indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Rekan Begal Penombak Kanit Resmob Polda Jambi Ditangkap di Hotel Pimpin Upacara Bulanan, Danrem 042/Gapu Bacakan Amanat Kasad  Damkar Cepat Datang, Rumah Warga di Kelapa Gading yang Terbakar Berhasil Dipadamkan Waspada PMK, Polres Bungo Bersama Dinas Peternakan Suntik Vitamin ke Hewan Ternak Bupati Masnah Resmikan Gedung Pelayanan Administrasi Terpadu Kantor Camat Sungai Gelam

Home / Berita

Senin, 16 September 2019 - 21:31 WIB

Dikepung Kabut Asap, Nelayan Tanjabbar Tetap Melaut

FOTO : Dok/Hery 160919

FOTO : Dok/Hery 160919

KUALA TUNGKAL – Akibat ada Kebakaran Hutan dan Lahan(Karhutla) Wilayah Kabupaten Tanjabbar sejak beberapa bulan terakhir ini sudah dikepung oleh kabut asap yang sangat pekat.

Banyak dampak yang ditimbulkan sejak terjadinya kabut asap, salah satunya seperti dampak keselamatan bagi para nelayan Tanjabbar yang setiap hari pergi mencari nafkah dilaut.

Salah seorang nelayan Kuala Tungkal, Saleh mengatakan, Walaupun dikepung kabut asap dengan Jarak pandang sekian meter, tidak menyurutkan niat nya bersama para Nelayan lainnya untuk melakukan aktifitas nya.

” Kami macam biasa lah tetap melaut, walaupun sedang Kabut Asap seperti saat ini,” ujar saleh.

Diakuinya, apapun resiko tetap akan dihadapinya bersama Nelayan lainnya untuk mencari hasil tangkapan dilaut, walaupun hasil tangkapan nya yang didapat sedikit, namun bisa untuk mencukupi kebutuhan hidup setiap harinya.

BACA JUGA :  Gudang Pengolahan Sabut Kelapa Bahan Industri Kerajinan Desa Karya Maju Terbakar

” Kalau tidak melaut kita mau makan apa setiap harinya,” Ungkapnya.

hal senada juga diungkapkan nelayan lainnya Yanto, Dirinya menyebutkan, memang sejak terjadinya kabut asap diperairan Tanjabbar. Membuat Nelayan harus selalu waspada, karena Jarak Pandang sudah semakin kecil.

” Kalau dilaut jarak pandang cuma 10 meter, Selain itu kabut asap ink juga Menganggu bagi pernapasan,” Keluhnya.

Sementara itu, Ketua Himpunan Nelayan Indonesia (HNSI) Cabang Tanjabbar Suprayogi mengatakan, Ini merupakan tantangan bagi teman-teman nelayan yang ada di Tanjabbar, karena apabila tidak melaut tentu tidak akan mendapatkan hasil apalagi untuk kebutuhan keluarga.

BACA JUGA :  Korban Kebakaran di Senyerang Menerima Bantuan

” Melaut seperti saat ini harus benar-benar disiasati, apalagi bulan-bulan seperti saat ini lagi musim ikan sayang apabila tidak melaut. Intinya harapan kita buat teman-teman nelayan harus tetap hati-hati saat melaut,” Pesannya.

Dirinya juga meminta kepada Pemkab, pemprov maupun kementerian lingkungan hidup untuk segera turun tangan karena masalah kabut asap saat ini sudah merupakan kiriman baik itu dari Kabupaten maupun propinsi tetangga.

“Artinya kita ini sudah dikepung oleh beberapa Kabupaten maupun propinsi, ini sudah sangat memprihatinkan, ini sebuah bencana, untuk itu kepada pemangku kebijakan agar eksen langsung kelapangan,” ungkapnya.(hry)

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Satgas Pamtas Yonif 131/Brs Patroli Cek Patok Batas RI-PNG

Berita

Bangunan Tugu Juang Ini Jadi Tempat Hiburan Anak-anak Perosotan

Berita

Esok, Listrik di Empat Wilayah Ini Akan Dipadamkan Beberapa Jam

Berita

BKPSDM Tanjab Barat Lakukan Pemberkasan 185 CPNS Yang Dinyatakan Lulus

Berita

Amir Sakib Pimpin Tim Penilai Pembinaan P2WKSS di Desa Tungkal I

Berita

Danrem 042 Gapu Hadiri Pelantikan Pengurus Perbakin Provinsi Jambi

Kota Jambi

Kapolda Jambi Pimpin Upacara Gabungan TNI-Polri di Makorem 042/Gapu 

Berita

Mushaf Qur’an, Buku Islam, dan Iqra Telah Diterima di Kabupaten Kaur