LIVE TV
Temuan LHP BPK di Tanjabbar Capai Rp3 M, Pengembalian Baru Ratusan Juta SKK Migas-PetroChina Perbesar Keterlibatan Industri Dalam Negeri di Hulu Migas COVID-19 Varian AY.1 ‘Delta Plus’ Dikabarkan Sudah Terdeteksi di Jambi Hadiri Pembukaan KKN Kebangsaan di Universitas Jambi, SKK Migas-PetroChina Dukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Setelah IGD RSUD KH Daud Arif, Kini Puskesmas Rawat Inap Pijoan Baru Ikut Ditutup

Home / Pilihan Editor

Rabu, 11 September 2019 - 15:38 WIB

Dewan Muda Tanjabbar Ini Minta Disdikbud Tak Ragu Ambil Kebijakan

FOTO : Satria Tubagus Riyan Hermawan, SH, Anggota DPRD Tanjab Barat

FOTO : Satria Tubagus Riyan Hermawan, SH, Anggota DPRD Tanjab Barat

Satria Tubagus Riyan Hermawan, SH, Anggota DPRD Tanjabbar, meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjabbar untuk tidak ragu-ragu mengambil kebijakan untuk meliburkan murid sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menegah Pertama (SMP) yang ada di Kabupaten Tanjabbar, karena menyangkut kesehatan anak-anak didik.

” Terkait dengan memburuknya kualitas udara yang sudah memasuki kategori tidak sehat agar bisa dijadikan pertimbangan untuk Pemkab melalui Dinas Pendidikan meliburkan anak TK, SD dan SMP secara menyeluruh untuk beberapa hari kedepan sampai kondisi udara membaik,” ujar anggota dewan termuda di Tanjabbar ini.

BACA JUGA :  Hadiri Pembukaan KKN Kebangsaan di Universitas Jambi, SKK Migas-PetroChina Dukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Ia menilai, hal tersebut bertujuan untuk menghindari anak-anak terjangkit ISPA (infeksi saluran pernapasan akut) yang berbahaya. Karena itu, kebijakan instansi terkait mengeluarkan surat edaran yang hanya meliburkan murid TK dan SD kelas I sampai dengan kelas III hanya satu hari (Rabu,red) dianggap belum cukup.

“Karena libur satu hari dirasa kurang cukup dan anak-anak beresiko terpapar kabut asap bila terlalu lama ada kegiatan di luar. Bagaimana jika hari ini diliburkan, besok udara semakin berbahaya, tentu akan berdampak buruk bagi anak-anak didik,” tegasnya.

BACA JUGA :  Kapolda Jambi : Siswa Diktukba Polri dari SAD Harus Jadi Pelopor dan Tauladan Bagi Warga SAD Lainnya

Politisi PDIP ini menjelaskan, Kebijakan Pemerintah Provinsi Jambi untuk meliburkan Sekolah SMA/SMK sederajat juga bisa menjadi patokan.

“Untuk kebijakan meliburkan siswa/siswi mungkin kami rasa lebih baik SD dari kelas 1 sampai kelas 6 dan SMP kelas 1 sampai kelas 3 agar anak-anak terhindar dari penyakit ISPA, karena anak-anak diusia TK, SD dan SMP rentan untuk terkena penyakit ISPA. Seharusnya Disdik bisa berkaca pada kebijakan Gubernur Jambi, SMA sederajat saja sudah diliburkan termasuk di Tanjabbar,” Ungkap pemuda 22 tahun ini.(edt.hry)

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Pilihan Editor

Pantauan ISPU, Kualitas Udara di Tanjab Barat Tidak Sehat

Pilihan Editor

Perempuan Ini Cukur Gundul Rambutnya demi Penuhi Nazar UAS Menang Pilkada Tanjabbar

Pilihan Editor

Perjuangkan Listrik di Tanjab Barat, Bupati Anwar Sadat Audiensi Bersama Menteri ESDM RI

Investigasi

Tegas! PT. Renra Jaya Utama Beri PHU Terhadap Pangkalan Sutanto

Pilihan Editor

Danrem Ucapkan Terima Kasih, Ditengah Unras, Mahasiswa di Jambi Masih Junjung Tinggi Nilai-Nilai Nasionalisme

Pilihan Editor

Mantap!, Desa Sungai Keruh Tebing Tinggi Juara II Lomba PHBS Tingkat Nasional

Pilihan Editor

Meriahkan HUT RI, Polres Tanjabbar Gelar Lomba Menjahit Masker Merah Putih

Pilihan Editor

Analisis Kemenangan UAS-HAIRAN pada Pilkada Tanjab Barat 2020