YTUBE
Sampaikan Aspirasi, Puluhan Nelayan Tanjab Barat Duduk Bersama di Rumah Ahmad Jahfar Maling HP dan Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram, Dua Pemuda di Tanjab Barat Diamankan Polisi Pengumuman PPPK Guru Diundur, Guru Honorer Tanjabbar Kecewa Lahan di Betara Terbakar, PetroChina Sigap Bantu Pemadaman Api 10 Fakta Aborsi Maut Ibu dan Bayi di Kamar Hotel Kuala Tungkal

Home / Berita

Kamis, 6 Desember 2018 - 01:15 WIB

Dishub Tanjab Barat Gelar Operasi Penertiban ODOL

FOTO : Dokumentasi Operasi ODOL Dishub Tanjab 2018

FOTO : Dokumentasi Operasi ODOL Dishub Tanjab 2018

LINTASTUNGKAL.COM, KUALA TUNGKAL – Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjab Barat menggelar razia penertiban kendaraan dengan nama Operasi Over Dimension dan Over Load (ODOL) di Kuala Tungkal.

Kepala Dinas Perhubungan Drs. H. Endang Surya, MM melalui Kepala Bidang Perhubungan Darat Junaidi Tanjung, S.Sos.I mengatakan Operasi ODOL untuk menertibkan kendaraan yang melebihi berat muatan (over load) dan melebihi dimensi kendaraan maupun ukuran standar (over dimension) serta melewati masa berlaku KIR.

“Operasi ODOL sudah dimulai kemarin tanggal 3 hingga hari ini 06 Dsesmber 2018 terakhir,” kata Junaidi Tanjung kepada lintastungkal, Kamis (05/12/18) pagi.

BACA JUGA :  Reses di Desa Lubuk Terentang Ketua DPRD Tanjab Barat Serap Aspirasi Masyarakat

Operasi digelar dengan menggandeng tim dari Satlantas Polres Tanjab Barat dan Denpom II/2-2 Kuala Tungkal.

“Di lapangan tugas dilaksanakan sesuai tupoksi masing-masing. Khusus Dishub terkait KIR atau kelaikan jalan kendaraan, Over Dimensi dan Over Loda. Polisi terkait surat kendaraan SIM dan lainnya,” terangnya.

Dijelaskan Tanjung, operasi ODOL juga bertujuan untuk mengetahui kendaraan yang tidak layak jalan, seperti masa uji telah habis masa berlakunya, serta panjang mobil, lebar, tinggi dan muatan kendaraan yang tidak memenuhi aturan perundang-undangan No 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan.

BACA JUGA :  Seperti Tak Ada Habisnya, Polisi Kembali Amankan Pelaku PETI di Merangin

“Operasi penertiban ODOL ini juga bertujuan menciptakan keselamatan di Jalan dan untuk mencegah kerusakan infrastruktur Jalan. Dan pada akhirnya berdampak pada aspek keselamatan di jalan raya,” sebutnya.

Tanjung mencontohkan, sebuah truk sesuai standard seharusnya memiliki panjang 9 meter, namun ditambah baknya menjadi 12-15 meter.

”Inikan over dimensi, kalau dudah over dimensi ujungnya over kapasitas. I i bahaya nanti dapat mengakibatkan kecelakaan dan mengancam keselamatan bagi penumpang maupun pengaedara itu sendiri,” tandasnya.

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

PPKM Diperpanjang Hingga 8 Agustus, Kota Jambi Termasuk

Berita

Peresmian Masjid As-Syarif, Dandim 0419 Tanjab : Terima kasih kepada Pemerintah daerah atas Dukungannya

Berita

Dandim 0415/Batanghari Hadiri Acara Dzikir dan Do’a Bersama

Berita

Tak Masuk kantor Usai Liburan Akhir Tahun, PNS Bakal Kena Sanksi

Berita

Audiensi Dengan Bupati, SMSI Tanjab Barat Tawarkan Kerjasama Profesional

Berita

Kapendam V/Brawijaya : Berita Kasdim 0817/Gresik Meninggal Karena Vaksin Covid-19 Hoax

Berita

Plt Gubernur Jambi Ajak Warga Batang Asam Sukseskan Pemilu

Berita

Bahaya, Jangan Dibuka Pesan Berantai BLT BPJS di WhatsApp