LIVE TV
Kapolres Tanjabbar Pimpin Sertijab Kapolsek dan Kasat IPTU Windy Trias Kumoro Resmi Jabat Kapolsek Tebing Tinggi Bupati Anwar Sadat Minta Pemilik Kapal Perbaiki Kerusakan WFC Danrem 042/Gapu Serahkan Koleksi Harimau Sumatera yang Sudah Diawetkan ke Museum Siginjei Jambi Rotasi Jabatan, Acep Vicky Rosnidar Jabat Kasi Datun Kejari Tanjabbar

Home / Tanjab Barat

Rabu, 7 Oktober 2020 - 12:05 WIB

Bupati Tanjabbar Ingatkan PNS dan Non ASN Jaga Netralitas pada Pilkada

FOTO : Asisten Administrasi Umum, Jeter Simamora, S.IP Mewakili Bupati dalam Kampanye Virtual Gerakan Nasional Netralitas (GNN) ASN lewat Zoom Meeting, Rabu (07/10/20).

FOTO : Asisten Administrasi Umum, Jeter Simamora, S.IP Mewakili Bupati dalam Kampanye Virtual Gerakan Nasional Netralitas (GNN) ASN lewat Zoom Meeting, Rabu (07/10/20).

KUALA TUNGKAL – Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Safrial melalui Asisten Administrasi Umum, Jeter Simamora, S.IP mengingatkan seluruh PNS dan Tenaga Honorer agar tidak terlibat politik praktis. Dalam gelaran Pilkada Serentak 2020 ASN dan Non ASN diminta fokus dalam melaksanakan fungsi pelayanan publik.

Hal ini disampaikannya saat mewakili Bupati dalam Kampanye Virtual, Gerakan Nasional Netralitas (GNN) ASN lewat Zoom Meeting di Ruang Rapat Bupati, didampingi Kepala BKPSDM Gatot Suwarso, SH, MM dan Inspektur Drs. Encep Jarkasih, Rabu (07/10/20).

Jeter berpesan agar Kepala OPD di lingkup Pemkab Tanjab Barat mempedomani dan melaksanakan SKB Pimpinan Lima Lembaga terkait Netralitas ASN.

BACA JUGA :  Besok Pemda dan FPRJ Tanjabbar Gelar Pesantren Ramadhan Untuk Siswa "The Class of 21 Great Party"

“Lima Lembaga Negara yakni Menpan RB, Mendagri, Kepala BKN, Ketua Bawaslu dan Ketua Komisi ASN telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama terkait pengawasan Netralitas ASN. Bupati meminta semua kepala OPD mempedomani dan melaksanakannya. Seluruh ASN dan Non ASN di lingkup kerjanya benar-benar diingatkan agar tetap netral dan tidak terlibat dalam politik praktis,” terang Jeter.

Disampaikan Jeter dalam SKB 5 Lembaga tersebut terdapat sanksi yang tegas bagi ASN dan Non ASN yang tidak netral.

“Khusus PNS juga ada Undang-Undang ASN Tahun 2014 dan juga PP 53 Tahun 2010 yang mengatur tentang Disiplin PNS. Untuk itu setiap ASN diharapkan untuk fokus dalam melaksanakan tugas dan fungsi sehingga pelayanan publik tidak terabaikan,” kata dia.

BACA JUGA :  Surat Edaran Gubernur Jambi Tentang PPKM Berbasis Mikro

Sebelumnya Wakil Presiden RI, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin saat membuka kegiatan Kampanye Virtual GNN-ASN menyampaikan netralitas ASN merupakan faktor penentu keberhasilan Pilkada Serentak 2020.

Wapres meminta pelaksanaan Pilkada harus dilakukan secara terbuka, akuntabel, berintegritas dan netral. Dalam UU No. 5/2014 tentang ASN disebutkan jelas bahwa penyelenggaraan kebijakan dan manajemen ASN didasarkan pada asas netralitas.

Sementara Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Prof. Agus Pramusinto M.D.A selaku penyelenggara kegiatan melaporkan Kampanye Virtual GNN-ASN merupakan upaya bersama untuk mewujudkan netralitas ASN dalam penyelenggara Pilkada Serentak.

BACA JUGA :  Pemkab Tanjab Barat Audensi dengan Bappenas RI

Pelanggaran netralitas ASN dalam pilkada akan menjadi pintu masuk adanya gangguan birokrasi dan pelanggaran hukum. Sampai saat ini dalam pilkada serentak 2020 sudah ada 694 kasus yang dilaporkan ke KASN. Dari laporan tersebut 492 kasus melanggar dan 256 sudah ditindaklanjuti Pejabat Pembina Kepegawaian.

Dalam kampanye virtual ini dibacakan Ikrar Netralitas ASN pada Pilkada Serentak 2020 yang diikuti seluruh peserta kampanye. Hadir sebagai pemateri Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia, Ketua KPK RI Firli Bahuri, Peneliti Senior LIPI Siti Zuhro dan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. .(Hms/Bbs)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

PLN, Isu Padamkan Listrik di Malam Tahun Baru adalah Hoax

Tanjab Barat

Wabup Hairan Ajak Semua Elemen Sinergi Cegah Karhutla

Tanjab Barat

Budi Akan Laporkan Balik PT Sawitindo ke Mabes polri

Daerah

Kunjungi RSUD KH Daud Arif, Kapolres Tanjabbar Beri Bantuan Vitamin Untuk Petugas Medis

Berita

Sembilan Warga Terima SIM “Gratis” Hut Bhayangkara ke 74 di Polres Tanjab Barat

Tanjab Barat

Polres Tanjabbar Hentikan Penyidikan Kasus Meninggalnya NF

Covid-19

Dua Pasien Covid-19 asal Tanjab Barat Dinyatakan Sembuh, Ini Datanya

Tanjab Barat

Wabup Hadiri Serijab Kalapas Kelas II B Kuala Tungkal