indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Al Haris Apresiasi SKK Migas dalam Mendorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat Jambi Kapan 5 Pejabat Hasil Seleksi Terbuka Dilantik, Begini Kata Pj Bupati Muaro Jambi BREAKING NEWS : Satu Unit Rumah di Desa Tungkal I Terbakar Menyongsong Pemilu 2024, Bawaslu Tanjab Barat Kunjungi Kantor DPC PDI Perjuangan Terima Penghargaan Capaian Vaksinasi dari Kapolres, Agus Purba Ucapkan Terima Kasih ke Masyarakat Kumpeh Ulu

Home / Berita

Sabtu, 10 November 2018 - 15:22 WIB

Jambi Masuk Dalam Kerawanan Di Atas Rata-Rata Nasional Pemilu 2019

KUALA TUNGKAL – Berdasarkan data Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia. Secara Nasional Provinsi Jambi masuk dalam 15 provinsi dengan kerawanan di atas rata-rata nasional Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2019. Sehingga perlu diantisipasi

Hal demikain juga diutarakan Ketua Bawaslu Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hadi Siswa, S.Pd.I saat membuka Sosialisasi Pengembangan Pengawasan Pemilu Partisipatif di Hotel Masa Kini Kuala Tungkal, Sabtu (10/11/18).

“15 provinsi tersebut Papua Barat, Papua, maluku, Aceh, Sulawesi Tenggara, Sulsel, Maluku, Lampung, Sumbar, Jambi, DI Yogyakarta, NTB, NTT Sultra dan Sulteng dibawah Jambi,” katanya.

Menurut Hadi Siswa, IKP ini adalah upaya untuk melakukan pemetaan dan deteksi dini berbagai potensi pelanggaran atau potensi gejolak pemilu.

BACA JUGA :  Kapan 5 Pejabat Hasil Seleksi Terbuka Dilantik, Begini Kata Pj Bupati Muaro Jambi

Untuk mengantisipasi itu lanjut Hadi Siswa Bawasli Kabupaten Tanjab Barat menggelar sosialisasi Pengembangan Pengawasan Pemilu Partisipatif ini guna meng-coverseluruh objek pengawas peilu dengan melibatkan partisipasi masyarakat.

“Sebab Bawaslu sendiri sangat kekurangan sumber daya manusia pengawas pemilu dalam mengawasi seluruh objek pengawasan pemilu,” tambahnya. Lanjut hadi “Semoga saja Pemilu 2019 nanti berjalan Damai, aman dan sejuk di Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” tutupnya.

Berdasaran data Bawaslu RI yang kerawanan di dalam IPK 2019 didefinisikan sebagai segala hal yang menimbulkan gangguan dan berpotensi menghambat proses pemilu yang inklusif dan benar.

BACA JUGA :  Kapolda Jambi Berikan Piagam Penghargaan Kepada Pj Bupati Muaro Jambi dan Bupati Tanjabbar

IPK 2019 diukur berdasarkan 4 dimensi, yakni konteks sosial politik, penyelengaraan yang bebas dan adil, kontestasi dan partisipasi.

Bawaslu membuat tiga ukuran skoring IPK 2019, yakni 0-33 untuk kerawanan rendah, 33,01-66 untuk kerawanan sedang dan 66,01-100 untuk kerawanan tinggi.

Selanjutnya secara nasional, rata-rata skor IKP 2019, yakni 49. Rinciannya 43,89 di dimensi konteks sosial politik, 53,80 penyelenggara penilai yang bebas dan adil, 50,65 kontestasi dan 46,18 partisipasi politik.

Berikut IPK 2019 di 34 povinsi di Indonesia:

 

Share :

Baca Juga

Berita

Telkom Sampaikan, Indihome di Kuala Tungkal Alami Gangguan

Berita

Kabar Duka! Anggota DPRDD Tanjab Barat H. Syaifuddin Meninggal Dunia

Berita

Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Bangun dan Resmikan Taman Literasi Anak Bangsa

Berita

Berjalan Lancar, 172 Masyarakat Terlayani Vaksin di Polsek Pengabuan

Berita

Kapolres Tanjabbar Siap Jadi Relawan Disuntik Vaksin COVID-19 Pertama

Berita

Bupati Safrial Hadiri Deklarasi Pengurus JADI Tanjab Barat

Berita

Panglima TNI Mutasi 328 Pati TNI Termasuk Danrem 042 Gapu Jambi

Berita

Denpal II/2 Jambi Cek Kendaraan Dinas Korem 042 Gapu