indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
•    LIVETV
Kisruh di SMAN 3 Muaro Jambi Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Diminta Turun Tangan Masa Reses ke III Warga Kelurahan Tungkal III Menyampaikan Ini ke Hasbi Buntut Mogok Belajar, Komisi I DPRD Sidak ke SMAN 3 Muaro Jambi Dikunjungi Jamal, Warga Minta Rehab Jembatan Mangrove dan Pembangunan Jalan 800 Meter Pimpin Rapat Kerja, Pj Bupati Muaro Jambi Soroti Disiplin PNS yang Tak Pernah Ditindaklanjuti

Home / Berita / Investigasi

Minggu, 25 Agustus 2019 - 09:51 WIB

Kabut Asap Mulai Menyelimuti Perairan Tanjab Barat, Kapten Kapal Bergantung dengan GPS

FOTO : Tampak Kondisi Perairan Tanjab Barat yang Mulai Berkabut Foto Diambil Minggu (25/08/19) sekitar Pukul 14.47 WIB

FOTO : Tampak Kondisi Perairan Tanjab Barat yang Mulai Berkabut Foto Diambil Minggu (25/08/19) sekitar Pukul 14.47 WIB

KUALA TUNGKAL – Kabut asap mulai tampak menyelimuti perairan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kabut yang mulai terlihat sekira pukul 13.00 wib minggu (25/08/19) ini, juga mulai terlihat memenuhi kawasan Water Front City (WFC) dalam Kota Kuala Tungkal.

ABK Kapal Layar Motor (KLM) Sejarah Indah-1 Darmanto mengakui jika kabut asap baru terlihat hari ini.

“Baru hari ini tampak kabut. Kalau kemarin saat kita berlayar dari Tanjung Batu, Kepri masih aman aman saja,” ungkap Darmanto saat ditemui di KLM Sejarah Indah-1 sedang bersandar di Pelabuhan Marina Kuala Tungkal, Minggu (25/08/19).

BACA JUGA :  Dikunjungi Jamal, Warga Minta Rehab Jembatan Mangrove dan Pembangunan Jalan 800 Meter

Dengan kondisi seperti saat ini sebut Darmanto, kapal yang dibawa satu Kapten dengan 5 (lima) orang Anak Buah Kapal (ABK) ini tetap akan melakukan pelayaran.

“Kalau berlayar tetap kita lakukan. Kita masih mengandalkan GPS (General Paositioning System) untuk menentukan arah kapal,” terangnya.

Darmanto juga mengakui, terkait mulai terlihatnya kabut, pihaknya belum ada mendapatkan edaran dari pihak berwenang sehubungan dengan keselamatan pelayaran.

“Untuk himbauan belum ada kita terima. Mungkin kalau kondisinya lebih parah baru ada. Saat ini jarak pandang cukup aman masih sekitar 500 meter,” sebutnya.

BACA JUGA :  Masa Reses ke III Warga Kelurahan Tungkal III Menyampaikan Ini ke Hasbi

Terpisah Erida, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Tanjab Barat saat dikonfirmasi terkait kabut yang mulai menyelimuti mengatakan, pihaknya (Dinkes,red) akan menaikkan Nota Dinas ke Bupati Tanjab Barat guna melakukan pengukuran kualitas udara.

“Ini ada Nota Dinas yang akan kita sampaikan ke pak Bupati untuk melakukan pengukuran kualitas udara,” sebut Erida singkat.(abs)

Editot : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Besok Ujian SKD CPNS Tanjabbar Dimulai, Harap Perhatikan Petunjuk Ini

Berita

Ketua MKGR Provinsi Jambi Bagikan Takjil Berbuka pada Penguna Jalan

Berita

Polres Tanjab Barat Kerahkan 125 Porsonel untuk Pengamanan MTQ ke-50

Berita

Infrastruktur Koneksi Kula Betara dan Seko Tetap Jadi Prioritas

Berita

Lima Rumah Warga Di Desa Ketapang Senyerang Dibongkar Paksa

Berita

Automated Containers Make Organic Urban Farming Feasible

Berita

Sambut HJK TNI AD, Korem 042 Gapu Gelar Lomba Lukis dan Baca Puisi Secara Virtual 

Advetorial

Ini Agenda Kegiatan Kunker Kapolda Jambi Ke Tanjab Barat Esok