LIVE TV
Turut Memajukan Cabor Taekwondo Tanjab Timur, PetroChina Bantu Peralatan Latihan PWI Sumut Kecam Penembakan Pemred Media Lokal Medan Bikin Resah Warga, Polisi Akan Bidik Pinjol Ilegal Pembelajaran Tatap Muka di Tebing Tinggi Akan Dilaksanakan Dengan Aturan Ketat Tanjabbar Kembali Berlakukan Jam Malam, Prokes Diperketat

Home / Pendidikan

Minggu, 21 Oktober 2018 - 04:11 WIB

Kepala Sekolah Di Batang Hari Dilatih Kelola Sekolah Secara Efektif Oleh Tanoto Foundation

FOTO : Mawardi, Pengawas SD Kec. Pemayung (pegang mik), Rozali (tengah) Pengawas MI dan Syafli (kanan) pengawas SD Muara Bulian Sedang Pempresentasikan Pengembangan Budaya Baca di Sekolah, Kamis (18/10/18)

FOTO : Mawardi, Pengawas SD Kec. Pemayung (pegang mik), Rozali (tengah) Pengawas MI dan Syafli (kanan) pengawas SD Muara Bulian Sedang Pempresentasikan Pengembangan Budaya Baca di Sekolah, Kamis (18/10/18)

LINTASTUNGKAL.COM, BATANG HARI – Kabupaten Batang Hari merupakan satu dari tiga kabupaten di Jambi yang menjadi mitra Tanoto Foundation.

Mulai tahun 2018, guru, kepala sekolah, pengawas akan dilatih berbagai pelatihan yang terangkum dalam program PINTAR atau singkatan dari Pengembangan Inovasi Kualitas Pembelajaran.

Pelatihan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) merupakan salah satu program PINTAR Tanoto Foundation.

Peserta pelatihan MBS adalah kepala sekolah dan pengawas, baik SD/MI dan SMP/MTs. Bertempat di SMPN 3 Batang Hari, kegiatan dilaksanakan 18-19 Oktober 2018 dengan 24 peserta.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Hari menyambut baik pelatihan ini, harapan besar akan terwujudnya perubahan dimulai dari kepala sekolah.

“Atas nama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Batang Hari, saya ucapkan terima kasih kepada Tanoto Foundation atas kepercayaan memilih Batang Hari menjadi satu dari tiga mitra program PINTAR di Propinsi Jambi, “ungkap Yaakin, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Batang Hari di sela sambutan pembukaan, Kamis, (18/10/18) kemarin.

BACA JUGA :  Pembelajaran Tatap Muka di Tebing Tinggi Akan Dilaksanakan Dengan Aturan Ketat

Berkaitan dengan pelatihan MBS, peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan pengawas ini diajak untuk menyusun program sekolah, mulai dari pembelajaran, budaya baca, mengajak peran serta masyarakat sampai pada tahap menyebarkan praktik baik.

Suparni, Kepala SDN 13/1 Muara Bulian, mengaku senang dengan pola pelatihan yang mengajak peserta aktif.

“Model pelatihan seperti ini yang saya cari, tidak monoton, semua aktif terlibat berdiskusi, materinya juga bagus, banyak hal baru yang saya pelajari, misal bagaimana menggali potensi peran serta masyarakat secara efektif,” ujar Suparni.

BACA JUGA :  Jambi Jadi Tempat Pelaksanaan KKN Perwakilan Mahasiswa se Indonesia

Medi Yusva, Provincial Coordinator Tanoto Foundation Jambi dalam sambutannya menyebut pelatihan ini dimaksudkan agar kepala sekolah dan pengawas mengerti dapur sekolah.

“Pelatihan ini mendorong agar satuan pendidikan sekolah, bisa dikelola dengan baik oleh kepala sekolah, misal mendorong program budaya baca melalui kebijakan pembelian buku melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS),” ujarnya.

“Kepala sekolah mengerti urusan dapur rumah tangga melalui perencanaan yang baik, partisipatif dengan guru dan masyarakat, sehingga perubahan sekolah secara menyeluruh bisa diwujudkan” tambah Medi. (SB/Tanoto)

Editor : Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Tim Pelangi Polres Tanjabbar Tinjau Kesiapan Protokol Kesehatan Pelaksanaan PPDB di MTsN 1 Tanjab Barat

Pendidikan

Ini 5 Putra Putri Tanjab Barat Lulus Masuk Taruna Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta

Pendidikan

Hore! Pendaftaran Calon Taruna PTDI-STTD 2020 Diperpanjang Hingga 26 Juni

Pendidikan

STAI An-Nadwah Kuala Tungkal Lepas 318 Mahasiswa KKN Angkatan XXIII Tahun 2019

Pendidikan

Stakeholder Pendidikan Perlu Evaluasi Pelaksanaan PJJ

Pendidikan

Tarik Ulur Sekolah Tatap Muka di Tanjab Barat, Sekda : Kita Tunggu Aba-aba Provinsi

Covid-19

Cegah Corona, Libur Sekolah Di Tanjabbar Diperpanjang Sampai Lebaran Idul Fitri 2020

Pendidikan

STAI An-Nadwah Akan Sebar 333 Mahasiswa Kukerta Ke Desa-Desa Hingga Ke Tanjab Timur dan Riau