YTUBE
Sampaikan Aspirasi, Puluhan Nelayan Tanjab Barat Duduk Bersama di Rumah Ahmad Jahfar Maling HP dan Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram, Dua Pemuda di Tanjab Barat Diamankan Polisi Pengumuman PPPK Guru Diundur, Guru Honorer Tanjabbar Kecewa Lahan di Betara Terbakar, PetroChina Sigap Bantu Pemadaman Api 10 Fakta Aborsi Maut Ibu dan Bayi di Kamar Hotel Kuala Tungkal

Home / Daerah / Investigasi

Jumat, 16 Agustus 2019 - 12:24 WIB

Danrem; Warga Jambi Sempat Dikagetkan Dengan Kabut Asap

JAMBI – Komandan Korem 042 Gapu, Kolonel Arh Elphis Rudy mengaku, masyarakat memang sedikit dikejutkan adanya kabut asap yang masuk ke Kota Jambi, pada Jumat (16/08/19).

“Dari trayektori asap yang terpantau patroli udara maupun dari satelit asal asap yang sempat masuk ke Jambi selama kurang lebih 2 jam lebih sekitar pukul 09.30 sampai 12.00 WIB adalah merupakan asap dari lokasi kebakaran di Bayung Lincir, Musi Banyu Asin Sumsel yang berjarak sekitar 50 km Tenggara Kota Jambi,” ujar Dansatgas Karhutla Provinsi Jambi.

Kebetulan arah angin, lanjut Elphis, dari arah tenggara sehingga asap sempat masuk ke Kota Jambi. “Namun saat ini asap sudah hilang dan sudah kembali normal. Sedangkan untuk Ispu di Jambi masih 33 atau kondisi baik. Karhutla di Jambi sementara ini masih relatif kecil dan dapat dikendalikan,” katanya

BACA JUGA :  DPD PAN Tanjabbar Gelar Konsolidasi dan Silaturrahmi Pemenangan Pileg 2024

Menurutnya, jika dibandingkan pada tahun 2015 luas kebakaran sekitar 115.000 Ha lahan maupun hutan terbakar, sedangkan tahun 2018 sekitar 1400 Ha terbakar. “Untuk tahun ini sendiri sejak bulan Januari 2019 sampai 15 Agustus 2019 baru sekitar 340 Ha lahan yang terbakar. Artinya Jambi terjadi penurunan area yang terbakar,” katanya

BACA JUGA :  Wakapolda Jambi Pimpin Apel Operasi Keselamatan 2023

Penurunan ini, menurut Elphis, tidak terlepas dari kerjasama semua pihak di Jambi mulai dari Pemerintah, TNI/Polri/BPBD/KLHK, BRG, Perusahaan, Akademisi, masyarakat dan lain-lain termasuk juga media yang membantu mensosialisasikan, edukasi dan literasi agar masyarakat atau korporasi tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Tentunya kondisi ini tetap memerlukan kesiapsiagaan semua pihak dan Satgas Karhutla untuk siap menghadapi kondisi darurat karena kemarau masih cukup panjang sampai akhir september atau awal oktober tahun ini. Mohon doanya kepada semua pihak,” ucapnya. (penrem042gapu)

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Naik Becak Hias Letkol Kav Muslim Rahim dan Istri Menuju Makodim 0419/Tanjab

Kerinci

Danrem dan Bupati Kerinci Apresiasi Kemanunggalan Satgas TMMD dan Warga Desa

Tanjab Barat

dr. Monang Resmi Jabat Direktur RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal

Provinsi Jambi

Terkait Hasil Assessment Pejabat Eselon II Pemprov Jambi, Al Haris Bilang Begini

Muaro Jambi

Polres Muaro Jambi Gelar Vaksinasi di Ponpes Jauharul Falah Al Islamy

Muaro Jambi

Tak Dapat Ikuti Rekonstruksi Secara Utuh, Ayah Brigadir J : PLN di Sungai Bahar Mati Hidup

Tanjab Barat

Polres Tanjabbar Bagikan Daging Kurban pada Nakes Petugas Isolasi Pasien Covid-19 dan Penggali Kubur

Tanjab Barat

BREAKING NEWS : Kebakaran Lahan di Betara 10, Zulfikri Sebut Pemadaman Masih Berlangsung