YTUBE
Sampaikan Aspirasi, Puluhan Nelayan Tanjab Barat Duduk Bersama di Rumah Ahmad Jahfar Maling HP dan Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram, Dua Pemuda di Tanjab Barat Diamankan Polisi Pengumuman PPPK Guru Diundur, Guru Honorer Tanjabbar Kecewa Lahan di Betara Terbakar, PetroChina Sigap Bantu Pemadaman Api 10 Fakta Aborsi Maut Ibu dan Bayi di Kamar Hotel Kuala Tungkal

Home / Betara

Jumat, 2 November 2018 - 05:34 WIB

Dewan Minta Dinas Terkait Melakukan Peninjauan Ulang Sekat Kanal Parit Tarmum

FOTO : Sekat Kanal yang Diprotes Warga Desa Sungai Terap, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjab Barat.

FOTO : Sekat Kanal yang Diprotes Warga Desa Sungai Terap, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjab Barat.

LINTASTUNGKAL.COM, BETARA – Pembangunan proyek pembutan sekat kanal pembasah lahan di Parit Tarmum, Desa Sungai Terap, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjab Barat yang diprotes warga setempat.

Karena imbas dari pembuatan sekat kanal tersebut mengakibatkan tanaman kopi dan pinang menjadi rusak.

Menanggapi persoalan itu, Anggota DPRD Tanjab Barat Dapil II Kecamatan Kuala Betara dan Betara menyayangkan Pembuatan sekat kanal pemnasah lahan milik Dinas Kehutanan Provinsi Jambi sebagai upaya Restorasi Gambut yang menyebabkan rusaknya tanaman dikebun warga Desa Sungai Terap.

“Selaku Dewan dirinya meminta proyek pembuatan sekat kanal dihentikan,” ujar Dedi Hadi, Kamis (01/11/18).

BACA JUGA : Petani Parit Tarmum Protes Pembuatan Sekat Kanal

Menurut politisi Golkar ini, seharusnya kegiatan proyek sekat kanal berdampak positif bagi masyarakat bukan malah sebaliknya.

“Dinas terkait harus bertanggungjawab atas rusaknya tanaman kopi dan pinang milik petani dan kerugian yang dialami,” pintanya.

Terkait persoalan ini pula, Dedi Hadi meminta Dinas terkait untuk melakukan peninjauan ulang terhadap pekerjaan sekat kanal tersebut.

“Karena hal itu sudah jelas sangat merugikan masyarakat,” tegasnya.

Selaku wakil rakyat Dedi Hadi menyayangkan sikap Pemprov Jambi selama ini. Di mana setiap kegiatan pekerjaan yang dilakukan di Tanjab Barat tidak ada pemberitahuan dan koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten.

“Karena yang mengetahui kebutuhan masyarakat adalah pemerintah setempat,” jelasnya.

Sehubungan dengan permasalahan ini pula, Dedi Hadi mengatakan, dalam waktu dekat akan memanggil pihak Pemerintahan Desa guna menanyakan izin dan persetujuan masyarakat terhadap pembuatan sekat kanal. (bs)

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Betara

Seluruh Desa dan Kelurahan di Kecamatan Betara Terima Alat Penyemprotan Disinfektan Dari Petro China

Betara

Masjid Masjudin Nur Betara 8 Desa Terjun Gajah Diresmikan Untuk Jumatan

Advetorial

Wabup Amir Sakib Hadiri Isra’ Mi’raj Di Desa Pematang Lumut

Betara

Purwodadi Juara Liga Desa Nusantara 2019 Seri Tanjab Barat

Advetorial

Kecamatan Betara Gelar Ekspose Lomba Desa Kelurahan Teladan 2019

Advetorial

MCW NU Kecamatan Betara Gelar Dzikir Kebangsaan dan Peringatan Hari Santri Nasional

Betara

Dua Desa di Kecamatan Betara Tiadakan Shalat Idul Adha di Masjid

Betara

Kapolsek Betara Bersama Camat dan Jajaran Tanam 1000 Pohon