LIVE
148 PNS di Tanjabbar Masuk Masa Pensiun, Paling Banyak Tenaga Guru TNI Buka Pendaftaran Calon Perwira Prajurit Karir 2021 Lulusan D4-S1, Ini Persyaratan dan Ketentuannya Terungkap, Ini Identitas Mayat Perempuan Ditemukan di BTN Pelangi Jabung Raya Asri Kuala Tungkal Bupati Tanjab Barat Sambut Silaturrahmi Basarnas Provinsi Jambi Mulai Hari Ini, Polres Tanjab Barat Gelar Operasi Patuh 2021

Home / Berita

Sabtu, 10 November 2018 - 15:22 WIB

Jambi Masuk Dalam Kerawanan Di Atas Rata-Rata Nasional Pemilu 2019

KUALA TUNGKAL – Berdasarkan data Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia. Secara Nasional Provinsi Jambi masuk dalam 15 provinsi dengan kerawanan di atas rata-rata nasional Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2019. Sehingga perlu diantisipasi

Hal demikain juga diutarakan Ketua Bawaslu Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hadi Siswa, S.Pd.I saat membuka Sosialisasi Pengembangan Pengawasan Pemilu Partisipatif di Hotel Masa Kini Kuala Tungkal, Sabtu (10/11/18).

“15 provinsi tersebut Papua Barat, Papua, maluku, Aceh, Sulawesi Tenggara, Sulsel, Maluku, Lampung, Sumbar, Jambi, DI Yogyakarta, NTB, NTT Sultra dan Sulteng dibawah Jambi,” katanya.

BACA JUGA :  KPU Tanjab Barat Hibahkan 708 Thermo Gun ke Pemkab

Menurut Hadi Siswa, IKP ini adalah upaya untuk melakukan pemetaan dan deteksi dini berbagai potensi pelanggaran atau potensi gejolak pemilu.

Untuk mengantisipasi itu lanjut Hadi Siswa Bawasli Kabupaten Tanjab Barat menggelar sosialisasi Pengembangan Pengawasan Pemilu Partisipatif ini guna meng-coverseluruh objek pengawas peilu dengan melibatkan partisipasi masyarakat.

“Sebab Bawaslu sendiri sangat kekurangan sumber daya manusia pengawas pemilu dalam mengawasi seluruh objek pengawasan pemilu,” tambahnya. Lanjut hadi “Semoga saja Pemilu 2019 nanti berjalan Damai, aman dan sejuk di Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” tutupnya.

BACA JUGA :  Terungkap, Ini Identitas Mayat Perempuan Ditemukan di BTN Pelangi Jabung Raya Asri Kuala Tungkal

Berdasaran data Bawaslu RI yang kerawanan di dalam IPK 2019 didefinisikan sebagai segala hal yang menimbulkan gangguan dan berpotensi menghambat proses pemilu yang inklusif dan benar.

IPK 2019 diukur berdasarkan 4 dimensi, yakni konteks sosial politik, penyelengaraan yang bebas dan adil, kontestasi dan partisipasi.

BACA JUGA :  Gubernur Jambi Kukuhkan Himpunan Keluarga Sa'adatuddaren Periode 2021-2024

Bawaslu membuat tiga ukuran skoring IPK 2019, yakni 0-33 untuk kerawanan rendah, 33,01-66 untuk kerawanan sedang dan 66,01-100 untuk kerawanan tinggi.

Selanjutnya secara nasional, rata-rata skor IKP 2019, yakni 49. Rinciannya 43,89 di dimensi konteks sosial politik, 53,80 penyelenggara penilai yang bebas dan adil, 50,65 kontestasi dan 46,18 partisipasi politik.

Berikut IPK 2019 di 34 povinsi di Indonesia:

 

Share :

Baca Juga

Berita

270 Calon Anggota PPK di Tanjab Barat Ikuti Tes Tertulis

Berita

Gerak Cepat Keseriuasn Pjs. Gubernur Jambi Ardy Daud Tangani COVID-19

Covid-19

Cegah Penyebaran Virus Covid-19, PT. Lontar Papyrus Pulp and Paper Industry Salurkan 10.000 Liter Hypo Disinfectant   

Berita

Sambut Pilkada, Kapolres Tanjab Barat Gelar Ngopi Manis dengan Wartawan

Berita

BKD Provinsi Jambi Adakan Ujian Dinas dan Penyesuaian Ijazah April Mendatang, Ini Persyaratannya

Berita

Kapolres Tanjabbar Ajak Masyarakat Jadi Mitra Dalam Menjaga Situasi Kamtibmas

Berita

Polsek Betara dan Koramil 419-03/TI Patroli Terpadu Cegah Karhutla Disertai Latihan Peamadaman Api

Berita

Inovatif dan Inspiratif Polres Tanjabbar Jaga Ketahanan Pangan Higienis Menuju New Normal Pandemi Covid 19