by

Dinas Sosial Salurkan Paket Bantuan Untuk Korban Kebakaran

-Peristiwa-47 dilihat

LINTASTUNGKAL.COM, KUALA TUNGKAL – Pemkab Tanjab Barat melalui Dinas Sosial dan Tagana Tanjab Barat menyerahkan bantuan kepadakorban kebakaran di Kelurahan Kampung Nelayan, Minggu (02/12/18).

Kepala Dinas Sosial Drs. H. Syarifuddin, MM melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial, Drs. H. Abdul Somad mengatakan, bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok makanan sesuai jumlah korban.

“Disamping itu ada juga bantuan berupa selimut, tarpal, matras dan perlengkapan keluarga,” ujarnya saat menyerahkan bantuan di Posko Tanggap darurat, Minggu

Data yang dihimpun bantuan yang disalurkan yakni beras 200 Kg, Matras 20 buah, selimut 40 buah, paket keluarga 20 buah, terpal 20 unit, lauk pauk berupa Paket A, B, C dan D masing-masing 40 paket.

Sejumlah batuan ini kata Somad, sifatnya hari baru diantar dan di letakan di Posko Tanggap Darurat dan terima Ketua RT 01 Bapak Saing.

“Nanti apakah pak Bupati, Wabup atau Sekda yang menyerahkan langsung kepada korban penerima,” ujarnya.

Belajar dari kejadian tersbut, dirinya mengimbau kepada warga untuk senantiasa berhati-hati dan waspada pada listrik, elektroonik atau benda-benda yang berpotensi menimbulkan bahaya kebakaran.

“Sama-sama lah tingkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran seperti ini,” pintanya.

Sementara Ketua Tagana Tanjab Barat, Imam Sumantri menambahkan selain sumbangan dari Pemkab, juga ada sumbangan masuk dari Jamaah Maulid Nabi Masjid Ittifaqul Muslimin sebesar Rp 823.000 ribu dan dari M2 berupa mie instan 20 dus.

“Ada juga pakaian bekas layak pakai dari Tebing Tinggi sebanyak 1 kotak dan 2 karung,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya musibah kebakaran yang terjadi di pemukiman warga RT 01, Jalan Senangin-Bawal, Kelurahan Kampung Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir Sabtu (01/12/18) siang kemain telah menghanguskan belasan rumah.

Pusat Data Informasi (Pusdatin) BPBD setempat menyebutkan sebanyak 19 rumah terdampak. 10 unit rumah terbakar, 1 rusak berat dan 8 rusak ringan (termasuk 1 unit gudang).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun setidaknya 20 KK atau 84 jiwa kehilangan tempat tinggal dan barang berharga lainnya.

Editor : Tim Redaksi