indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Mendagri : Nama Tak Boleh Lagi Hanya 1 Kata dan Maksimal 60 Huruf Polda Jambi dan RS Bhayangkara Adakan Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-langit Gratis Seorang Ibu Warga Desa Senaung Melahirkan Kembar Tiga Kapolda Jambi Hadiri Pelantikan Pj Bupati Muaro Jambi, Tebo dan Sarolangun Bachyuni Deliansyah Resmi Dilantik Gubernur Jambi Jadi Pj bupati Muaro Jambi

Home / Berita

Minggu, 17 November 2019 - 21:06 WIB

Ketua DPRD Minta Kades Usulan Pembangunan Disampaikan Secara Tertulis

FOTO : Mulyani Siregar, SH saat Memaparkan Sinkronisasi Pembangunan Desa dengan Pokir DPRD

FOTO : Mulyani Siregar, SH saat Memaparkan Sinkronisasi Pembangunan Desa dengan Pokir DPRD

KUALA TUNGKAL – Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Mulyani Siregar, SH meminta kepada para perangkat Desa, jika menyampaikan usulan pembangunan hendaknya disampaikan secara tertulis.

Hal ini dikatakan Mulyani saat menjadi salah seorang Narasumber dalam kegiatan Fasilitasi Penguatan Kapasitas Perangkat Desa yang digagas oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Tanjab Barat di Hotel Rivoli Kuala Tungkal, Sabtu (16/11/19).

Kepada para perangkat Desa yang hadir, Mulyani Siregar menyebutkan, Reses merupakan pintu alternatif untuk menyampaikan program-program di Desa selain Musrenbang.

Terkait pokok pikiran DPRD dalam perundang-undangan. Tetapi tentunya juga mengacu pada Permendagri 86 Tahun 2017 terkait Tata Cara Perencanaan Pembangunan.

BACA JUGA :  Warga Suak Labu Heboh Bunga Bangkai Tumbuh di Pekarangan Rumah

“Jadi apa yang disampaikan semuanya harus sesuai aturan. Jangan nanti ketika sudah pembahasan anggaran baru disampaikan usulan,” ungkapnya.

Kembali ditegaskannya, sehubungan dengan penyampaian usulan kata Mulyani, hendaknya disampaikan secara tertulis sebelum forum RKPD menyusun.

“Itu selambat-lambatnya disampaikan satu minggu sebelum Forum RKPD,” jelasnya.

Sebab, jika apa yang disampaikan lewat dari Forum RKPD menyusun rencana kerja tentunya usulan yang disampaikan akan menjadi pertimbangan dasar untuk perubahan APBD tahun berjalan.

“Juga kalau tidak usulan itu akan menjadi RKPD tahun selanjutnya,” jelas Mulyani.

Mulyani mengakui selama mejadi Wakil Rakyat di DPRD Tanjab Barat, terkadang ada yang menyampaikan usulan secara lisan. Sedangkan diaturan sudah jelas apa disampaikan secara tertulis yang nantinya ditelaah oleh Tim Pemerintah Daerah. Sebab ini pula nantinya apa yang menjadi masukan itu akan diusulkan ke Bupati.

BACA JUGA :  Bakti Sosial TMMD ke-113, Belasan Anak di Khitan Massal

“Itulah yang harus kita sinergikan juga dengan Dana Desa. Jangan pula nantinya karena ada Dana Desa, APBD diabaikan,” singgung Mulyani.

Kendati demikian Ketua DPRD Tanjab Barat ini juga mengingatkan kepada perangkat Desa yang mengikuti pelatihan untuk cermat mengatur baik itu kegiatan yang berhubungan dengan dengan Dana Desa maupun yang bersumber dari APBD.

“Tujuannya tidak lain supaya lebih cepata dan tidak tumpang tindih pembangunan yang ada di Desa,” tegasnya.(bs)

Share :

Baca Juga

Berita

Kasrem 042/Gapu Ikuti Vicon Persiapan Liga Santri Tingkat Nasional 2022

Berita

Pj Sekda Provinsi Jambi Lepas 270 Peserta Magang

Berita

Pemerintah Tetapkan Tarif Maksimal Rapid Tes 150 Ribu

Berita

Ini Agenda Kunker Wagub Abdullah Sani ke Tanjab Barat Esok

Berita

Kapolres Tanjabbar dan OKP Keliling Pasar Bagikan Masker Sehat Produksi Penjahit Lokal

Berita

Partisan ASN Salah Satu Pemicu IKP Pilkada Serentak 2020

Berita

Kapolda Jambi, Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan dalam Menghadapi Isu Sara di Medsos

Berita

95 Orang Tak Ikut Tes SKD CPNS Tanjab Barat