LIVETV
Akademi Taekwondo Korem 042/Gapu Raih Juara Umum 2 Open Turnamen Bupati Lebong Cup Bupati Cek Pengerjaan Pengerasan Jalan Parit Deli ke Sungai Dungun Bupati Tanjabbar Resmikan Ruko dan Unit Usaha BUMDes Dataran Kempas Gedor Pintu Truk Parkir di Pom Bensin, Pemuda Berssajam Diamankan Polisi Korem 042/Gapu Berangkatkan 156 Pemuda Jambi Ikuti Seleksi Secata PK TNI AD Tingkat Pusat




Home / Berita / Investigasi

Minggu, 25 Agustus 2019 - 09:51 WIB

Kabut Asap Mulai Menyelimuti Perairan Tanjab Barat, Kapten Kapal Bergantung dengan GPS

FOTO : Tampak Kondisi Perairan Tanjab Barat yang Mulai Berkabut Foto Diambil Minggu (25/08/19) sekitar Pukul 14.47 WIB

FOTO : Tampak Kondisi Perairan Tanjab Barat yang Mulai Berkabut Foto Diambil Minggu (25/08/19) sekitar Pukul 14.47 WIB

KUALA TUNGKAL – Kabut asap mulai tampak menyelimuti perairan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kabut yang mulai terlihat sekira pukul 13.00 wib minggu (25/08/19) ini, juga mulai terlihat memenuhi kawasan Water Front City (WFC) dalam Kota Kuala Tungkal.

ABK Kapal Layar Motor (KLM) Sejarah Indah-1 Darmanto mengakui jika kabut asap baru terlihat hari ini.

“Baru hari ini tampak kabut. Kalau kemarin saat kita berlayar dari Tanjung Batu, Kepri masih aman aman saja,” ungkap Darmanto saat ditemui di KLM Sejarah Indah-1 sedang bersandar di Pelabuhan Marina Kuala Tungkal, Minggu (25/08/19).

BACA JUGA :  Jubir Covid-19 Tanjab Barat Sebut Tidak Ada Lonjakan Kasus Usai MTQ ke-50

Dengan kondisi seperti saat ini sebut Darmanto, kapal yang dibawa satu Kapten dengan 5 (lima) orang Anak Buah Kapal (ABK) ini tetap akan melakukan pelayaran.

BACA JUGA :  Pertalite Seharusnya Rp 11.000/Liter, Namun Pertamina Tetap Menjual Rp 7.650 per liter

“Kalau berlayar tetap kita lakukan. Kita masih mengandalkan GPS (General Paositioning System) untuk menentukan arah kapal,” terangnya.

Darmanto juga mengakui, terkait mulai terlihatnya kabut, pihaknya belum ada mendapatkan edaran dari pihak berwenang sehubungan dengan keselamatan pelayaran.

“Untuk himbauan belum ada kita terima. Mungkin kalau kondisinya lebih parah baru ada. Saat ini jarak pandang cukup aman masih sekitar 500 meter,” sebutnya.

BACA JUGA :  Peduli Kesehatan Sesama Pewarta, Ketua PWI Tanjab Barat Bagikan Masker

Terpisah Erida, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Tanjab Barat saat dikonfirmasi terkait kabut yang mulai menyelimuti mengatakan, pihaknya (Dinkes,red) akan menaikkan Nota Dinas ke Bupati Tanjab Barat guna melakukan pengukuran kualitas udara.

“Ini ada Nota Dinas yang akan kita sampaikan ke pak Bupati untuk melakukan pengukuran kualitas udara,” sebut Erida singkat.(abs)

Editot : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

30 Pasangan Berumur Di Kecamatan Seberang Kota Ikuti Isbat Nikah

Berita

Korem 042 Gapu Jalin Kerjasama dengan Kanwil Kemenag Provinsi Jambi dalam Penyuluhan Kehidupan Beragama

Berita

Tak Setuju Kebijakan Privasi Baru WhatsApp, Pengguna Akan Kehilangan Akses

Berita

Ketum PWI Pusat Sambut Baik Webinar Pemanfaatan FABA untuk Pembangunan Ekonomi

Berita

Syarat, Cara dan Biaya Pendaftaran Buat SIM Secara Online

Berita

Pelantikan Bupati Tanjab Barat Diperkirakan 20-21 Februari

Berita

Dinsos Klaim Tidak Pernah Terima Bantuan dari Ihsan Yunus

Berita

Belasan Tahanan Narkoba Di Polres Tanjabbar dilimpah Kejari ke Lapas Kelas II B Kuala Tungkal