LIVE TV
BOR di Kota Jambi Naik Hampir Capai 50 Persen KONI dan Pengurus Teakwondo Tanjab Timur Ucapkan Terima Kasih pada PetroChina Sekda Tanjabbar Minta Provinsi Terbitkan SOP Terkait Kewenangan Penanganan Covid-19 Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Tanjab Timur Turut Memajukan Cabor Taekwondo Tanjab Timur, PetroChina Bantu Peralatan Latihan

Home / Editorial

Rabu, 10 Oktober 2018 - 08:54 WIB

Jadi Pembicara Diskusi KNPI, Rocky Gerung Ingin KNPI Tanjab Barat Lahirkan Pemimpin Muda Terargumen

FOTO : Rocky Gerung dan Bupati Tanjab Barat pada Acara Training Kepemimpinan dan HAM yang diselenggarakan oleh DPD KNPI Kabupaten Tanjab Barat, Rabu (10/10/18)

FOTO : Rocky Gerung dan Bupati Tanjab Barat pada Acara Training Kepemimpinan dan HAM yang diselenggarakan oleh DPD KNPI Kabupaten Tanjab Barat, Rabu (10/10/18)

LINTASTUNGKAL.COM, KUALA TUNGKAL – Pengamat Politik Nasional sekaligus Akademisi, Rocky Gerung mengajak pemuda Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi senantiasa memproduksi pemikiran kritis dengan argumen.

Pemuda juga harus banyak belajar Critical Theory atau komponen kritik kritis. Hal itu kata dia untuk membentuk kepedulian pemuda terhadap bangsa Indonesia baik saat ini maupun akan datang.

Demikian itu ucapkan Rocky Gerung dihadapan ratusan pemuda, OKP, mahasiswa dan pelajar saat menjadi Pembicara Penegakan Hukum dan Keadilan pada acara “Training Kepemimpinan dan HAM” di Balai Pertemuan Kantor Bupati Tanjab Barat, Rabu (10/10/18).

Selain Rocky Gerung hadir juga sebagai pembicara pada acara ini, Direktur Utama Lokataru Bapak Haris Azhar dan Ketua PP Muhammadiyah Bapak Ahmad Fanani.

Bangsa Indonesia ini kata Dosen UI itu tumbuh dari lumbung generasi yang bertengkar secara argumen dan sejumlah pemikiran yang bermutu, bukan dari sejumlah stantemen.

Dicontohkannya Perundingan Agresi Belanda dimenangkan oleh Muhammad Natsir itu karena basisnya argumen yang kuat. Dan itu diakui oleh bangsa-bangsa di dunia.

Menurut Rocky Gering inti acara “Training Kepemimpinan dan HAM” ini adalah forum pikiran momentum untuk melahirkan generasi leadership bukan dialer yang hanya bertukar kepentingan di Kabupaten Tanjab Barat.

Inti dari leadership adalah mengambil keputusan, inti dari mengambil keputusan adalah membuat pertimbangan, inti dari pertimbangan adalah mengajukan kaum terargumen.

“Maka dari itu boleh saya bilang KNPI ini adalah Komite Nasional Pemikir Independen, kenapa karena anda tidak terikat dengan tutorisasi pikiran negara, anda flur dengan pikiran anda sendiri. Itu namanya Lider bukan Diler alias pelonga pelongok,” ucap dosen ilmu budaya UI itu.

Melalui kegiatan tersebut menurut Rocky, secara intuitif KNPI di Tanjab Barat telah melakukan “Final Count Down” yaitu perhitungan terakhir dengan kekuatan pikiran seperti lagu orkestra yang dibawakan pada acara ini.

Dalam perubahan kondisi bangsa saat ini, kata dia dibutuhkan pemuda kritik yang membangun. Dan kritik adalah nafas generasi milenial.

Lanjutnya kalau pemuda saat ini hanya berdiam diri dan bersikap apatis, maka bangsa ini bisa terancam.

“Kritik adalah kontrol dan bukan kebencian lo,” kata putra kelahiran Manado 1959 itu.

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Editorial

Criminal Justice System Tanjab Barat Perangi Peredaran Gelap Narkoba

Aspirasi

4 TPS di Tanjab Barat Akan Diakukan Pemungutan Suara Ulang dan Lanjutan

Editorial

Ambok Tuo Pensiun, Enam Calon Sekda Tanjabbar Bakal Mengerucut 3 Kandidat, Siapa Terpilih?

Editorial

Berikut Nama-Nama Pimpinan DPC PDIP Se-Provinsi Jambi Terpilih Pada Konfercab

Berita

PCNU Tanjab Barat Imbau Jaga Persatuan Dan Tak Ikut Aksi Peopel Power

Editorial

Tambah Libur Lebaran, ASN Tanjab Barat Akan Disanksi

Editorial

Pangdam II SWJ Sayangkan Insiden Kerusuhan Oleh Kelompok SBM Pimpinan Muslim Cs Di Jambi

Editorial

Bupati Safrial Larang Pejabat Tinggalkan Daerah, ini Alasannya