LIVE
Inovasi Pusling Library Goes To Blok Hunian Lapas Kelas II B Kuala Tungkal Kapolri Ungkap Alasan Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri Bupati Anwar Sadat Lepas 123 Kafilah MTQ ke 50 Tanjab Barat Umy Hj. Fadhilah Sadat Tinjau Kesiapan Beberapa Spot Lokasi Sentra Promosi MTQ Atlet Dayung Jambi Sabet Mendali Perak di PON XX Papua

Home / Tanjab Barat / Peristiwa

Rabu, 5 Agustus 2020 - 00:56 WIB

Ini Pengakuan SH Terkait Pembakaran Lahan Untuk Sawah

FOTO : SH (40) Diamankan Polres Tanjab Barat Akibat Membakar Lahan Untuk Pertanian

FOTO : SH (40) Diamankan Polres Tanjab Barat Akibat Membakar Lahan Untuk Pertanian

KUALA TUNGKAL – Akibat membakar lahan untuk pertanian seorang petani di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, harus berurusan dengan pihak hukum (Polres) Tanjung Jabung Barat.

Pria SH (40) warga Parit Jawa Ujung, RT. 03, Desa Pantai Gading, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjabbar ini, kini harus mendekam dijeruji besi. Setelah ditetapkan sebagai tersangka atas perkara tindak pidana membuka lahan kurang lebih 2 hektar dengan cara membakar.

SH saat dikonfirmasi, Selasa (04/08/20) mengaku jika dirinya tidak mengetahui sekiranya membuka lahan dengan cara dibakar dilarang.

BACA JUGA :  Inovasi Pusling Library Goes To Blok Hunian Lapas Kelas II B Kuala Tungkal

“Saya tidak tau kalau membuka lahan dengan cara dibakar itu dilarang. Karena pekerjaan itu sangat sulit untuk di kerjakan, jadi saya inisiatif sendiri kalau di bakar lebih mudah dan cepat untuk membersihkan lahan itu,” katanya.

Saat kembali ditanya apakah dirinya mengetahui jika dalam aturan kalau membuka lahan dengan cara di bakar saat ini dilarang? Ia kembali menyebutkan tidak tau.

BACA JUGA :  Wakil Bupati Tanjabbar Hentikan Pembangunan Oprit Jembatan Parit Gompong

“Tidak tau, karena saya ini kurang berpendidikan tentang masalah itu,” ucapnya.

Ia hanya menyebutkan bahwa waktu melakukan pembakaran dan menghidupkan api langsung tinggal pergi begitu saja.

“Saya tau sekitar setengah jam kemudian, memang ada niat mau padamkan api itu, tapi saya tidak berani,dalam hati berkata ada asap gelap dan besar jadi timbul pikiran tidak berani, timbul takut karena yang namanya api kan,” tuturnya.

BACA JUGA :  Wabup Serahkan Bantuan Warga Korban Kebakaran Rumah di Lubuk Kambing

Sebelumnya SH ditangkap pada Rabu (29/7/2), sekitar pukul 10.00 WIB, dengan titik Koordinat google maps (q=-0.832091,103.377967). Selanjutnya tim Porles Tanjabbar melakukan ground check dan olah TKP kebakaran lahan milik masyarakat.

Dan Pelaku pun dikenakan pasal 308 Jo. Pasal 56 ayat (1) UU No. 39 tahun 2014 tentang perkebunan atau pasal 108 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun dan denda Rp 10 miliar.(Mir)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Bupati Tanjabbar Usulkan Wartawan Jadi Penerima Vaksin Covid-19

Peristiwa

BPBD; Kebakaran Di Kampung Nelayan, 10 Rumah Terbakar, 9 Lainnya Rusak Berat dan Ringan

Tanjab Barat

Kapolres Tanjabbar Gelar Baksos dan Tinjau Vaksinasi COVID-19 di Senyerang

Tanjab Barat

Pemkab Tanjabbar Perbolehkan Shalat Idul Fitri di Masjid dengan Prokes Ketat

Tanjab Barat

Pisah Sambut, Bupati Tanjabbar : Terima Kasih Kapolres Lama, Selamat Datang Kapolres Baru

Tanjab Barat

Polres Tanjabbar Gelar Silaturrahmi Tanjab Barat Cinta Damai dengan Ormas dan OKP

Peristiwa

Tiga Hari Hilang, Nelayan Betara Kanan Ini Ditemukan Meninggal di Perairan Mendahara

Tanjab Barat

Tanjabbar Kembali Berlakukan Jam Malam, Prokes Diperketat