indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Dalam Hitungan Menit 200 Formulir Pendaftaran PPDB di SMPN 2 Kuala Tungkal Habis ASN di Muaro Jambi Bakal Senyum Lebar, Gaji 13 Cair Senin Pelalawan Dapat Jatah 2.161 PPPK Formasi Guru Cek Pool Transportir Batu Bara PT WSP, Ini Kata Kapolda Jambi Pengurus DPD PWRI Provinsi Jambi Audiensi dengan Kapolda Jambi

Home / Nasional

Minggu, 5 Juni 2022 - 07:29 WIB

Diserang Formula E Keruk Uang Rakyat, Sahroni Balas : Asian Games dan MotoGP Mandalika Duit Apa yang Dipakai?

Ketua Pelaksana ajang internasional Formula E Jakarta Ahmad Sahroni. FOTO : Ist

Ketua Pelaksana ajang internasional Formula E Jakarta Ahmad Sahroni. FOTO : Ist

JAKARTA – Ketua Pelaksana ajang internasional Formula E Jakarta Ahmad Sahroni buka-bukaan soal Formula E yang banyak menuai pro dan kontra.

Politisi Partai NasDem ini juga menanggapi sorotan pelaksanaan Formula E yang dinilai menghabiskan uang pemerintah daerah dalam pelaksanaan event dunia tersebut.

Menurut Sahroni, Formula E merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah, tetapi berskala dunia.

“Ini perhelatan dunia yang diselenggarakan oleh negara dan menggunakan dana negara walaupun bagian dari daerah, kan itu tetap saja bagian dari negara,” ucapnya dikutip dari Channel YouTUbe Macan Idealis dilangsir dari warta ekonomi.or.id, Jumat (03/6/22).

Sahroni melanjutkan bahwa sebenarnya event ini sangat penting untuk branding baik kepentingan pemerintah pusat dan daerah.

BACA JUGA :  Pengurus DPD PWRI Provinsi Jambi Audiensi dengan Kapolda Jambi

“Pertanggungjawaban anggaran itu kan juga ke pusat. Nah, daerah dalam pengalokasian program-programnya adalah daerah di masing-masing wilayah,” tambahnya.

Akan tetapi, helatan dunia yang diadakan oleh Pemda kali ini sangat minim kehadiran pemerintah pusat.

“Kebetulan Formula E ini adalah perangkat dari kegiatan motor sport dunia, kan seyogyanya bukan lagi daerah, tapi pemerintah pusat, yaitu negara dalam menyikapi. Event ini adalah event-nya dunia,” ucapnya.

Ia menyebut ketika ada yang mempertanyakan bahwa Formula E menggunakan uang rakyat, lalu ia membandingkan dengan helatan internasional lain seperti Asian Games dan MotoGP serta WSBK menggunakan uang yang sama yaitu uang negara.

BACA JUGA :  Polsek Maro Sebo Himbauan Masyarakat Stop Pungli

“Kalau bilang ini duit rakyat terpakai, di mana-mana juga Asian Games emang duit mana yang nggak pakai? Mandalika (MotoGP, red), duit mana yang nggak dipakai? World Superbike (WSBK) duit apa yang tidak dipakai? Duit itu bagian dari republik ini,” tandasnya.

Ia juga menyayangkan ketika event internasinal ini membiacarakan masalah untung dan rugi.

“Ini nggak bisa bicara untung rugi, ini mempertaruhkan nama negara masalhnya, kalau untung rugi itu berbisnis,” ucap Sahroni.

Artikel ini telah tayang di wartaekonomi.co.id dengan judul : Formula E Dirongrong Keruk Uang Rakyat: Eh Sahroni Langsung Ngegas: Asian Games dan MotoGP Mandalika Duit Apa yang Dipakai?!

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolres; 15 TKI dari Malaysia Diperiksa Intensif Pegutas Covid-19 Gabungan

Nasional

Idul Fitri 1 Syawal 1442 H Jatuh pada Hari Rabu atau Kamis?

Nasional

Ketegangan di Laut China Selatan, Menhan Jangan Diam

Nasional

BPS Buka Lowongan 247 Ribu Petugas Sensus

Berita

16 Pelamar CPNS 2019 di Tanjabbar Masuk Kategori P1/TL

Nasional

Prajurit Satgasmar Ambalat Bantu Pembangunan Mushola Desa Tanjung Aru

Nasional

BKN Gelar Uji Kompetensi Inpassing JFK Berbasis Virtual

Nasional

Solar Langka di Berbagai Wilayah, Pengamat : Bukan Salah Pertamina, Tapi BPH Migas!