YTUBE
Dalam 2 Pekan, Satnarkoba Polres Tanjab Timur Ungkap 3 Kasus Narkoba dengan 4 Tersangka PN Jambi Tolak Praperadilan Kasus BBM PT. Jambi Tulo Tiga Pemuda Kota Jambi Diamankan Polisi Atas Kepemilikan 1.925 Gram Ganja Siaga On Call, Personel Polres Tanjab Barat Sisir Delapan Titik Keramaian Tiga Pangkalan Gas Elpiji di Kuala Tungkal di Jaga Polisi

Home / Berita

Jumat, 18 Januari 2019 - 15:43 WIB

Empat Orang Pejabat Tinggi Pratama Tanjabbar Bakal Pensiun

FOTO : Kepala BKPSDM Kabupaten Tanjab Barat Drs. Encep Jarkasih

FOTO : Kepala BKPSDM Kabupaten Tanjab Barat Drs. Encep Jarkasih

LINTASTUNGKAL.COM, KUALA TUNGKAL – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia ( BKPSDM) Tanjab Barat tahun 2019, mennyebutkan ada 4 (empat) orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang memasuki Batas Usia Pensiun (BUP).

Pejabat yang sudah memasuki batas usia pensiun tersebut yakni Sekda, Asisten II dilingkup Setda Tanjabbar dan Kepala Dinas serta Kepala Pelaksana Badan dilingkungan Pemkab Tanjab Barat.

“Untuk pimpinan tinggi pratama pengisiannya tetap melalui mekanisme didalam PP 11 Tahun 2017 ada seleksi terbuka,” ungkap Drs. Encep Jarkasih Kepala BKPSDM Tanjab Barat, Kamis (17/1).

Encep juga menjelaskan, guna mengisi kekesongan Jabatan itu, Pak Bupati DR. Ir. H. Safrial, MS selaku Pejabat tinggi pembina kepegawaian bisa menugaskan stafnya menjadi Pelaksana Tugas.

BACA JUGA :  Bupati Tanjab Barat : Semoga Masjid As-Syarif Menjadi Dorongan Moril Bagi Personil Kodim 0419 Tanjab

“Pak Bupati selaku pejabat tinggi pembina kepegawaian bisa menugaskan salah satu stafnya untuk menjadi Pelaksana Tugas (PLT), sampai terisi oleh Pejabat definitif hasil seleksi terbuka,” ujar Encep.

Di tahun ini sebut Encep, pejabat yang masuk batas usia pensiun ada Pak Zabur Rustam Kadis Perikanan pensiun dibulan februari, Pak Sekda H. Ambok Tuo dibulan Juni, lalu pak Amdani Asisten II Ekonomi Pembangunan.

“Dan kalau tidak salah dibulan september apa november akhir tahun pak H. Kosasih Kalaksa BPBD Tanjab Barat. Sebenarnya masuk ditahun 2020 dibulan januarinya,” terang Encep.

Dilain sisi untuk Pejabat Administrator eselon III maupun eselon IV pengawas itu bisa langsung jabatannya diisi oleh pejabat definitif, atau juga diisi pelaksana tugas melihat kebutuhan organisasi.

BACA JUGA :  Jumat Curhat di Desa Jati Emas, Kapolsek Tungkal Ilir Tanggapi Keluhan Warga Terkait Buaya

“Misalkan sekarang ini Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) itu biasanya langsung pengguna anggaran, terkait ini pastinya pak Bupati sangat hati- hati dalam menempatkan pegawai yang akan diberikan tugas tambahan,” kata Encep.

Iapun menjelaskan, aturan mekanisme Pelaksana Tugas itu ada. Pelaksana tugas itu, diisi yang setara boleh atau satu level jabatannya atau satu tingkat dibawahnya.

“Jabatan kepala dinas bisa diisi oleh masing-masing yang ada diposisi yang sama (kepala dinas,red), jadi pelaksana tugas dijabatan yang kosong itu boleh. Sekretaris eselon III a bisa juga dijadikan pelaksana tugas,” kata Encep memberikan gambaran. (Bs)

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

HUT Satpam Ke 39, Waka Polres Tanjabbar Sampaikan Enam Himbauan Untuk Satpam

Berita

SKK Migas-PetroChina Dukung Program Peduli Oksigen Hulu Migas-KADIN

Berita

Screening Test Santri dari Lirboyo Semua Sehat, Kapolres; Mereka  Kita Imbau Karantina Mandiri di Rumah

Berita

Bupati Mutasi Lurah yang Minta THR Idul Fitri ke Pengusaha

Berita

Besok Ujian SKD CPNS Tanjabbar Dimulai, Harap Perhatikan Petunjuk Ini

Berita

Bahaya, Jangan Dibuka Pesan Berantai BLT BPJS di WhatsApp

Berita

Danrem 042 Gapu Sambut Kunjungan Kapolda Jambi

Berita

Hadir Dipelantikan PWI Tanjab Barat, Wabup Hairan Ingatkan Kode Etik dan Profesional