indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Cara Setting Chat WhatsApp Langsung Hilang Setelah Dibaca BREAKING NEWS : Pria Dewasa di Temukan Tidak Bernyawa di Kamar Hotel Yello Dinkes Provinsi Jambi Ungkap Penyebab Kasus Stunting Masih Tinggi 4 Nama Ini Berpeluang Gantikan Posisi Tjahjo Kumolo Sebagai Menpan-RB Sebanyak 46 Jamaah Calon Haji Indonesia Dipulangkan ke Tanah Air

Home / Pilihan Editor

Rabu, 11 September 2019 - 15:38 WIB

Dewan Muda Tanjabbar Ini Minta Disdikbud Tak Ragu Ambil Kebijakan

FOTO : Satria Tubagus Riyan Hermawan, SH, Anggota DPRD Tanjab Barat

FOTO : Satria Tubagus Riyan Hermawan, SH, Anggota DPRD Tanjab Barat

Satria Tubagus Riyan Hermawan, SH, Anggota DPRD Tanjabbar, meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjabbar untuk tidak ragu-ragu mengambil kebijakan untuk meliburkan murid sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menegah Pertama (SMP) yang ada di Kabupaten Tanjabbar, karena menyangkut kesehatan anak-anak didik.

” Terkait dengan memburuknya kualitas udara yang sudah memasuki kategori tidak sehat agar bisa dijadikan pertimbangan untuk Pemkab melalui Dinas Pendidikan meliburkan anak TK, SD dan SMP secara menyeluruh untuk beberapa hari kedepan sampai kondisi udara membaik,” ujar anggota dewan termuda di Tanjabbar ini.

BACA JUGA :  Tiga Siswa SMPN 2 Kuala Tungkal Lulus Seleksi PPDB SMAN Titian Teras Jambi

Ia menilai, hal tersebut bertujuan untuk menghindari anak-anak terjangkit ISPA (infeksi saluran pernapasan akut) yang berbahaya. Karena itu, kebijakan instansi terkait mengeluarkan surat edaran yang hanya meliburkan murid TK dan SD kelas I sampai dengan kelas III hanya satu hari (Rabu,red) dianggap belum cukup.

“Karena libur satu hari dirasa kurang cukup dan anak-anak beresiko terpapar kabut asap bila terlalu lama ada kegiatan di luar. Bagaimana jika hari ini diliburkan, besok udara semakin berbahaya, tentu akan berdampak buruk bagi anak-anak didik,” tegasnya.

BACA JUGA :  Tiga Siswa SMPN 2 Kuala Tungkal Lulus Seleksi PPDB SMAN Titian Teras Jambi

Politisi PDIP ini menjelaskan, Kebijakan Pemerintah Provinsi Jambi untuk meliburkan Sekolah SMA/SMK sederajat juga bisa menjadi patokan.

“Untuk kebijakan meliburkan siswa/siswi mungkin kami rasa lebih baik SD dari kelas 1 sampai kelas 6 dan SMP kelas 1 sampai kelas 3 agar anak-anak terhindar dari penyakit ISPA, karena anak-anak diusia TK, SD dan SMP rentan untuk terkena penyakit ISPA. Seharusnya Disdik bisa berkaca pada kebijakan Gubernur Jambi, SMA sederajat saja sudah diliburkan termasuk di Tanjabbar,” Ungkap pemuda 22 tahun ini.(edt.hry)

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Pilihan Editor

Pemkab Tanjabbar Hentikan Kegiatan PT PWS di Muara Seberang

Provinsi Jambi

Ini Empat Kabupaten di Jambi Terdeteksi Kasus Positif Covid-19

Investigasi

Tegas! PT. Renra Jaya Utama Beri PHU Terhadap Pangkalan Sutanto

Pilihan Editor

Pangdam Sriwijaya Sambut Kepulangan 400 Pasukan Yonif Raider 142/KJ dari Pamtas RI-RDTL ST

Advetorial

Ini 3 Besar Kandidat Calon Sekda Tanjab Barat Terpilih

Pilihan Editor

Semangat Sumpah Pemuda, Ahmad Hadziq: Generasi Milenial Tanjabbar Jangan Golput!

Kecamatan

Ini Camat Teladan dan Camat Berprestasi Tanjab Barat 2019

Pilihan Editor

Kapolres Tanjabbar Tinjau Embung Standar dan Sekat Kanal pada Lahan Gambut Di Desa Muntialo