melakukan pembakaran lahan, pengrusakan fasillitas perusahan di Distrik VII PT WKS serta pembantaian terhadap Satgas Karhutla Terpadu yang terdiri dari gabungan TRC Damkar PT.WKS, Personel Polri, Babinsa dan Tim Satgas monitoring Karhutla Korem 042/Gapu.

BACA JUGA :  Sampaikan Aspirasi, Puluhan Nelayan Tanjab Barat Duduk Bersama di Rumah Ahmad Jahfar

“Sekali lagi saya apresiasi dan terima kasih pak Danrem dan Kapolda dan jajaran yang sudah berhasil mengamankan kelompok ini, semoga dengan tindakan tegas ini, Jambi akan selalu kondusif khususnya Kabupaten Tanjab Barat” ujar Bupati H. Safrial.

Sebagaimana diberitakan peristiwa serangan oleh SBM terhadap satgas karhutla terjadi pada Sabtu, tanggal 13 Juli 2019 sekita 60 orang dari kelompok SMB dipimpin Muslim merangsek masuk ke Distrik VIII untuk mencari Tim pemadam yang memadamkan api. Tak hanya sampai disitu, mereka juga melakukan perusakan.

BACA JUGA :  Reses di Desa Lubuk Terentang Ketua DPRD Tanjab Barat Serap Aspirasi Masyarakat

Pada saat kedatangan kelompok SMB, Anggota Satgas monitoring Karhutla Korem dan Anggota Polri melihat adanya kemungkinan kelompok tersebut akan melakukan pembakaran lahan lagi karena membawa senjata rakitan dan senjata tajam dan alat-alat lainnya, berusaha melakukan komunikasi untuk mencegah dan menghimbau kelompok tersebut dan bahwa pembakaran dapat berdampak luas, namun kelompok SMB tersebut marah dan melakukan pemukulan terhadap TRC Damkar dan karyawan PT.WKS yang ada dilokasi dan mengakibatkan banyak yang terluka.

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Pilihan Editor

Isak Tangis Warnai Pelepasan Mantan Kapolres Tanjab Barat AKBP ADG Sinaga

Berita

Wabup, Minta Aparat Tindak Tegas Pekat Selama Ramadhan

Pilihan Editor

Begini Himbauan Bupati Terkait Virus Corona Kepada OPD, Sekolah dan Masyarakat

Berita

Sepanjang 2019, Curat Menempati Kasus Paling Menonjol di Wilayah Hukum Polres Tanjabbar

Berita

Pelabuhan Roro Kuala Tungkal Belum Dibuka Untuk Angkutan Penumpang Orang

Berita

Peringati HANI 2020, Fachrori Ajak Semua Komponen Masyarakat Berantas Narkoba

Berita

Waduh, Ratusan ASN Kena Sanksi Langgar Netralitas Pilkada 2020

Berita

Pasca Ditemuan Sabu Pakai Kawat, Kalapas Razia Blok Hunian Warga Binaan