indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Pelepasan Jenazah Pratu Baraza Prajurit TNI yang Gugur di Papua ke Jambi Tim Gabungan Sat Polairud Polres Tanjab Barat Goro di Kelenteng Masyarakat Kini Bisa Buat Paspor dengan Aplikasi M-Paspor Jelang Serah Terima Jabatan Danrem, Tim Verifikasi Itdam II/Swj Kunjungi Korem 042/Gapu Gardu Induk 30 Mega di Sungai Saren Akan Segera Beroperasi

Home / Berita

Sabtu, 10 November 2018 - 15:22 WIB

Jambi Masuk Dalam Kerawanan Di Atas Rata-Rata Nasional Pemilu 2019

KUALA TUNGKAL – Berdasarkan data Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia. Secara Nasional Provinsi Jambi masuk dalam 15 provinsi dengan kerawanan di atas rata-rata nasional Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2019. Sehingga perlu diantisipasi

Hal demikain juga diutarakan Ketua Bawaslu Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hadi Siswa, S.Pd.I saat membuka Sosialisasi Pengembangan Pengawasan Pemilu Partisipatif di Hotel Masa Kini Kuala Tungkal, Sabtu (10/11/18).

“15 provinsi tersebut Papua Barat, Papua, maluku, Aceh, Sulawesi Tenggara, Sulsel, Maluku, Lampung, Sumbar, Jambi, DI Yogyakarta, NTB, NTT Sultra dan Sulteng dibawah Jambi,” katanya.

Menurut Hadi Siswa, IKP ini adalah upaya untuk melakukan pemetaan dan deteksi dini berbagai potensi pelanggaran atau potensi gejolak pemilu.

BACA JUGA :  Markanya Aksi Brutal Geng Motor Jadi Atensi Khusus Kapolda Jambi

Untuk mengantisipasi itu lanjut Hadi Siswa Bawasli Kabupaten Tanjab Barat menggelar sosialisasi Pengembangan Pengawasan Pemilu Partisipatif ini guna meng-coverseluruh objek pengawas peilu dengan melibatkan partisipasi masyarakat.

“Sebab Bawaslu sendiri sangat kekurangan sumber daya manusia pengawas pemilu dalam mengawasi seluruh objek pengawasan pemilu,” tambahnya. Lanjut hadi “Semoga saja Pemilu 2019 nanti berjalan Damai, aman dan sejuk di Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” tutupnya.

Berdasaran data Bawaslu RI yang kerawanan di dalam IPK 2019 didefinisikan sebagai segala hal yang menimbulkan gangguan dan berpotensi menghambat proses pemilu yang inklusif dan benar.

BACA JUGA :  Jelang Serah Terima Jabatan Danrem, Tim Verifikasi Itdam II/Swj Kunjungi Korem 042/Gapu

IPK 2019 diukur berdasarkan 4 dimensi, yakni konteks sosial politik, penyelengaraan yang bebas dan adil, kontestasi dan partisipasi.

Bawaslu membuat tiga ukuran skoring IPK 2019, yakni 0-33 untuk kerawanan rendah, 33,01-66 untuk kerawanan sedang dan 66,01-100 untuk kerawanan tinggi.

Selanjutnya secara nasional, rata-rata skor IKP 2019, yakni 49. Rinciannya 43,89 di dimensi konteks sosial politik, 53,80 penyelenggara penilai yang bebas dan adil, 50,65 kontestasi dan 46,18 partisipasi politik.

Berikut IPK 2019 di 34 povinsi di Indonesia:

 

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkab Tanjung Jabung Barat Usulan 251 Formasi CASN dan P3K

Berita

Kapolres Tanjabbar Siap Jadi Relawan Disuntik Vaksin COVID-19 Pertama

Berita

Malam Ini, Bawaslu Tanjabbar Akan Tertibkan APK Caleg dan Capres

Berita

Sebelum Berangkat ke Lokasi, Satgas TMMD 0419 Tanjab Bantu Orang Tua Asuh Berberes

Berita

11 Panduan Ibadah Ramadhan 2021 Tarawih, Tadarus di Masjid dan Shalat Id

Berita

Kanit Reskrim Polsek Kumpeh Ulu ; Selamat HUT Ke 65 Provinsi Jambi Semakin Mantap

Berita

DPD dan BM PAN Tanjabbar Gelar Lomba Arakan Sahur Virtual, Gratis Biaya Pendaftaran

Berita

Viral Warung Ambrol Pengunjung Blepotan Masuk ke Got, Netizen Bilang Begini