indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
20 Link Twibbon Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2022 Fadhil Arief : Sepakbola U 21 se Provinsi Jambi Digelar Juni Wakapolda Jambi Serahkan Sertifikat Tanah Polri dari BPN ke Polres Tebo Kasrem 042/Gapu Hadiri Simulasi Sispamkota Kajari Tanjab Barat Pimpin Sertijab Kasi Intel

Home / Kesehatan

Selasa, 24 September 2019 - 17:47 WIB

Dinkes; ISPU Di Tanjab Barat Turun 56 PPM

FOTO : Erida, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Tanjab Barat

FOTO : Erida, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Tanjab Barat

KUALA TUNGKAL – Angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengalami penurunan hingga 56 Pertikel Per Million (PPM) masuk kategori sedang.

Penurunan angka ISPU ini diketahui setelah Dinas Kesehatan melakukan pengukuran kualitas udara (Particulat) selama 30 menit di depan Kantor Dinkes Jalan Jenderal Sudirman Kuala Tungkal.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjab Barat dr. Hj. Andi Pada, M.Kes melalui Kabid Kesehatan Masyarakat Erida membenarkan jika ada penurunan angka ISPU di Tanjab Barat.

BACA JUGA :  Antisipasi PMK, Peternak di Tanjab Barat Dihimbau Waspada

“Hasil pengukuran yang kita lakukan hari ini Selasa 24 September dari pukul 10.12 WIB hingga pukul 10.42 WIB didapati untuk angka ISPU nya 56 PPM masuk kategori Sedang,” ungkap Erida di ruang kerjanya, Selasa (24/09/19).

BACA JUGA :  Antisipasi Wabah PMK, Polisi dan TNI di Sungai Gelam Lakukan Pemeriksaan Ternak di Kandang

Erida mengatakan, kualitas udara kategori sedang ini, tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan. Tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika.

“Hasil ini sudah ditindaklanjuti dengan mengirimkan hasil pengukuran ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanjab Barat. Apa keputusannya terkait kegiatan belajar mengajar di sekolah itu tergantung Dinas Pendidikan,” tutup Erida.(bs)

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita OPD

Dinkes Tanjab Barat Intensifkan Penanggulangan Wabah DBD

Kesehatan

Belasan Kasus DBD Ditemukan Di Tanjab Barat

Investigasi

Empat Wilayah Ini Masuk dalam Kategori Rawan Endemis Demam Berdarah

Kesehatan

Penderita HIV Aids di Tanjab Barat Tercatat 94 Kasus

Kesehatan

RSUD KH Daud Arif Capai Akreditasi Paripurna Bintang Lima

Covid-19

Kondisi Terkini Wali Kota Jambi yang Positif COVID-19

Kesehatan

Dengar Aspirasi Perawat Honorer, Begini Kata Bupati Anwar Sadat

Kesehatan

Eijkman Koreksi Dua Kasus Covid di Jambi Bukan Delta Plus