indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Tinjau Progres TMMD ke-113, Tim Wasev Mabes TNI AD Hadir di Bukit Indah dan Sungai Muluk Pemprov Jambi Terima WTP dari BPK yang ke 10 Seminar Pelayanan Publik, Diharapkan Menunjang Kegiatan Kemasyarakatan Kebakaran di Kampung Nelayan 4 Rumah Ludes 2 Rusak Berat BREAKING NEWS : Musibah Kebakaran Landa Parit 4 Kampung Nelayan Tanjab Barat

Home / Featured

Rabu, 9 Januari 2019 - 07:53 WIB

Giat Ekspedisi Garuda Putih Telusuri Kawasan Rimba Suku Anak Dalam

LINTASTUNGKAL.COM, JAMBI – Korem 042/Gapu mengelar kegiatan ekspedisi suku anak dalam dipimpin langsung oleh Danrem Kolonel Inf Dany Budiyanto, SH, kegiatan dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 10 sd 12 Januari 2019.

Turing ini akan menelusuri Desa Jelutih, Desa Hajran, Desa Padang Kelapo, Tanah Garo, Dwi Karya, Koto Rayo, Mentawak, Gading Jaya, Desa Bukit Suban dan berakhir di kawasan terpadu Suku Anak Dalam.

Kegiatan dimaksudkan menyibak banyak sisi-sisi kehidupan mereka dan bentuk keterasingan dan terpinggirkan (marjinal) dari kehidupan yang tidak layak, yang selama ini mereka alami.

BACA JUGA :  Kapenrem 042 Gapu Ikuti Workshop Menulis Penerangan TNI AD 2022

“Kita ingin melihat secara dekat kehidupan mereka,dari mulai kebudayaan, sosial dan cara mereka berinteraksi dengan masyarakat luar,” jelas Danrem 042/Gapu, Rabu (09/01/19).

Selain itu kegiatan ini akan menjadi salah satu bentuk perhatian TNI khususnya Korem 042/Gapu terhadap rakyat, dan tentu saja hasil dari ekspedisi SAD bisa menjadi salah satu acuan dalam arah pembangunan bagi kehidupan Suku Anak Dalam Jambi.

BACA JUGA :  Kapenrem 042 Gapu Ikuti Workshop Menulis Penerangan TNI AD 2022

Ini juga sebagai bentuk Korem 042/Gapu peduli dengan keberadaan masyarakat adat, yang tergabung dalam Komunitas Adat Terpencil (KAT), banyak kegiatan seperti pembinaan pendidikan, kesehatan di kantong-kantong pemukiman SAD.

“Hal terpenting bagi ekspedisi ini,untuk bisa menjadi acuan dalam arah pembangunan bagi suku anak dalam,Dan saya kira pemerintah daerah bisa melakukanya,” tegas Pria dengan tiga melati di pundaknya ini. (penrem042gapu)

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Featured

HUT Bhayangkara ke 74, Polres Tanjab Barat Gelar Program Polisi Sambang Desa

Featured

Jangan Ketinggalan Bergabung dengan Dunia Untuk Membuat Film Dokumenter Bersejarah pada 25 Juli

Pilihan Editor

Gabungan Penyedia Jasa Wedding Tanjab Barat Gelar Simulasi Penerapan Protokol Kesehatan di Resepsi Pernikahan

Featured

Kreatif, Warga Gang Liwa Buat Tong Sampah Khusus Anak-Anak