YTUBE
BREAKING NEWS : Lantai 5 Gedung Kemenkumham Terbakar Jual Beli Jabatan Jadi Proyek Manis Kepala Daerah, Bupati Bangkalan Ditangkap KPK Atas Dugaan Kasus Tersebut! Nekat Jual Shabu, Pria 46 Tahun Diciduk Tim Macan Satres Narkoba Polres Merangin Tebing Tinggi Bertekad Pertahankan Piala Bergilir Bupati Cup 2022 Bekasus dengan Tetangga Kakek di Merangin Diamankan Polisi

Home / Pilihan Editor

Jumat, 6 Desember 2019 - 21:37 WIB

Kades Tak Boleh Asal Berhentikan Perangkat Desa

FOTO : Tamri Eriadi, ST, Kasi Penataan dan Administrasi Pemerintahan selaku Plt. Kabid Pemdes Pada Acara Bimtek Kades.

FOTO : Tamri Eriadi, ST, Kasi Penataan dan Administrasi Pemerintahan selaku Plt. Kabid Pemdes Pada Acara Bimtek Kades.

KUALA TUNGKAL – Pasca pemilihan kepala desa serentak dan dilantiknya 56 kepala desa di Tanjab Bara 25 November lalu, angin perseteruan pasca pilkades masih terasa. Bahkan ada isu-isu tentang pergantian perangkat desa, akibat beda pilihan pada pilkades.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas PMD Tanjung Jabung Barat, H. Noor Setyo Budi melalui Kasi Penataan dan Administrasi Pemerintahan Tamri Eriadi, ST selaku Plt. Kabid Pemdes mengatakan bahwa kepala desa tidak boleh asal ganti atau memberhentikan perangkat desa.

Menurutnya pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa ada mekanisme dan tata cara dan aturan yang berlaku salah satunya Permendagri Nomor 67 Tahun 2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.

BACA JUGA :  Bupati Anwar Sadat Himbau Waspada Terhadap Pemicu Kebakaran

“Kemarin waktu Bimtek Kepala Desa yang baru, sudah kita sampaikan, kepala desa tidak boleh asal ganti perangkat desa,” ujar Tamri, Jumat (06/12/29).

Tamri menyebutkan, pemberihentiannya pun tidak asal copot saja. Kades harus membaca aturan. Jika tidak sesuai prosedur, Kades siap-siap menerima sanksi.

“Sanksinya mulai dari peringatan, bisa juga pemberhentian sementara bahkan pemberhentian permanen,” tuturnya.

Tamri juga mengingatkan agar kepala desa jangan mencoba coba memimpin desa dengan secara arogan tanpa melibatkan perangkat desa.

BACA JUGA :  Sekda Batanghari Lantik 5 Pejabat Struktural dan Fungsional

Diingatkannya, jika kemarin ada yang kampanye terkait perangkat desa, harap bersabar karena perangkat desa tidak boleh diberhentikan, kecuali terkait 4 unsur.

“Unsur itu masalah usia 60 tahun, tidak aktif di masa tugas perangkat desa, meninggal dunia, dan berhenti atas permintaan sendiri,” teranya.

Pihaknya mengharapkan kepala desa terpilih bekerja sama dengan BPD, karena BPD bukan musuh kepala desa.

“Hal ini supaya roda pemerintahan di desa tetap berjalan dengan apa yang diharapkan kita bersama,” tandasnya.(sah)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Pilihan Editor

Analisis Kemenangan UAS-HAIRAN pada Pilkada Tanjab Barat 2020

Pilihan Editor

Polres Tanjabbar Telusuri Dugaan Adanya Sempalan Kelompok Jaringan JAD

Pilkada

Debat Pertama Calon Gubernur Jambi Berjalan Lancar

Pilihan Editor

Polsek Tungkal Ilir Amankan 2 Orang dalam Ops Premanisme

Bram Itam

Enam Hari Jalan Kaki, Peserta Napak Tilas DKR Pramuka Bram Itam Tiba di Titik Tujuan Kwarda Jambi

Pilihan Editor

Usai Upacara HUT, Bupati Anwar Sadat Panggil Camat Muara Papalik

Kecamatan

Kecamatan Tungkal Ilir Juara Umum MTQ Ke 49 Di Tebing Tinggi

Pilihan Editor

Berikut 10 Besar Media Online Jambi Versi Alexa 17 Februari 2021