indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Masyarakat Kini Bisa Buat Paspor dengan Aplikasi M-Paspor Jelang Serah Terima Jabatan Danrem, Tim Verifikasi Itdam II/Swj Kunjungi Korem 042/Gapu Gardu Induk 30 Mega di Sungai Saren Akan Segera Beroperasi Workshop Pengelolaan Keuangan dan Persiapan Audit Puskesmas dan Rumkit Cerita Pilu Tindaz Baraza Mendengar Anakanya Pratu Tuppal Gugur di Papua

Home / Bisnis

Senin, 10 Mei 2021 - 00:58 WIB

Jangan Tertipu, Ini Daftar 26 Investasi Bodong

Foto: infografis/ini ciri-ciri investasi bodong/kontan.co.id

Foto: infografis/ini ciri-ciri investasi bodong/kontan.co.id

JAKARTA – Satgas Waspada Investasi atau SWI mencatat, sampai dengan April 2021, setidaknya ada 26 perusahaan abal-abal yang melakukan investasi ilegal.

Dari temuan tersebut terbagi menjadi beberapa kegiatan usaha, antara lain Money Game sebanyak 11 perusahaan, tiga investasi uang kripto tanpa izin, satu penyelenggara sistem pembayaran tanpa izin, satu penyelenggara pembiayaan tanpa izin dan sembilan kegiatan lainnya.

BACA JUGA :  Polsek Jaluko Tembak Terduga Pelaku Begal Motor

Ketua SWI Tongam L Tobing mengingatkan agar masyarakat lebih waspada terhadap perusahaan yang tidak jelas ini. Sebelum melakukan investasi atau menggunakan fintech p2p, dia menilai masyarakat harus mengetahui izin perusahaan tersebut. Apalagi, kata dia saat ini akan lebaran dan diharapkan tidak menyimpan uang THR di tempat yang tidak sah. Alih-alih untung, malah buntung.

BACA JUGA :  14 Orang Geng Motor di Jambi Diamankan Polisi, Termasuk Satu Perempuan Sebagai Penadah

“Menjelang lebaran ini masyarakat mendapatkan THR, sehingga diharapkan tidak menempatkan dana THR tersebut pada penawaran-penawaran investasi ilegal,” ujar Tobing dalam keterangannya dikutip cnbcindonesia.com, Sabtu (07/05/21).

Dalam laporan yang sama, SWI juga menemukan 86 platform fintech pinjam-meminjam secara daring (peer-to-peer lending) ilegal.

Berikut ini daftar 26 entitas investasi ilegal yang dihentikan OJK:

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Advetorial

Bupati Safrial Sambut Baik Program Duta Simpel Bank 9 Jambi untuk Tingkatkan Animo anak Menabung

Bisnis

Escape to the Caribbean for Stress-Free Holidays

Bisnis

6 Jenis Pelayanan Restoran, Calon Pegiat F&B Wajib Tahu

Bisnis

Ini Peringkat 38 Media Online Jambi Versi Alexa, 14 Desember 2020

Bisnis

Tahun 2021 Samsung dan Xioami Jual HP Tanpa Charger

Bisnis

PD BPR Tanggo Rajo Akan Jadi BPR Syariah

Ekonomi

Begini Cara Kapolres Tanjabbar Motivasi UMKM Pembuatan Souvenir dan Tas dari Batok Kelapa

Bisnis

Antisipasi Covid-19, Warkop Ini Tutup Dipintu Tulis Gini “Buka 24 Jam Kami Didalam, Dirumah Aja Minumnya